Javascript must be enabled to continue!
Pemberdayaan Desa Blimbingsari Sebagai Desa Wisata
View through CrossRef
Pemerintah Kabupaten Jembrana sedang membangkitkan desa wisata. Salah satu destinasi wisata Kabupaten Jembrana adalah Desa Blimbingsari. Namun, wisatawan cepat jemu karena kurangnya hiburan setelah berwisata rohani. Wisatawan yang berkunjung hanya bertahan tiga sampai empat hari. Hal ini perlu adanya pemberdayaan Desa Blimbingsari untuk meningkatkan daya tarik desa wisata yang berada di Desa Blimbingsari. Permasalahan umum yang dihadapi oleh Desa Blimbingsari adalah menurunnya jumlah wisatawan karena masyarakat kurang menunjukkan potensi desa. Permasalahan khususnya adalah 1) kurangnya kualitas aparatur desa, 2) kurangnya minat wirausaha anak muda, 3) kurangnya pengetahuan tentang pengemasan produk UMKM, dan 4) kurangnya pengetahuan pelaku usaha terhadap digitalisasi marketing produk Desa Wisata Blimbingsari. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka pengabdian ini melaksanakan tiga tahap pelaksanaan PKM, yaitu 1) pelatihan pengelolaan desa wisata bagi aparatur Desa Blimbingsari serta memberikan motivasi dan mindset kewirausahaan bagi masyarakat Desa Blimbingsari, 2) pelatihan pengemasan produk UMKM khas Desa Blimbingsari, dan 3) pelatihan tentang digital marketing produk UMKM khas Desa Blimbingsari.
Title: Pemberdayaan Desa Blimbingsari Sebagai Desa Wisata
Description:
Pemerintah Kabupaten Jembrana sedang membangkitkan desa wisata.
Salah satu destinasi wisata Kabupaten Jembrana adalah Desa Blimbingsari.
Namun, wisatawan cepat jemu karena kurangnya hiburan setelah berwisata rohani.
Wisatawan yang berkunjung hanya bertahan tiga sampai empat hari.
Hal ini perlu adanya pemberdayaan Desa Blimbingsari untuk meningkatkan daya tarik desa wisata yang berada di Desa Blimbingsari.
Permasalahan umum yang dihadapi oleh Desa Blimbingsari adalah menurunnya jumlah wisatawan karena masyarakat kurang menunjukkan potensi desa.
Permasalahan khususnya adalah 1) kurangnya kualitas aparatur desa, 2) kurangnya minat wirausaha anak muda, 3) kurangnya pengetahuan tentang pengemasan produk UMKM, dan 4) kurangnya pengetahuan pelaku usaha terhadap digitalisasi marketing produk Desa Wisata Blimbingsari.
Berdasarkan permasalahan tersebut, maka pengabdian ini melaksanakan tiga tahap pelaksanaan PKM, yaitu 1) pelatihan pengelolaan desa wisata bagi aparatur Desa Blimbingsari serta memberikan motivasi dan mindset kewirausahaan bagi masyarakat Desa Blimbingsari, 2) pelatihan pengemasan produk UMKM khas Desa Blimbingsari, dan 3) pelatihan tentang digital marketing produk UMKM khas Desa Blimbingsari.
Related Results
Studi Komparatif Sosial Lembaga Pada Desa Wisata Gamplong dan Desa Wisata Pulesari Kabupaten Sleman Sebagai Penggerak Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif
Studi Komparatif Sosial Lembaga Pada Desa Wisata Gamplong dan Desa Wisata Pulesari Kabupaten Sleman Sebagai Penggerak Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif
Kota Yogyakarta terkenal dengan jenis wisata yang khas, yaitu jenis wisata budaya sebagai cagar budaya Jawa. Dewasa ini para wisatawan mulai menggemari tempat wisata yang tidak han...
PENGEMBANGAN DESA WISATA GONDANG SEBAGAI WISATA EDUKASI DI KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL
PENGEMBANGAN DESA WISATA GONDANG SEBAGAI WISATA EDUKASI DI KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL
Desa Gondang Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal, adalah salah satu desa yang berpotensi untuk dikembangan menjadi Desa Wisata sebagai Wisata Edukasi. Kekuatan daya tarik yang dim...
Peran Pemerintah Desa Bukit Batu Dalam Pengembangan Desa Wisata Di Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis
Peran Pemerintah Desa Bukit Batu Dalam Pengembangan Desa Wisata Di Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis
Pelanggaran ketentraman dan ketertiban umum masih sering terjadi dan belum dapat ditangani Pengembangan Desa wisata di Desa kerap belum berjalan dengan baik oleh pemerintah Desa di...
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Kapasitas pelaku desa wisata di Indonesia umumnya masih rendah terutama para pelaku wisata di desa wisata. Rendahnya kapasitas tersebut dapat dilihat dari pelaku desa wisata yang b...
Pemberdayaan Desa Wisata Melalui Kemas Ulang Informasi Potensi Desa Di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang
Pemberdayaan Desa Wisata Melalui Kemas Ulang Informasi Potensi Desa Di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang
Desa merupakan kesatuan masyarakat yang memiliki pemerintahan sendiri, sehingga potensi yang ada di wilayahnya merupakan hak bagi pemerintahan desa dan masyarakat. Potensi yang ada...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
Minat Generasi Z Pada Eksplorasi Wisata Adventure “Body Rafting” Sebagai Tujuan Wisata Petualangan di Objek Wisata Citumang Kabupaten Pangandaran
Minat Generasi Z Pada Eksplorasi Wisata Adventure “Body Rafting” Sebagai Tujuan Wisata Petualangan di Objek Wisata Citumang Kabupaten Pangandaran
Eksplorasi, disebut juga penjelajahan atau pencarian, yaitu tindakan mencari atau melakukan penjelajahan dengan tujuan menemukan sesuatu.. Dalam hal ini, eksplorasi adalah usaha un...

