Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Manajemen Pembelajaran Bermuatan Lokal di SMP

View through CrossRef
Abstrak:     Penelitian ini mengkaji tentang Manajemen Pembelajaran Bermuatan Lokal Di SMPN 7 Enrekang. Fokus penelitian ini adalah Bagaimana gambaran manajemen pembelajaran bermuata lokal yang meliputi (a) perencanaan, (b) pelaksanaan, dan  (c) evaluasi di SMPN 7 Enrekang. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran manajemen pembelajaran bermuatan lokal di SMPN 7 Enrekang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakasek kurikulum, dan guru mata pelajaran muatan lokal. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian tentang manajemen pembelajaran bermuatan lokal di smp negeri 7 enrekang menunjukkan bahwa: (1) perencanaan pembelajaran bermuatan lokal di mulai dengan penyusunan silabus dan RPP yakni disesuaikan dengan kurikulum 2013 yang berisi tentang nilai karakter dan nilai kompetensi. (2) pelaksanaan pembelajaran kemudian di sesuaikan dengan silabus dan RPP yang diterapkan dalam proses pembelajaran yang di dalamnya terdapat kompetensi inti, kompetnsi dasar, indikator, metode pembelajran, media pembelajaran, materi pembelajaran, dan langkah-langkah pembelajaran yang meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatn inti, dan kegiatan penutup. (3) evaluasi pembelajaran bermuatan lokal menggunakan penilaian sikap, pengetahuan, dan ketrampilan. Penilaian sikap yaitu penilaian pada saat proses pembelajaran seperti siswa yang aktif, sopan, dan bertanggung jawab. Penilaian pengetahuan berupa penilaian tes seperti ulangan harian, ulangan tengah semster, dan ulangan akhir semester, sedangkan penilaian keterampilan seperti penilaian produk, proyek, dan portofolio. Jadi, kesimpulannya bahwa manajemen pembelajaran bermuatan lokal di SMPN 7 Enrekang sudah terlaksana melalui pencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi namun masih terdapat sedikit kendala pada proses pembelajarannya yaitu guru masih kurang memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran.Kata kunci:    Manajemen Pembelajaran, Muatan LokalAbstract:       This study examines the management of locally-charged learning in state junior high school 7 Enrekang. The focus of this research is on how local management images are charged which include (a) planning, (b) implementation, and (c) evaluation of in-state junior high school 7 Enrekang. The purpose of this study was to obtain a picture of locally charged learning in state junior high school 7 Enrekang. The approach used in this study is a qualitative descriptive approach. The data sources in this study were principals, curriculum principals, and local content subject teachers. Techniques for collecting data through observation,  interviews, and documentation. Data analysis techniques through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of research on learning management are locally charged in-state junior high school 7 Enrekang show that: (1) local-charged learning planning begins with the preparation of syllabus and lesson plans which are adjusted to the 2013 curriculum which contains character values and competency values. (2) the implementation of learning is then adjusted to the syllabus and lesson plans that are applied in the learning process in which there are core competencies, basic competencies, indicators, learning methods, learning media, learning materials, and learning steps which include preliminary activities, core activities, and closing activities. (3) locally-charged learning evaluation using assessment of attitudes, knowledge, and skills. Attitude assessment is an assessment during the learning process of students who are active, polite, and responsible. Knowledge assessment in the form of assessment of tests such as daily tests, midterm tests, and end of semester tests while skills assessment such as product, project, and portfolio valuation.  So, the conclusion is that the management of locally charged learning in state junior high school 7 Enrekang has been carried out but there are still a few obstacles in the learning process, namely teachers still lack the motivation to be more active in the learning process.
Title: Manajemen Pembelajaran Bermuatan Lokal di SMP
Description:
Abstrak:     Penelitian ini mengkaji tentang Manajemen Pembelajaran Bermuatan Lokal Di SMPN 7 Enrekang.
