Javascript must be enabled to continue!
KATA SAPAAN DALAM KALANGAN MASYARAKAT ORANG ASLI SUKU KAUM SEMAI: KAJIAN KES DI KUALA SENTA, PERAK
View through CrossRef
ABSTRAK
Masyarakat Orang Asli suku kaum Semai merupakan kelompok Orang Asli yang terdapat di Malaysia. Masyarakat Orang Asli suku kaum Semai ini mempunyai kata sapaan yang tersendiri yang sedikit berbeza dengan masyarakat Melayu. Kata sapaan yang digunakan oleh mereka untuk berkomunikasi dan bertutur dalam kalangan mereka menjadi satu keunikan yang tersendiri yang pastinya mempunyai perbezaan dengan suku kaum bagi masyarakat Orang Asli yang lain. Oleh itu, kajian ini bertujuan untuk mengenal pasti variasi kata sapaan dalam kalangan masyarakat Orang Asli suku kaum Semai dan menganalisis variasi kata sapaan dalam kalangan masyarakat Orang Asli suku kaum Semai berlandaskan Teori Kata Sapaan Ervin-Tripp (1972) menurut Peraturan Alternasi (Alternation Rules). Kajian ini juga telah mengaplikasikan kaedah kualitatif yang memperincikan dapatan data yang itu dengan kaedah temu bual, kaedah pemerhatian dan kaedah keperpustakaan. Teori Kata Sapaan Ervin-Tripp (1972) telah digunakan bagi menganalisis dapatan data dalam usaha mencapai objektif yang ditetapkan oleh pengkaji. Dapatan kajian telah mendapati sebanyak (14) variasi kata sapaan yang diperoleh dalam pertuturan sesama masyarakat Orang Asli suku kaum Semai dan dianalisis mengikut Teori Kata Sapaan Ervin-Tripp (1972) menurut Peraturan Alternasi (Alternation Rules). Hasilnya, penganalisisan kesemua variasi kata sapaan ini bertepatan dengan kategori yang telah diperincikan dengan jitu dan kesemuanya dihuraikan dengan jelas pada bahagian dapatan kajian.
Kata kunci: kaum Semai, kata sapaan, masyarakat, komunikasi, peraturan alternasi
ABSTRACT
The Orang Asli community of the Semai tribe is an Orang Asli group found in Malaysia. The Orang Asli community of the Semai tribe has its own greeting that is slightly different from the Malay community. The greeting words used by them to communicate and speak among themselves become a unique thing of their own which certainly has a difference with other tribes for the Orang Asli community. Therefore, this study aims to identify the variation of greeting words among the Semai tribe's Orang Asli community and analyze the variation of greeting words among the Semai tribe's Orang Asli community based on Ervin-Tripp's Greeting Theory (1972) according to the Alternation Rules. This study has also applied qualitative methods that detail the data obtained with interview methods, observation methods and library methods. Ervin-Tripp's Greeting Theory (1972) was used to analyze data findings in an effort to achieve the objectives set by the researcher. The findings of the study have found as many as (14) variations of greeting words obtained in the speech of the Semai tribe's Orang Asli community and analyzed according to Ervin-Tripp's Greeting Word Theory (1972) according to the Alternation Rules. As a result, the analysis of all these greeting word variations coincides with the categories that have been precisely detailed and all of them are clearly described in the findings section of the study.
Keywords: Semai tribes, greetings, society, communication, alternation rules
Universiti Malaysia Sabah (UMS)
Title: KATA SAPAAN DALAM KALANGAN MASYARAKAT ORANG ASLI SUKU KAUM SEMAI: KAJIAN KES DI KUALA SENTA, PERAK
Description:
ABSTRAK
Masyarakat Orang Asli suku kaum Semai merupakan kelompok Orang Asli yang terdapat di Malaysia.
Masyarakat Orang Asli suku kaum Semai ini mempunyai kata sapaan yang tersendiri yang sedikit berbeza dengan masyarakat Melayu.
Kata sapaan yang digunakan oleh mereka untuk berkomunikasi dan bertutur dalam kalangan mereka menjadi satu keunikan yang tersendiri yang pastinya mempunyai perbezaan dengan suku kaum bagi masyarakat Orang Asli yang lain.
Oleh itu, kajian ini bertujuan untuk mengenal pasti variasi kata sapaan dalam kalangan masyarakat Orang Asli suku kaum Semai dan menganalisis variasi kata sapaan dalam kalangan masyarakat Orang Asli suku kaum Semai berlandaskan Teori Kata Sapaan Ervin-Tripp (1972) menurut Peraturan Alternasi (Alternation Rules).
Kajian ini juga telah mengaplikasikan kaedah kualitatif yang memperincikan dapatan data yang itu dengan kaedah temu bual, kaedah pemerhatian dan kaedah keperpustakaan.
Teori Kata Sapaan Ervin-Tripp (1972) telah digunakan bagi menganalisis dapatan data dalam usaha mencapai objektif yang ditetapkan oleh pengkaji.
Dapatan kajian telah mendapati sebanyak (14) variasi kata sapaan yang diperoleh dalam pertuturan sesama masyarakat Orang Asli suku kaum Semai dan dianalisis mengikut Teori Kata Sapaan Ervin-Tripp (1972) menurut Peraturan Alternasi (Alternation Rules).
Hasilnya, penganalisisan kesemua variasi kata sapaan ini bertepatan dengan kategori yang telah diperincikan dengan jitu dan kesemuanya dihuraikan dengan jelas pada bahagian dapatan kajian.
