Javascript must be enabled to continue!
Kolagen dari Limbah Tulang Ayam (Gallus gallus domesticus) terhadap Aktivitas Anti Aging secara In Vitro
View through CrossRef
<p>Limbah tulang ayam meningkat seiring dengan peningkatan konsumsi ayam. Namun, belum banyak penelitian yang memanfaatkan limbah tulang sebagai sumber kolagen. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh ukuran kolagen terhadap aktivitas anti aging berupa aktivitas antioksidan, antiglikasi, dan inhibitor tirosinase secara <em>in vitro</em> dan mendapatkan teknik isolasi kolagen <em>anti aging</em> optimum dari tulang ayam. Isolasi kolagen dilakukan dengan variasi konsentrasi NaOH, yaitu 0,05 M; 0,10 M; dan 0,20 M, dilanjutkan dengan perendaman menggunakan asam asetat 1 M. Kolagen yang diisolasi dengan NaOH 0,10 M merupakan kolagen dengan ukuran partikel, rendemen, dan antiglikasi terbesar (berturut-turut 2,34 µm, 12,59%, 61,06%) dan memiliki spektrum inframerah yang paling sesuai dengan kolagen standar. Kolagen ini kemudian diaduk dengan kecepatan 1000 rpm selama 6 dan 8 jam untuk pengecilan ukuran. Kolagen dengan pengadukan 6 jam mempunyai ukuran partikel lebih kecil (1,34 µm) dibandingkan dengan pengadukan 8 jam (1,80 µm). Kolagen dengan ukuran 1,34 µm menunjukkan aktivitas terbaik yaitu aktivitas antioksidan terhadap 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH) sebesar 24,70% dan inhibitor tirosinase sebesar 26,77%. Berdasarkan aktivitas antioksidan, antiglikasi, dan antitirosinase, kolagen dengan perendaman NaOH 0,10 M dan pengadukan selama 6 jam memiliki sifat anti aging yang paling baik.</p><p><strong><strong>In Vitro Anti-Aging Activity of Chicken (<em>Gallus gallus domesticus</em>) Bone Waste Collagen</strong>. </strong>Chicken bone waste increases with increasing chicken compsumtion. However, study on utilizing chicken bone for collagen source has not been widely explored. This study aims to determine the effect of collagen size on their anti aging activity, and to obtain the optimum condition to produce the chicken (<em>Gallus gallus domesticus</em>) collagen in the high yield and the best activity. Collagen isolation was carried out in various NaOH concentrations of 0.05 M, 0.10 M, and 0.20 M, followed by the maceration on acetic acid 1 M. The isolation in NaOH 0.10 M produced the collagen with particle size of 2.34 µm in yield of 12.59% and anti-glycation of 61.06%. The revealed infrared spectrum of the isolated collagen is almost the same with the spectrum of the standart collagen. The collagen in 2.34 µm was further stirred at a 1000 rpm for 6 and 8 hours to reduce the size. Collagen stirred in 6 hours has a smaller particle size (1.34 µm) compared with that of stirred in 8 hours which has a particle size of 1.80 µm. The collagen with size of 1.34 µm showed the best activity, which revealed the antioxidant activity of 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) of 24.70% and tyrosinase inhibitors of 26.77%. Based on antioxidant activity, anti-glycation, and anti-tyrosinase, the collagen which was isolated in 0.10 M NaOH and was stirred in 6 hours has the best anti-aging property.</p>
Universitas Sebelas Maret
Title: Kolagen dari Limbah Tulang Ayam (Gallus gallus domesticus) terhadap Aktivitas Anti Aging secara In Vitro
Description:
<p>Limbah tulang ayam meningkat seiring dengan peningkatan konsumsi ayam.
Namun, belum banyak penelitian yang memanfaatkan limbah tulang sebagai sumber kolagen.
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh ukuran kolagen terhadap aktivitas anti aging berupa aktivitas antioksidan, antiglikasi, dan inhibitor tirosinase secara <em>in vitro</em> dan mendapatkan teknik isolasi kolagen <em>anti aging</em> optimum dari tulang ayam.
Isolasi kolagen dilakukan dengan variasi konsentrasi NaOH, yaitu 0,05 M; 0,10 M; dan 0,20 M, dilanjutkan dengan perendaman menggunakan asam asetat 1 M.
