Javascript must be enabled to continue!
Analisis Nilai Tambah Penggunaan Daun Nilam Kering Dalam Proses Penyulingan Minyak Nilam di Kabupaten Aceh Jaya
View through CrossRef
Tanaman nilam merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri diIndonesia. Penyulingan minyak nilam di Kabupaten Aceh Jaya merupakan salah satu cara untuk meningkatkan nilai tambah dari daun nilam kering yang dilakukan oleh petani nilam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase rentabilitas dan persentase rasio nilai tambah yang diperoleh dari usaha penyulingan minyak nilam di Kabupaten Aceh Jaya. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usaha penyulingan minyak nilam menguntungkan bagi petani karena persentase rentabilitas yang diperoleh sebesar 31,7%. Berarti bahwa persentase rentabilitas lebih besar dari tingkat bunga yang berlaku. Adapun tingkat bunga yang berlaku (4,5%). Usaha penyulingan minyak nilam memberikan nilai tambah yang diperoleh adalah bersifat positif yaitu Rp/ Kg dengan rasio nilai tambah 84,75 % yang berarti selisih antara penjualan daun nilam kering dengan penjualan minyak nilam berbeda sebesar 84,75%. Berarti bahwa nilai tambah yang diperoleh petani adalah tinggi, karena rasio nilai tambah lebih besar 40%.Analysis Added Value Of Using The Dried Leaves Patchouli Of Refineries InProcess Patchouli Oil In Aceh JayaPatchouli is one of the essential oil producing plants in Indonesia. Patchouli oil refinery in the district of Aceh Jaya is one way to increase the added value of the dried patchouli leaves collected by the farmers patchouli. This study aims to determine the percentage of earnings, and the percentage ratio of the added value derived from patchouli oil refining business in the district of Aceh Jaya. The data used are primary data and secondary data. The analytical method used is to use quantitative methods. The results showed that the patchouli oil refining businesses profitable for farmers because of the percentage of earnings gained 31.7%. Means that the percentage of profitabilitygt; the prevailing interest rate. The applicable interest rate (4,5%). Patchouli oil refining business adds value obtained is positive, namely Rp6.630 / kg with added value ratio 84.75%, which means the difference between the sale of dried patchouli leaves with different patchouli oilsales amounted to 84.75%. Means that the added value of the farmers is high, because the ratio of added valuegt; 40%.
Title: Analisis Nilai Tambah Penggunaan Daun Nilam Kering Dalam Proses Penyulingan Minyak Nilam di Kabupaten Aceh Jaya
Description:
Tanaman nilam merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri diIndonesia.
Penyulingan minyak nilam di Kabupaten Aceh Jaya merupakan salah satu cara untuk meningkatkan nilai tambah dari daun nilam kering yang dilakukan oleh petani nilam.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase rentabilitas dan persentase rasio nilai tambah yang diperoleh dari usaha penyulingan minyak nilam di Kabupaten Aceh Jaya.
Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder.
Metode analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan metode kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usaha penyulingan minyak nilam menguntungkan bagi petani karena persentase rentabilitas yang diperoleh sebesar 31,7%.
Berarti bahwa persentase rentabilitas lebih besar dari tingkat bunga yang berlaku.
Adapun tingkat bunga yang berlaku (4,5%).
Usaha penyulingan minyak nilam memberikan nilai tambah yang diperoleh adalah bersifat positif yaitu Rp/ Kg dengan rasio nilai tambah 84,75 % yang berarti selisih antara penjualan daun nilam kering dengan penjualan minyak nilam berbeda sebesar 84,75%.
Berarti bahwa nilai tambah yang diperoleh petani adalah tinggi, karena rasio nilai tambah lebih besar 40%.
Analysis Added Value Of Using The Dried Leaves Patchouli Of Refineries InProcess Patchouli Oil In Aceh JayaPatchouli is one of the essential oil producing plants in Indonesia.
Patchouli oil refinery in the district of Aceh Jaya is one way to increase the added value of the dried patchouli leaves collected by the farmers patchouli.
This study aims to determine the percentage of earnings, and the percentage ratio of the added value derived from patchouli oil refining business in the district of Aceh Jaya.
The data used are primary data and secondary data.
The analytical method used is to use quantitative methods.
The results showed that the patchouli oil refining businesses profitable for farmers because of the percentage of earnings gained 31.
