Javascript must be enabled to continue!
Fraksinasi Non-Polar Ekstrak Kurma Sukari terhadap Respon Imun Leukosit Wistar Jantan Pasca Induksi Meloxicam
View through CrossRef
Meloxicam merupakan obat golongan non steroidal anti-inflammatory drugs (NSAID) yang sering digunakan dan diresepkan oleh dokter hewan karena memiliki sifat antiinflamasi. Namun, penggunaan meloxicam yang tidak sesuai dosis dapat menyebabkan efek samping yang kompleks pada sistem imun. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam meperbaiki sistem imun adalah dengan memberikan suatu imunostimulan. Buah kurma merupakan tanaman yang mengandung senyawa-senyawa aktif yang mempunyai efek imunostimulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek imunostimulan esktrak kurma sukari pada tikus Wistar jantan yang diinduksi meloxicam dosis toksik. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 24 ekor tikus yang dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok kontrol negatif (K1) merupakan kelompok yang diberikan NaCMC 1%, kelompok kontrol positif (K2) merupakan kelompok yang diberikan NaCMC 1% dan meloxicam 30 mg/BB pada hari ke-11, kelompok perlakuan 1 (P1) merupakan kelompok yang diberikan ekstrak kurma sukari 500 mg/BB dan meloxicam 30 mg/BB pada hari ke-11, dan kelompok perlakuan 2 (P2) yang diberikan ekstrak kurma sukari 1000 mg/BB dan meloxicam 30 mg/BB pada hari ke-11. Pengambilan sampel darah yang akan digunakan untuk melihat nilai total leukosit dan diferensiasi leukosit dilakukan pada hari ke-12. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak kurma sukari pada dosis 500 mg/kg dan 1000 mg/kg dapat memperbaiki dan menetralisir meloxicam dosis toksik dengan masingmasing nilai terhadap total leukosit yaitu 8.15 103/µL dan 8.22 103/µL, pada limfosit yaitu 66.83 % dan 72.50%, pada neutrofil yaitu 15.33% dan 23.67%, monosit yaitu 17.33% dan 3.50%. Sedangkan pada eosinofil dan basofil tidak memiliki efek yaitu dengan nilai masing-masing pada eosinofil 0.50% dan 0.33%, pada basofil yaitu 0.00% dan 0.00%. Ekstrak kurma mempunyai efek imunostimulan yang baik terhadap total leukosit, limfosit, neutrofil dan monosit, namun pada eosinofil dan basofil tidak memiliki efek yang signifikan.
Universitas Udayana
Title: Fraksinasi Non-Polar Ekstrak Kurma Sukari terhadap Respon Imun Leukosit Wistar Jantan Pasca Induksi Meloxicam
Description:
Meloxicam merupakan obat golongan non steroidal anti-inflammatory drugs (NSAID) yang sering digunakan dan diresepkan oleh dokter hewan karena memiliki sifat antiinflamasi.
Namun, penggunaan meloxicam yang tidak sesuai dosis dapat menyebabkan efek samping yang kompleks pada sistem imun.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam meperbaiki sistem imun adalah dengan memberikan suatu imunostimulan.
Buah kurma merupakan tanaman yang mengandung senyawa-senyawa aktif yang mempunyai efek imunostimulan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek imunostimulan esktrak kurma sukari pada tikus Wistar jantan yang diinduksi meloxicam dosis toksik.
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 24 ekor tikus yang dibagi menjadi 4 kelompok.
Kelompok kontrol negatif (K1) merupakan kelompok yang diberikan NaCMC 1%, kelompok kontrol positif (K2) merupakan kelompok yang diberikan NaCMC 1% dan meloxicam 30 mg/BB pada hari ke-11, kelompok perlakuan 1 (P1) merupakan kelompok yang diberikan ekstrak kurma sukari 500 mg/BB dan meloxicam 30 mg/BB pada hari ke-11, dan kelompok perlakuan 2 (P2) yang diberikan ekstrak kurma sukari 1000 mg/BB dan meloxicam 30 mg/BB pada hari ke-11.
Pengambilan sampel darah yang akan digunakan untuk melihat nilai total leukosit dan diferensiasi leukosit dilakukan pada hari ke-12.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak kurma sukari pada dosis 500 mg/kg dan 1000 mg/kg dapat memperbaiki dan menetralisir meloxicam dosis toksik dengan masingmasing nilai terhadap total leukosit yaitu 8.