Kata kunci: kaum Semai, kata sapaan, masyarakat, komunikasi, peraturan alternasi
ABSTRACT
The Orang Asli community of the Semai tribe is an Orang Asli group found in Malaysia.
The Orang Asli community of the Semai tribe has its own greeting that is slightly different from the Malay community.
The greeting words used by them to communicate and speak among themselves become a unique thing of their own which certainly has a difference with other tribes for the Orang Asli community.
Therefore, this study aims to identify the variation of greeting words among the Semai tribe's Orang Asli community and analyze the variation of greeting words among the Semai tribe's Orang Asli community based on Ervin-Tripp's Greeting Theory (1972) according to the Alternation Rules.
This study has also applied qualitative methods that detail the data obtained with interview methods, observation methods and library methods.
Ervin-Tripp's Greeting Theory (1972) was used to analyze data findings in an effort to achieve the objectives set by the researcher.
The findings of the study have found as many as (14) variations of greeting words obtained in the speech of the Semai tribe's Orang Asli community and analyzed according to Ervin-Tripp's Greeting Word Theory (1972) according to the Alternation Rules.
As a result, the analysis of all these greeting word variations coincides with the categories that have been precisely detailed and all of them are clearly described in the findings section of the study.
Keywords: Semai tribes, greetings, society, communication, alternation rules.
Related Results
Penggunaan Kata Sapaan Kekeluargaan di Kecamatan Siulak Mukai Kabupaten Kerinci
Penggunaan Kata Sapaan Kekeluargaan di Kecamatan Siulak Mukai Kabupaten Kerinci
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk penggunaan kata sapaan kekeluargaan pada anak usia 5-20 tahun; dan (2) faktor-faktor yang melatarbelakagi terjadinya peng...
BENTUK DAN FUNGSI SAPAAN DALAM BAHASA BANDA DI OHOI BANDA ELI KECAMATAN KEI BESAR UTARA TIMUR KABUPATEN MALUKU TENGGARA
BENTUK DAN FUNGSI SAPAAN DALAM BAHASA BANDA DI OHOI BANDA ELI KECAMATAN KEI BESAR UTARA TIMUR KABUPATEN MALUKU TENGGARA
Semua bahasa mempunyai bahasa tutur sapa sama halnya dengan bahasa Banda, yakni sistem yang mempertautkan seperangkat kata-kata atau ungkapan yang dipakai untuk menyapapara pelaku ...
Jual Viagra Asli Usa Original 100Mg | Ciri Ciri Viagra Asli Dan Palsu
Jual Viagra Asli Usa Original 100Mg | Ciri Ciri Viagra Asli Dan Palsu
Agen Jual Viagra Asli Usa Original 100Mg | Ciri Ciri Viagra Asli Dan Palsu Di Semarang 085713333017viagra, viagra asli, viagra usa, viagra original, viagra 100mg, obat viagra, obat...
KATA SAPAAN BAHASA ACEH DIALEK ACEH BESAR (TINJAUAN SOSIOLINGUISTIK)
KATA SAPAAN BAHASA ACEH DIALEK ACEH BESAR (TINJAUAN SOSIOLINGUISTIK)
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “KataSapaan Bahasa Aceh Dialek Aceh Besar (Tinjauan Sosiolingustik)”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Kata sapaan apayang digunakan dala...
Perbedaan Kata Sapaan Oleh Penutur Bahasa Madura Di Pulau Madura dan Luar Pulau Madura: Studi Kasus Perbedaan Kata Sapaan Pada Narasi Acara Indonesia Bagus NET TV Episode ‘Sumenep Madura’ Dan ‘Probolinggo’
Perbedaan Kata Sapaan Oleh Penutur Bahasa Madura Di Pulau Madura dan Luar Pulau Madura: Studi Kasus Perbedaan Kata Sapaan Pada Narasi Acara Indonesia Bagus NET TV Episode ‘Sumenep Madura’ Dan ‘Probolinggo’
AbstrakKata sapaan merupakan kata yang digunakan oleh penutur untuk menyapa lawan tuturnya pada suatu peristiwa tutur. Kata sapaan ini memikili beberapa fungsi, seperti mempertahan...
ANALISIS BAHASA RAKYAT MASYARAKAT PESISIR
ANALISIS BAHASA RAKYAT MASYARAKAT PESISIR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem sapaan yang digunakan oleh penutur bahasa Melayu Asahan pada zaman dahulu dan sekarang dan pertimbangan penggunaan kata sapaan yang...
KEEGALITERAN SAPAAN ANDA PADA RANAH AKADEMIK (Egalitarian of Anda as Term of Address in Academic Domain)
KEEGALITERAN SAPAAN ANDA PADA RANAH AKADEMIK (Egalitarian of Anda as Term of Address in Academic Domain)
Abstrak Sapaan Anda merupakan sapaan yang direkayasa untuk berpadanan dengan sapaan you yang egaliter dalam bahasa Inggris. Idealnya, ranah akademis yang egaliter menggunakan sapaa...
Pemakaian Bahasa Lio Dialek Mego Desa Bhera, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka
Pemakaian Bahasa Lio Dialek Mego Desa Bhera, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, (1) jenis-jenis sapaan bahasa Lio dialek Mego, dan (2) konteks penggunaan sapaan bahasa Lio dialek Mego. T...

