Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EFEK BERBAGAI MANUVER REPOSISI PADA BPPV : LITERATUR REVIEW

View through CrossRef
Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV) merupakan gangguan organ vestibular yang umum, mencakup sekitar 30% kasus pusing, dan dikarakteristikkan oleh serangan vertigo yang dipicu oleh perubahan posisi kepala. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa terapi Particle Repositioning Maneuver (PRM) sangat efektif dalam mengurangi gejala vertigo BPPV, meningkatkan kualitas hidup, dan menurunkan risiko jatuh, dengan tujuan mengembalikan partikel penyebab ke makula utriculus sesuai dengan varian BPPV yang diderita. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review terhadap 10 jurnal ilmiah untuk menelaah dan menyintesis data komprehensif mengenai efek berbagai manuver reposisi pada BPPV. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa manuver Epley adalah terapi reposisi partikel yang paling efektif, baik digunakan secara tunggal maupun dikombinasikan dengan latihan Brandt-Daroff. Selain Epley, manuver Gans dan Semont juga menunjukkan efektivitas yang serupa, terutama pada pasien lansia dan kasus yang melibatkan kanal posterior. Respons terhadap manuver reposisi dipengaruhi oleh faktor klinis seperti usia pasien, komorbiditas (seperti diabetes), keterbatasan mobilitas leher, jenis kanal yang terkena, dan ketepatan teknik pelaksanaan. Sebagai kesimpulan, berbagai manuver reposisi seperti Epley, Semont, Gans Repositioning Maneuver, dan latihan Brandt-Daroff terbukti efektif dalam menangani gejala BPPV, dan kombinasi terapi serta pendekatan individual yang disesuaikan dengan kondisi pasien dan faktor klinis lainnya menjadi kunci untuk meningkatkan efektivitas terapi dan mencegah kekambuhan BPPV.
Title: EFEK BERBAGAI MANUVER REPOSISI PADA BPPV : LITERATUR REVIEW
Description:
Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV) merupakan gangguan organ vestibular yang umum, mencakup sekitar 30% kasus pusing, dan dikarakteristikkan oleh serangan vertigo yang dipicu oleh perubahan posisi kepala.
Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa terapi Particle Repositioning Maneuver (PRM) sangat efektif dalam mengurangi gejala vertigo BPPV, meningkatkan kualitas hidup, dan menurunkan risiko jatuh, dengan tujuan mengembalikan partikel penyebab ke makula utriculus sesuai dengan varian BPPV yang diderita.
Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review terhadap 10 jurnal ilmiah untuk menelaah dan menyintesis data komprehensif mengenai efek berbagai manuver reposisi pada BPPV.
Hasil tinjauan menunjukkan bahwa manuver Epley adalah terapi reposisi partikel yang paling efektif, baik digunakan secara tunggal maupun dikombinasikan dengan latihan Brandt-Daroff.
Selain Epley, manuver Gans dan Semont juga menunjukkan efektivitas yang serupa, terutama pada pasien lansia dan kasus yang melibatkan kanal posterior.
Respons terhadap manuver reposisi dipengaruhi oleh faktor klinis seperti usia pasien, komorbiditas (seperti diabetes), keterbatasan mobilitas leher, jenis kanal yang terkena, dan ketepatan teknik pelaksanaan.
Sebagai kesimpulan, berbagai manuver reposisi seperti Epley, Semont, Gans Repositioning Maneuver, dan latihan Brandt-Daroff terbukti efektif dalam menangani gejala BPPV, dan kombinasi terapi serta pendekatan individual yang disesuaikan dengan kondisi pasien dan faktor klinis lainnya menjadi kunci untuk meningkatkan efektivitas terapi dan mencegah kekambuhan BPPV.

Related Results

Bilateral Posterior Canal Benign Paroxysmal Positional Vertigo Tends to Reoccur
Bilateral Posterior Canal Benign Paroxysmal Positional Vertigo Tends to Reoccur
Objective: We analyzed the clinical characteristics of quite a large cohort of patients with bilateral posterior canal benign paroxysmal positional vertigo (bil-BPPV) w...
Benign Paroxysmal Positional Vertigo
Benign Paroxysmal Positional Vertigo
Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV) is the most common cause of vertigo. BPPV is characterized by a sudden spinning sensation along with nystagmus, triggered by specific ch...
Benign paroxysmal positional vertigo a systematic review of the effects of comorbidities
Benign paroxysmal positional vertigo a systematic review of the effects of comorbidities
BackgroundThe prevalence of benign paroxysmal positional vertigo (BPPV) increases with age, as does the occurrence of other chronic health conditions. Although treatment with canal...
Lateral semicircular canal benign paroxysmal positional vertigo
Lateral semicircular canal benign paroxysmal positional vertigo
Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV) is one of the commonest etiologies for vertigo. The most common semicircular canal affected in the pathogenesis of BPPV is the posterior...
Benign Paroxysmal Positional Vertigo in Oral Surgery and Implantology: A Review
Benign Paroxysmal Positional Vertigo in Oral Surgery and Implantology: A Review
Abstract Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV) is a common inner ear disorder characterized by intense dizziness often triggered by sudden head movements. C...
Diagnostic Criteria of Benign Paroxysmal Positional Vertigo
Diagnostic Criteria of Benign Paroxysmal Positional Vertigo
Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV) is the mos common cause of peripheral vertigo. The pathophysiology of BPPV is canalolithiasis which includes free-floating otoconial deb...
Does Superior Semicircular Canal Dehiscence Surgery Resolve or Exacerbate Positional Vertigo?
Does Superior Semicircular Canal Dehiscence Surgery Resolve or Exacerbate Positional Vertigo?
Does Superior Semicircular Canal Dehiscence Surgery Resolve or Exacerbate BPPV? Background/Objectives: BPPV is commonly found to be associated with other inner ear disorders. It ha...

Back to Top