Kolagen yang diisolasi dengan NaOH 0,10 M merupakan kolagen dengan ukuran partikel, rendemen, dan antiglikasi terbesar (berturut-turut 2,34 µm, 12,59%, 61,06%) dan memiliki spektrum inframerah yang paling sesuai dengan kolagen standar.
Kolagen ini kemudian diaduk dengan kecepatan 1000 rpm selama 6 dan 8 jam untuk pengecilan ukuran.
Kolagen dengan pengadukan 6 jam mempunyai ukuran partikel lebih kecil (1,34 µm) dibandingkan dengan pengadukan 8 jam (1,80 µm).
Kolagen dengan ukuran 1,34 µm menunjukkan aktivitas terbaik yaitu aktivitas antioksidan terhadap 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH) sebesar 24,70% dan inhibitor tirosinase sebesar 26,77%.
Berdasarkan aktivitas antioksidan, antiglikasi, dan antitirosinase, kolagen dengan perendaman NaOH 0,10 M dan pengadukan selama 6 jam memiliki sifat anti aging yang paling baik.
</p><p><strong><strong>In Vitro Anti-Aging Activity of Chicken (<em>Gallus gallus domesticus</em>) Bone Waste Collagen</strong>.
</strong>Chicken bone waste increases with increasing chicken compsumtion.
However, study on utilizing chicken bone for collagen source has not been widely explored.
This study aims to determine the effect of collagen size on their anti aging activity, and to obtain the optimum condition to produce the chicken (<em>Gallus gallus domesticus</em>) collagen in the high yield and the best activity.
Collagen isolation was carried out in various NaOH concentrations of 0.
05 M, 0.
10 M, and 0.
20 M, followed by the maceration on acetic acid 1 M.
The isolation in NaOH 0.
10 M produced the collagen with particle size of 2.
34 µm in yield of 12.
59% and anti-glycation of 61.
06%.
The revealed infrared spectrum of the isolated collagen is almost the same with the spectrum of the standart collagen.
The collagen in 2.
34 µm was further stirred at a 1000 rpm for 6 and 8 hours to reduce the size.
Collagen stirred in 6 hours has a smaller particle size (1.
34 µm) compared with that of stirred in 8 hours which has a particle size of 1.
80 µm.
The collagen with size of 1.
34 µm showed the best activity, which revealed the antioxidant activity of 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) of 24.
70% and tyrosinase inhibitors of 26.
77%.
Based on antioxidant activity, anti-glycation, and anti-tyrosinase, the collagen which was isolated in 0.
10 M NaOH and was stirred in 6 hours has the best anti-aging property.
</p>.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performans keturunan ayam Arab dengan ayam Arras (Ayam Ketarras) umur 2-12 minggu. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 6 bulan, dim...
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa fase awal produksi pada ayam Ketarras dan ayam Arab betina. Penelitian terdiri 2 perlakuan dan 25 ulangan. Faktor jenis ayam di...
APLIKASI BUDIDAYA AYAM DOC (DAY OLD CHICKEN) BERBASIS WEB MOBILE
APLIKASI BUDIDAYA AYAM DOC (DAY OLD CHICKEN) BERBASIS WEB MOBILE
Bisnis ternak ayam memang menjadi salah satu bisnis yang tiada pernah habis bahkan menjadi salah satu bisnis yang cukup menguntungkan. Beternak ayam pun juga tidak terlalu sulit un...
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Ayam Ketarras merupakan ayam dengan komposisi genetik 75% ayam Arab dan 25% ayam Ras petelur. Warna kerabang telur ayam Ketarras mirip dengan warna kerabang telur ayam Kampung. Nam...
Efektivitas Hcl dan Naoh sebagai Pretreatment Kolagen Kulit Kaki Ayam
Efektivitas Hcl dan Naoh sebagai Pretreatment Kolagen Kulit Kaki Ayam
Kolagen merupakan protein alami yang terdapat pada hewan, digunakan secara luas pada industri pangan sebagai bahan tambahan. Kulit kaki ayam adalah bagian yang dianggap sebagai has...
Perbandingan Sifat Mie Instan, Mie Kering, dan Mie Basah yang Disubstitusi dengan Tepung Tulang Ayam
Perbandingan Sifat Mie Instan, Mie Kering, dan Mie Basah yang Disubstitusi dengan Tepung Tulang Ayam
Tulang ayam merupakan salah satu hasil produk sampingan yang dianggap sebagai limbah yang tidak berguna. Tulang ayam dapat diolah menjadi tepung tulang ayam dan selanjutnya dapat d...

