Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

HUBUNGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN TAKSIRAN BERAT BADAN JANIN DI KABUPATEN TANAH DATAR TAHUN 2022

View through CrossRef
Badan kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) memperkirakan bahwa 35-75% ibu hamil di negara berkembang dan 18% ibu hamil di negara maju mengalami anemia. Di Indonesia, penderita anemia pada ibu hamil adalah 70%, artinya 7 dari 10 orang ibu hamil akan menderita anemia. Ibu hamil cendrung terkena anemia pada trimester ketiga. Salah satu dampak anemia adalah Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan anemia pada ibu hamil trimester III dengan taksiran berat badan janin di Kabupaten  Tanah Datar Tahun 2022. Penelitian ini bersifat analitik komparatif yaitu membandingkan dua kelompok yang tidak berpasangan, dengan metoda “cross sectional”.Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster sampling. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil trimester III dengan jumlah sampel 427 orang. Analisis data menggunakan SPSS 18. Analisis data menggunakan SPSS 18. Dari hasil penelitian, sebagian besar responden (68,9%) mengalami anemia, 14,8% memiliki berat badan janin rendah. Setelah dilakukan uji statistik (Chi-square) antara kejadian anemia pada ibu hamil trimester III dengan taksiran berat badan janin didapatkan nilai p < 0,05 ( p = 0,000 ). Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan bermakna antara kejadian anemia pada ibu hamil trimester III dengan taksiran berat  badan janin. Peneliti menyarankan agar setiap ibu hamil dapat memeriksakan Hb nya ke Puskesmas atau petugas kesehatan, untuk menghindari resiko memiliki taksiran berat badan janin rendah
Title: HUBUNGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN TAKSIRAN BERAT BADAN JANIN DI KABUPATEN TANAH DATAR TAHUN 2022
Description:
Badan kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) memperkirakan bahwa 35-75% ibu hamil di negara berkembang dan 18% ibu hamil di negara maju mengalami anemia.
Di Indonesia, penderita anemia pada ibu hamil adalah 70%, artinya 7 dari 10 orang ibu hamil akan menderita anemia.
Ibu hamil cendrung terkena anemia pada trimester ketiga.
Salah satu dampak anemia adalah Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan anemia pada ibu hamil trimester III dengan taksiran berat badan janin di Kabupaten  Tanah Datar Tahun 2022.
Penelitian ini bersifat analitik komparatif yaitu membandingkan dua kelompok yang tidak berpasangan, dengan metoda “cross sectional”.
Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster sampling.
Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil trimester III dengan jumlah sampel 427 orang.
Analisis data menggunakan SPSS 18.
Analisis data menggunakan SPSS 18.
Dari hasil penelitian, sebagian besar responden (68,9%) mengalami anemia, 14,8% memiliki berat badan janin rendah.
Setelah dilakukan uji statistik (Chi-square) antara kejadian anemia pada ibu hamil trimester III dengan taksiran berat badan janin didapatkan nilai p < 0,05 ( p = 0,000 ).
Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan bermakna antara kejadian anemia pada ibu hamil trimester III dengan taksiran berat  badan janin.
Peneliti menyarankan agar setiap ibu hamil dapat memeriksakan Hb nya ke Puskesmas atau petugas kesehatan, untuk menghindari resiko memiliki taksiran berat badan janin rendah.

Related Results

Tracing Hematological Shifts in Pregnancy: How Anemia and Thrombocytopenia Evolve Across Trimesters
Tracing Hematological Shifts in Pregnancy: How Anemia and Thrombocytopenia Evolve Across Trimesters
Abstract Introduction Given pregnancy's significant impact on hematological parameters, monitoring these changes across trimesters is crucial. This study aims to evaluate hematolog...
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Jati Bening Periode Januari – April T...
Yoga Ibu Hamil TM III untuk Mengurangi Nyeri Punggung dan Membantu Persalinan Aman dan Nyaman
Yoga Ibu Hamil TM III untuk Mengurangi Nyeri Punggung dan Membantu Persalinan Aman dan Nyaman
Prenatal yoga is a skill to cultivate the mind, in the form of a comprehensive personality development technique and readiness for pregnant women both physically, psychologically a...
KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DI PMB ISTRI UTAMI
KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DI PMB ISTRI UTAMI
Anemia pada ibu hamil dihubungkan dengan meningkatnya kelahiran prematur, kematian ibu dan anak dan penyakit infeksi. Anemia defisiensi besi pada ibu dapat mempengaruhi pertumbuhan...
Karakteristik Ibu Hamil Yang Mengalami Anemia
Karakteristik Ibu Hamil Yang Mengalami Anemia
Anemia pada kehamilan merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih tinggi prevalensinya di Indonesia dan berkontribusi terhadap peningkatan risiko kompilikasi selama kehamilan...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Efektivitas Endorphin Massage untuk Mengurangi Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester Iii di Klinik Khurnia Medika Indralaya 2025
Efektivitas Endorphin Massage untuk Mengurangi Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester Iii di Klinik Khurnia Medika Indralaya 2025
Menurut data dunia mengenai keluhan ibu hamil trimester III dengan nyeri punggung bervariasi setiap tahunnya dengan angka mencapai 15-45%. Data WHO menunjukan bahwa 33% ibu hamil t...
Effectiveness Of Android Application Ceting On Screening Of Stunting Risk Factors In Pregnant Women
Effectiveness Of Android Application Ceting On Screening Of Stunting Risk Factors In Pregnant Women
Latar Belakang: Berdasarkan data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2021, prevalensi stunting saat ini masih berada pada angka 24,4% atau 5,33 juta balita, belum men...

Back to Top