7%.
Means that the percentage of profitabilitygt; the prevailing interest rate.
The applicable interest rate (4,5%).
Patchouli oil refining business adds value obtained is positive, namely Rp6.
630 / kg with added value ratio 84.
75%, which means the difference between the sale of dried patchouli leaves with different patchouli oilsales amounted to 84.
75%.
Means that the added value of the farmers is high, because the ratio of added valuegt; 40%.
Related Results
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITAS NILAM DI KABUPATEN PAKPAK BHARAT
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITAS NILAM DI KABUPATEN PAKPAK BHARAT
Dalam rangka meningkatkan produktivitas, mutu minyak nilam dan meningkatkan pendapatan petani, maka pada tahun anggaran 2009 pengembangan tanaman nilam dilaksanakan di 5 kabupaten...
Pengaruh Cara Pengeringan Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Pada Penyulingan Terhadap Hasil Minyak Nilam
Pengaruh Cara Pengeringan Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Pada Penyulingan Terhadap Hasil Minyak Nilam
Minyak atsiri yang diperoleh dari penyulingan tanaman nilam disebut minyak nilam. Minyak nilam berperan penting sebagai bahan baku dalam industri pewangi dan kosmetika. Indonesia s...
RANCANGAN MODEL RANTAI PASOK PADA INDUSTRI MINYAK NILAM DI KABUPATEN ACEH JAYA
RANCANGAN MODEL RANTAI PASOK PADA INDUSTRI MINYAK NILAM DI KABUPATEN ACEH JAYA
Komoditas nilam (Pogostemon cablin) merupakan tanaman yang menghasilkan minyak atsiri dengan nilai ekonomis yang tinggi. Indonesia merupakan salah satu penghasil minyak nilam terbe...
RANCANGAN MODEL RANTAI PASOK PADA INDUSTRI MINYAK NILAM DI KABUPATEN ACEH JAYA
RANCANGAN MODEL RANTAI PASOK PADA INDUSTRI MINYAK NILAM DI KABUPATEN ACEH JAYA
Komoditas nilam (Pogostemon cablin) merupakan tanaman yang menghasilkan minyak atsiri dengan nilai ekonomis yang tinggi. Indonesia merupakan salah satu penghasil minyak nilam terbe...
Pengembangan Model PCA untuk Uji Kualitatif terhadap Keaslian Minyak Nilam Aceh Menggunakan Teknologi Inframerah
Pengembangan Model PCA untuk Uji Kualitatif terhadap Keaslian Minyak Nilam Aceh Menggunakan Teknologi Inframerah
Abstrak. Salah satu kendala dalam industri minyak nilam adalah pemalsuan seperti penambahan minyak terpentin. Pemalsuan kemurnian pada minyak nilam perlu dilakukan upaya untuk meng...
PENYULINGAN MINYAK NILAM DENGAN MENGGUNAKAN ENERGI MATAHARI SEBAGAI SUMBER PEMANAS
PENYULINGAN MINYAK NILAM DENGAN MENGGUNAKAN ENERGI MATAHARI SEBAGAI SUMBER PEMANAS
Provinsi Aceh merupakan daerah penyumbang minyak nilam terbesar di Indonesia. Namun sebagian besar masih diusahakan oleh petani nilam, kebanyakan dari mereka masih menggunakan kayu...
PENYULINGAN MINYAK NILAM DENGAN MENGGUNAKAN ENERGI MATAHARI SEBAGAI SUMBER PEMANAS
PENYULINGAN MINYAK NILAM DENGAN MENGGUNAKAN ENERGI MATAHARI SEBAGAI SUMBER PEMANAS
Provinsi Aceh merupakan daerah penyumbang minyak nilam terbesar di Indonesia. Namun sebagian besar masih diusahakan oleh petani nilam, kebanyakan dari mereka masih menggunakan kayu...
PENYULINGAN MINYAK NILAM DENGAN MENGGUNAKAN ENERGI MATAHARI SEBAGAI SUMBER PEMANAS
PENYULINGAN MINYAK NILAM DENGAN MENGGUNAKAN ENERGI MATAHARI SEBAGAI SUMBER PEMANAS
Provinsi Aceh merupakan daerah penyumbang minyak nilam terbesar di Indonesia. Namun sebagian besar masih diusahakan oleh petani nilam, kebanyakan dari mereka masih menggunakan kayu...

