Javascript must be enabled to continue!
Karakteristik Hambur Balik Akustik Rajungan (Portunus pelagicus) pada Kondisi Terkontrol
View through CrossRef
Rajungan (Portunus pelagicus) atau blue swimming crab merupakan biota yang memiliki area penyebaran yang luas termasuk di Indonesia. P.pelagicus juga menjadi komoditas ekonomis penting bagi Indonesia, sehingga menjaga dan mengetahui keberadaan P.pelagicus menjadi sangat penting. Hydro-acoustic menjadi salah satu metode yang dapat digunakan untuk memetakan keberadaan dari P.pelagicus. Langkah awal yang dilakukan yaitu mengetahui karakteristik hambur balik dari P.pelagicus. Karakteristik tersebut antara lain nilai Target Strength (TS), nilai Echo Level (EL) dan Frekuensi deteksi. Berdasarkan penelitian ini, diketahui nilai TS dari P.pelagicus berkisar di nilai -40 hingga -45 dB, EL berkisar pada nilai 95 hingga 100 dB, dan Frekuensi deteksi berada pada frekuensi 110 kHz. Penelitian ini masih perlu dilanjutkan karena skala yang digunakan masih dalam taraf laboratorium.
Institut Teknologi Sumatra
Title: Karakteristik Hambur Balik Akustik Rajungan (Portunus pelagicus) pada Kondisi Terkontrol
Description:
Rajungan (Portunus pelagicus) atau blue swimming crab merupakan biota yang memiliki area penyebaran yang luas termasuk di Indonesia.
P.
pelagicus juga menjadi komoditas ekonomis penting bagi Indonesia, sehingga menjaga dan mengetahui keberadaan P.
pelagicus menjadi sangat penting.
Hydro-acoustic menjadi salah satu metode yang dapat digunakan untuk memetakan keberadaan dari P.
pelagicus.
Langkah awal yang dilakukan yaitu mengetahui karakteristik hambur balik dari P.
pelagicus.
Karakteristik tersebut antara lain nilai Target Strength (TS), nilai Echo Level (EL) dan Frekuensi deteksi.
Berdasarkan penelitian ini, diketahui nilai TS dari P.
pelagicus berkisar di nilai -40 hingga -45 dB, EL berkisar pada nilai 95 hingga 100 dB, dan Frekuensi deteksi berada pada frekuensi 110 kHz.
Penelitian ini masih perlu dilanjutkan karena skala yang digunakan masih dalam taraf laboratorium.
Related Results
Pertumbuhan Rajungan (Portunus pelagicus) Yang Diberi Pakan Segar Keong Bakau (Telescopium telescopium) Dan Keong Mas (Pomacea canaliculata) Dalam Sistem Resirkulasi
Pertumbuhan Rajungan (Portunus pelagicus) Yang Diberi Pakan Segar Keong Bakau (Telescopium telescopium) Dan Keong Mas (Pomacea canaliculata) Dalam Sistem Resirkulasi
Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan komoditas ekspor yang bernilai cukup tinggi sehingga teknologi pembudidayaannya yang berkelanjutan seperti kontinyuitas pakannya sangat perl...
Pemanfaatan Limbah Cangkang Rajungan menjadi Bubuk Kaldu bagi P-IRT Mama Muda Dusun Kuri Caddi
Pemanfaatan Limbah Cangkang Rajungan menjadi Bubuk Kaldu bagi P-IRT Mama Muda Dusun Kuri Caddi
Rajungan (Portunus pelagis) merupakan kepiting laut yang banyak di jumpai di perairan Indonesia. Rajungan juga banyak dijumpai diperairan Sulawesi Selatan, salah satunya yaitu di p...
Population genetic structure of blue swimming crab (Portunus pelagicus) in the Gulf of Thailand
Population genetic structure of blue swimming crab (Portunus pelagicus) in the Gulf of Thailand
Abstract. Supmee V, Sawusdee A, Sangthong P, Suppapan J. 2020. Population genetic structure of Blue Swimming Crab (Portunus pelagicus) in the Gulf of Thailand. Biodiversitas 21: 42...
Perbedaan Derajat Ansietas antara Penyandang Hipertensi Belum Terkontrol dengan yang Terkontrol
Perbedaan Derajat Ansietas antara Penyandang Hipertensi Belum Terkontrol dengan yang Terkontrol
Abstract: Hypertension and anxiety are among the group of the most common chronic disease worldwide, and according to numerous studies they are oftentimes associated each other. Pa...
Analisis Supply Chain Management Komoditas Rajungan di Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon
Analisis Supply Chain Management Komoditas Rajungan di Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon
Rajungan merupakan salah satu spesies sumber daya pesisir di Indonesia yang dari tahun ke tahun nilai ekonominya terus mengalami peningkatan, hal ini dikarenakan tingginya perminta...
Laju Pertumbuhan Microfragment Acropora millepora pada Kondisi Terkontrol
Laju Pertumbuhan Microfragment Acropora millepora pada Kondisi Terkontrol
Kerusakan ekosistem terumbu karang di Indonesia mencapai 43%, salah satu penyebabnya adalah eksploitasi karang untuk diperdagangkan menjadi karang hias. Salah satu karang hias yang...
Reproductive biology aspects of Alopias pelagicus and A. superciliosus (Lamniformes: Alopiidae) in the Ecuadorian Pacific
Reproductive biology aspects of Alopias pelagicus and A. superciliosus (Lamniformes: Alopiidae) in the Ecuadorian Pacific
ABSTRACT The reproductive biology of thresher shark species of the Ecuadorian Pacific was analysed based on 1236 specimens of Alopias pelagicus (711 females and 525 males) and 354 ...
Pengaruh Gerakan Transducer Terhadap Kualitas Sinyal Akustik Bawah Air Dengan Pendekatan Simulasi
Pengaruh Gerakan Transducer Terhadap Kualitas Sinyal Akustik Bawah Air Dengan Pendekatan Simulasi
Pada proses transmisi sinyal akustik bawah air di perairan dangkal yang bergelombang akan mengakibatkan pergerakan transducer yang secara tidak langsung akan meningkatkan gangguan ...

