Javascript must be enabled to continue!
Kesejahteraan Psikologis pada Lansia yang Merawat Cucu
View through CrossRef
Orangtua yang bekerja menjadi salah satu alasan lansia merawat cucu. berbagai penurunan yang dialami lansia menjadi hambatan dalam mengasuh cucu yang memengaruhi kesejahteraan psikologis. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplor kesejahteraan psikologis lansia yang merawat cucu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan responden menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan teknik Interpretative Phenomenology Analysis. Verifikasi data penelitian menggunakan teknik member check. Penelitian melibatkan empat lansia berjenis kelamin perempuan. Hasil penelitian menemukan bahwa motivasi lansia mengasuh cucu yaitu membantu anaknya yang bekerja, mengurangi kekosongan yang dialami dan menanamkan pendidikan moral secara langsung. Makna mengasuh cucu pada lansia menunjukkan pengasuhan cucu membuat responden menjadi lebih sehat, memiliki tanggung jawab dan mendapat hiburan. Perasaan yang muncul ketika lansia merawat cucu adalah senang, lelah dan capek. Kesejahteraan psikologis pada lansia meliputi enam aspek, yaitu penerimaan diri, hubungan dengan orang lain, otonomi diri, penguasaan lingkungan, tujuan hidup dan pertumbuhan pribadi. Keempat responden memenuhi keenam aspek kesejahteraan psikologis walaupun terkadang mengalami kesulitan. Implikasi penelitian ini yaitu memberikan gambaran kesejahteraan psikologis khususnya lansia yang merawat cucu agar menjadi pertimbangan untuk orang tua yang ingin menitipkan anaknya diasuh oleh nenek/kakeknya.
Universitas Sulawesi Tenggara
Title: Kesejahteraan Psikologis pada Lansia yang Merawat Cucu
Description:
Orangtua yang bekerja menjadi salah satu alasan lansia merawat cucu.
berbagai penurunan yang dialami lansia menjadi hambatan dalam mengasuh cucu yang memengaruhi kesejahteraan psikologis.
Tujuan penelitian ini untuk mengeksplor kesejahteraan psikologis lansia yang merawat cucu.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.
Pengumpulan responden menggunakan purposive sampling.
Analisis data menggunakan teknik Interpretative Phenomenology Analysis.
Verifikasi data penelitian menggunakan teknik member check.
Penelitian melibatkan empat lansia berjenis kelamin perempuan.
Hasil penelitian menemukan bahwa motivasi lansia mengasuh cucu yaitu membantu anaknya yang bekerja, mengurangi kekosongan yang dialami dan menanamkan pendidikan moral secara langsung.
Makna mengasuh cucu pada lansia menunjukkan pengasuhan cucu membuat responden menjadi lebih sehat, memiliki tanggung jawab dan mendapat hiburan.
Perasaan yang muncul ketika lansia merawat cucu adalah senang, lelah dan capek.
Kesejahteraan psikologis pada lansia meliputi enam aspek, yaitu penerimaan diri, hubungan dengan orang lain, otonomi diri, penguasaan lingkungan, tujuan hidup dan pertumbuhan pribadi.
Keempat responden memenuhi keenam aspek kesejahteraan psikologis walaupun terkadang mengalami kesulitan.
Implikasi penelitian ini yaitu memberikan gambaran kesejahteraan psikologis khususnya lansia yang merawat cucu agar menjadi pertimbangan untuk orang tua yang ingin menitipkan anaknya diasuh oleh nenek/kakeknya.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Kesejahteraan Psikologis Lansia yang Tinggal di Masyarakat
Kesejahteraan Psikologis Lansia yang Tinggal di Masyarakat
Pendahuluan: Masa lanjut usia merupakan masa dimana seseorang mengalami masalah-masalah yang dikarenakan penurunan fisik, psikososial, maupun psikologis, sehingga menyebabkan lansi...
Senam Lansia sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Hidup dalam Mendukung Lansia Tangguh di Kelurahan Pagesangan
Senam Lansia sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Hidup dalam Mendukung Lansia Tangguh di Kelurahan Pagesangan
Pendahuluan : Populasi usia lanjut mengalami peningkatan secara global. Pada usia lanjut akan terjadi berbagai kemunduran pada organ tubuh serta berpotensi menimbulkan masalah kese...
Hubungan antara kualitas tidur dengan kesejahteraan psikologis pada keluarga dengan lansia
Hubungan antara kualitas tidur dengan kesejahteraan psikologis pada keluarga dengan lansia
Background: The aging process in older adults results in physiological decline, increasing their dependence on family support. In addition to physiological decline, older adults of...
Pelatihan Konselor Pada Kader Lansia RW.19 Sendangmulyo - Semarang
Pelatihan Konselor Pada Kader Lansia RW.19 Sendangmulyo - Semarang
Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah upaya melatih para kader lansia agar dapat berperan sebagai konselor untuk kesejahteraan lansia di RW.19 Sendangmulyo di kota Semarang. Berd...
Hubungan Kesehatan Spiritualitas dan Kesejahteraan Psikologis dengan Kesiapan Lansia menghadapi Kematian di Kelurahan Anduonohu Kota Kendari
Hubungan Kesehatan Spiritualitas dan Kesejahteraan Psikologis dengan Kesiapan Lansia menghadapi Kematian di Kelurahan Anduonohu Kota Kendari
Berdasarkan pengambilan data awal di kelurahan andounohu kecamatan Poasia dari tahun 2019-2021 jumlah lansia mengalami penurunan setiap tahunnya. Beberapa lansia mengalami masalah...
PELATIHAN SENAM YOGA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR LANSIA POSYANDU PELANGI NUSANTARA KELURAHAN DARMO KECAMATAN WONOKROMO, SURABAYA
PELATIHAN SENAM YOGA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR LANSIA POSYANDU PELANGI NUSANTARA KELURAHAN DARMO KECAMATAN WONOKROMO, SURABAYA
Kebutuhan vital yang penting agar proses kehidupan berlangsung baik untuk setiap makhluk hidup adalah kebutuhan tidur. Akan tetapi hal tersebut akan mengalami pergeseran saat memas...