15 103/µL dan 8.
22 103/µL, pada limfosit yaitu 66.
83 % dan 72.
50%, pada neutrofil yaitu 15.
33% dan 23.
67%, monosit yaitu 17.
33% dan 3.
50%.
Sedangkan pada eosinofil dan basofil tidak memiliki efek yaitu dengan nilai masing-masing pada eosinofil 0.
50% dan 0.
33%, pada basofil yaitu 0.
00% dan 0.
00%.
Ekstrak kurma mempunyai efek imunostimulan yang baik terhadap total leukosit, limfosit, neutrofil dan monosit, namun pada eosinofil dan basofil tidak memiliki efek yang signifikan.
Related Results
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat antioksidatif ekstrak teh (Camellia sinensis Linn.) jenis teh hijau, teh hitam, teh oolong dan teh putih dengan pengeringan beku (Fr...
Perbandingan Penggunaan Propofol Dengan Thiopental Terhadap Status Hemodinamika Pasien Anestesi Umum Di Rsup Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten
Perbandingan Penggunaan Propofol Dengan Thiopental Terhadap Status Hemodinamika Pasien Anestesi Umum Di Rsup Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten
Obat induksi anestesi intravena menghasilkan efek samping berupa gangguan respon hemodinamik, obat induksi propofol dan thiopental merupakan obat yang sering digunakan pada pasien ...
PERBANDINGAN SEL DARAH MERAH, SEL DARAH PUTIH DAN HEMOGLOBIN KELELAWAR GENUS Rhinolophus DI GUA ALAMI DAN GUA WISATA KABUPATEN GUNUNG KIDUL YOGYAKARTA
PERBANDINGAN SEL DARAH MERAH, SEL DARAH PUTIH DAN HEMOGLOBIN KELELAWAR GENUS Rhinolophus DI GUA ALAMI DAN GUA WISATA KABUPATEN GUNUNG KIDUL YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan jumlah eritrosit, leukosit, hemoglobin dan diferensial leukosit kelelawar genus Rhinolophss di gua alami dan wisata Kabupaten G...
Meloxicam Inhibits Hepatocellular Carcinoma Progression and Enhances the Sensitivity of Immunotherapy via the MicroRNA-200/PD-L1 Pathway
Meloxicam Inhibits Hepatocellular Carcinoma Progression and Enhances the Sensitivity of Immunotherapy via the MicroRNA-200/PD-L1 Pathway
Background. Hepatocellular carcinoma (HCC) has become the sixth most common cancer and the third leading cause of cancer death in the world. Although the research achievements of t...
OPTIMASI PELARUT TERHADAP PARAMETER SPESIFIK EKSTRAK KITOLOD ( Isotoma longiflora)
OPTIMASI PELARUT TERHADAP PARAMETER SPESIFIK EKSTRAK KITOLOD ( Isotoma longiflora)
Latar belakang :Pelarut merupakan komponen yang sangat berpengaruh terhadap parameter spesifik maupun non spesifik dalam ekstrak. Sesuai prinsip like disolve like, akan diperoleh h...
Inspirasi dari Nabi sampai Potensi Perkembangan Sektor Ekonomi: Tren Branding Hadis Tentang Kurma di Platform Belanja Online
Inspirasi dari Nabi sampai Potensi Perkembangan Sektor Ekonomi: Tren Branding Hadis Tentang Kurma di Platform Belanja Online
Perubahan fungsional hadis terjadi pada era kontemporer ini, baik dalam penulisan, pemaknaan, penyebarluasan dan implikasinya. Artikel ini meneliti geneologi tren hadis tentang kur...
PENGARUH INDUKSI STIMULASI OKSITOSIN TERHADAP KEBERHASILAN PERSALINAN PERVAGINAM PADA IBU HAMIL POSTTERM
PENGARUH INDUKSI STIMULASI OKSITOSIN TERHADAP KEBERHASILAN PERSALINAN PERVAGINAM PADA IBU HAMIL POSTTERM
Latar Belakang: Induksi persalinan yaitu suatu tindakan yang dilakukan terhadap ibu hamil yang belum dalam persalinan untuk merangsang terjadinya persalinan. Induksi persalinan ter...

