Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Kompetensi Penyuluh Pertanian Sektor Peternakan Di Kabupaten Lima Puluh Kota

View through CrossRef
Kabupaten Lima Puluh Kota menjadi role model dalam pengembangan usaha peternakan. Namun kondisi di lapangan menggambarkan bahwa tingkat pengembangan usaha peternakan belum sesuai dengan yang diharapkan, salah satu penyebabnya diduga dipengaruhi oleh kompetensi Penyuluh. Penelitian ini bertujuan; 1) mendeskripsikan tingkat kompetensi penyuluh pertanian sektor peternakan, dan 2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi penyuluh peternakan. Penelitian ini dirancang sebagai suatu survei. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Sampel penelitian melibatkan seluruh Penyuluh Pertanian Sektor Peternakan di Kabupaten Lima Puluh Kota yang berjumlah sebanyak 15 Penyuluh (Sensus). Analisis dilakukan dengan menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 10 Penyuluh (66,7% ) memiliki tingkat kompetensi tergolong tinggi, 2 Penyuluh (13,3%) memiliki tingkat kompetensi sedang, dan sebanyak 3 Penyuluh (20%) memiliki tingkat kompetensi tergolong rendah. Faktor pendidikan dan motivasi terbukti berpengaruh signifikan terhadap kompetensi penyuluh. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan Pemerintah Daerah perlu meningkatkan motivasi penyuluh dengan memberikan penghargaan bagi penyuluh yang berprestasi, promosi jabatan, dan pengembangan karir yang jelas. Selanjutnya program peningkatkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (S2) dan pelatihan yang relevan perlu dirancang dan dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penyuluh sehingga pelaksanaan kegiatan penyuluh dapat dilaksanakan dengan baik dan berdedikasi.
Title: Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Kompetensi Penyuluh Pertanian Sektor Peternakan Di Kabupaten Lima Puluh Kota
Description:
Kabupaten Lima Puluh Kota menjadi role model dalam pengembangan usaha peternakan.
Namun kondisi di lapangan menggambarkan bahwa tingkat pengembangan usaha peternakan belum sesuai dengan yang diharapkan, salah satu penyebabnya diduga dipengaruhi oleh kompetensi Penyuluh.
Penelitian ini bertujuan; 1) mendeskripsikan tingkat kompetensi penyuluh pertanian sektor peternakan, dan 2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi penyuluh peternakan.
Penelitian ini dirancang sebagai suatu survei.
Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner.
Sampel penelitian melibatkan seluruh Penyuluh Pertanian Sektor Peternakan di Kabupaten Lima Puluh Kota yang berjumlah sebanyak 15 Penyuluh (Sensus).
Analisis dilakukan dengan menggunakan metode regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 10 Penyuluh (66,7% ) memiliki tingkat kompetensi tergolong tinggi, 2 Penyuluh (13,3%) memiliki tingkat kompetensi sedang, dan sebanyak 3 Penyuluh (20%) memiliki tingkat kompetensi tergolong rendah.
Faktor pendidikan dan motivasi terbukti berpengaruh signifikan terhadap kompetensi penyuluh.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan Pemerintah Daerah perlu meningkatkan motivasi penyuluh dengan memberikan penghargaan bagi penyuluh yang berprestasi, promosi jabatan, dan pengembangan karir yang jelas.
Selanjutnya program peningkatkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (S2) dan pelatihan yang relevan perlu dirancang dan dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penyuluh sehingga pelaksanaan kegiatan penyuluh dapat dilaksanakan dengan baik dan berdedikasi.

Related Results

Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Abstrak . Pesannya pengguna media sosial saat ini berpotensi untuk dimanfaatkan oleh semua profesi termasuk penyuluh sebagai sumber belajar dan media informasi pertanian. Melalui p...
Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Pasaman
Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Pasaman
Kabupaten Pasaman terdiri dari 12 kecamatan dengan jumlah penyuluh sebanyak 56 orang yang terbagi  atas  48 orang penyuluh pertanian PNS dan 8 orang penyuluh THL-TBPP. Kelompok tan...
ANALISIS POTENSI EKONOMI PADA SETIAP KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN LOMBOK UTARA
ANALISIS POTENSI EKONOMI PADA SETIAP KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN LOMBOK UTARA
Identifikasi potensi ekonomi pada setiap kecamatan di Kabupaten Lombok Utara sangat penting untuk dapat membuat perencanaan pembangunan yang tepat sehingga pengembangan pembangunan...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Tantangan Menjadi Penyuluh Kekinian di Era Disrupsi
Tantangan Menjadi Penyuluh Kekinian di Era Disrupsi
Perkembangan sektor pertanian saat ini dihadapkan dengan berbagai dilema terkait dengan revolusi teknologi 4.0, seperti disrupsi, perubahan iklim, pandemi Covid-19, bencana alam, k...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS POTENSI EKONOMI KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2011-2016
ANALISIS POTENSI EKONOMI KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2011-2016
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sektor manakah yang menjadi sektor unggulan di KabupatenSumbawa tahun 2011-2016, mengetahui struktur ekonomi (National Share, Proportiona...

Back to Top