Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Pemberian Hotpack Terhadap Penurunan Derajat Shivering Pada Pasien Pasca Anestesi Di RSUD Cilacap
View through CrossRef
Shivering pasca anestesi merupakan komplikasi yang sering terjadi dan dapat mengganggu kenyamanan serta meningkatkan kebutuhan metabolik pasien. Pemberian hotpack sebagai intervensi nonfarmakologis menjadi salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengurangi shivering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian hotpack terhadap penurunan derajat shivering pada pasien pasca anestesi di RSUD Cilacap. Desain penelitian menggunakan Quasi eksperiment dengan pendekatan pretest-posttest control group. Sebanyak 40 responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi yang diberikan hotpack dan kelompok kontrol yang diberikan selimut biasa. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan skala derajat shivering Alfonsi dan dianalisis dengan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil penelitian responden terbanyak mengalami derajat shivering 3, terdapat 8 responden (40%) pada kelompok kontrol dan 7 responden (35%) pada kelompok eksperimen mengalami derajat shivering 4. Hasil uji Mann-Whitney didapatkan hasil p = 0.143 (p>0.05) menjelaskan bahwa tidak ada pengaruh pemberian hotpack terhadap penurunan derajat shivering sehingga ha ditolak. Kesimpulannya, ada pengaruh hotpack terhadap penurunan derajat shivering pada pasien pasca anestesi di RSUD Cilacap.
Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda
Title: Pengaruh Pemberian Hotpack Terhadap Penurunan Derajat Shivering Pada Pasien Pasca Anestesi Di RSUD Cilacap
Description:
Shivering pasca anestesi merupakan komplikasi yang sering terjadi dan dapat mengganggu kenyamanan serta meningkatkan kebutuhan metabolik pasien.
Pemberian hotpack sebagai intervensi nonfarmakologis menjadi salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengurangi shivering.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian hotpack terhadap penurunan derajat shivering pada pasien pasca anestesi di RSUD Cilacap.
Desain penelitian menggunakan Quasi eksperiment dengan pendekatan pretest-posttest control group.
Sebanyak 40 responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi yang diberikan hotpack dan kelompok kontrol yang diberikan selimut biasa.
Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan skala derajat shivering Alfonsi dan dianalisis dengan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney.
Hasil penelitian responden terbanyak mengalami derajat shivering 3, terdapat 8 responden (40%) pada kelompok kontrol dan 7 responden (35%) pada kelompok eksperimen mengalami derajat shivering 4.
Hasil uji Mann-Whitney didapatkan hasil p = 0.
143 (p>0.
05) menjelaskan bahwa tidak ada pengaruh pemberian hotpack terhadap penurunan derajat shivering sehingga ha ditolak.
Kesimpulannya, ada pengaruh hotpack terhadap penurunan derajat shivering pada pasien pasca anestesi di RSUD Cilacap.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Implementasi Pemberian Hot Pack Untuk Menurunkan Derajat Shivering Pada Pasien Pasca Anestesi
Implementasi Pemberian Hot Pack Untuk Menurunkan Derajat Shivering Pada Pasien Pasca Anestesi
Anestesi adalah penghilang rasa sakit yang dibagi menjadi anestesi general, regional, dan lokal berdasarkan seberapa efektifnya. Salah satu komplikasi pada pasca anestesi adalah sh...
PENGARUH PEMBERIAN INFUS HANGAT TERHADAP KEJADIAN SHIVERING PADA PASIEN SPINAL ANESTESI DI RS MUHAMMADIYAH LAMONGAN
PENGARUH PEMBERIAN INFUS HANGAT TERHADAP KEJADIAN SHIVERING PADA PASIEN SPINAL ANESTESI DI RS MUHAMMADIYAH LAMONGAN
Spinal anestesi merupakan tindakan menghilangkan sensorik motorik dengan dimasukkannya obat ke rongga subarachnoid, efek samping setelah tindakan spinal anestesi yaitu Post Anesthe...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
HUBUNGAN HEMODINAMIK TERHADAP KEJADIAN INTRA OPERATIVE NAUSEA AND VOMITING (IONV) PADA PASIEN SPINAL ANESTESI DI RSUD BENDAN
HUBUNGAN HEMODINAMIK TERHADAP KEJADIAN INTRA OPERATIVE NAUSEA AND VOMITING (IONV) PADA PASIEN SPINAL ANESTESI DI RSUD BENDAN
Spinal anestesi adalah teknik melakukan anestesi blok neuroaksial dengan menyuntikkan anestesi lokal atau obat adjuvan ke dalam ruang subaraknoid. Tindakan spinal anestesi memiliki...
Comparison of Tramadol and Pethidine for Control of Shivering Following Central Neuraxial Blockade
Comparison of Tramadol and Pethidine for Control of Shivering Following Central Neuraxial Blockade
Background: Central neuraxial blockade is associated with shivering in 40-60% of the patients. A popularly used drug to control shivering is pethidine. The present study was conduc...
EDUKASI PENATALAKSANAAN NON FARMAKOLOGI KOMPLIKASI PASCA ANESTESI MELALUI BUKU SAKU BERBASIS ANDROID
EDUKASI PENATALAKSANAAN NON FARMAKOLOGI KOMPLIKASI PASCA ANESTESI MELALUI BUKU SAKU BERBASIS ANDROID
Anestesi merupakan salah satu cara untuk menghilangkan rasa sakit pada saat pembedahan. Anestesi dibagi menjadi 2 yaitu anestesi umum dan anestesi regional. Beberapa komplikasi dap...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...