Fokus penelitian ini adalah Bagaimana gambaran manajemen pembelajaran bermuata lokal yang meliputi (a) perencanaan, (b) pelaksanaan, dan  (c) evaluasi di SMPN 7 Enrekang.
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran manajemen pembelajaran bermuatan lokal di SMPN 7 Enrekang.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif.
Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakasek kurikulum, dan guru mata pelajaran muatan lokal.
Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian tentang manajemen pembelajaran bermuatan lokal di smp negeri 7 enrekang menunjukkan bahwa: (1) perencanaan pembelajaran bermuatan lokal di mulai dengan penyusunan silabus dan RPP yakni disesuaikan dengan kurikulum 2013 yang berisi tentang nilai karakter dan nilai kompetensi.
(2) pelaksanaan pembelajaran kemudian di sesuaikan dengan silabus dan RPP yang diterapkan dalam proses pembelajaran yang di dalamnya terdapat kompetensi inti, kompetnsi dasar, indikator, metode pembelajran, media pembelajaran, materi pembelajaran, dan langkah-langkah pembelajaran yang meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatn inti, dan kegiatan penutup.
(3) evaluasi pembelajaran bermuatan lokal menggunakan penilaian sikap, pengetahuan, dan ketrampilan.
Penilaian sikap yaitu penilaian pada saat proses pembelajaran seperti siswa yang aktif, sopan, dan bertanggung jawab.
Penilaian pengetahuan berupa penilaian tes seperti ulangan harian, ulangan tengah semster, dan ulangan akhir semester, sedangkan penilaian keterampilan seperti penilaian produk, proyek, dan portofolio.
Jadi, kesimpulannya bahwa manajemen pembelajaran bermuatan lokal di SMPN 7 Enrekang sudah terlaksana melalui pencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi namun masih terdapat sedikit kendala pada proses pembelajarannya yaitu guru masih kurang memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran.
Kata kunci:    Manajemen Pembelajaran, Muatan LokalAbstract:       This study examines the management of locally-charged learning in state junior high school 7 Enrekang.
The focus of this research is on how local management images are charged which include (a) planning, (b) implementation, and (c) evaluation of in-state junior high school 7 Enrekang.
The purpose of this study was to obtain a picture of locally charged learning in state junior high school 7 Enrekang.
The approach used in this study is a qualitative descriptive approach.
The data sources in this study were principals, curriculum principals, and local content subject teachers.
Techniques for collecting data through observation,  interviews, and documentation.
Data analysis techniques through data reduction, data presentation, and conclusion drawing.
The results of research on learning management are locally charged in-state junior high school 7 Enrekang show that: (1) local-charged learning planning begins with the preparation of syllabus and lesson plans which are adjusted to the 2013 curriculum which contains character values and competency values.
(2) the implementation of learning is then adjusted to the syllabus and lesson plans that are applied in the learning process in which there are core competencies, basic competencies, indicators, learning methods, learning media, learning materials, and learning steps which include preliminary activities, core activities, and closing activities.
(3) locally-charged learning evaluation using assessment of attitudes, knowledge, and skills.
Attitude assessment is an assessment during the learning process of students who are active, polite, and responsible.
Knowledge assessment in the form of assessment of tests such as daily tests, midterm tests, and end of semester tests while skills assessment such as product, project, and portfolio valuation.
  So, the conclusion is that the management of locally charged learning in state junior high school 7 Enrekang has been carried out but there are still a few obstacles in the learning process, namely teachers still lack the motivation to be more active in the learning process.

Related Results

Pengaruh Pembelajaran Jarak Jauh Bermuatan STEAM Terhadap Karakter Kreatif dan Kemandirian
Pengaruh Pembelajaran Jarak Jauh Bermuatan STEAM Terhadap Karakter Kreatif dan Kemandirian
Pandemi covid-19 berdampak pada bidang pendidikan. Pendidikan yang semula dengan metode tatap muka, kini diubah menjadi pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran yang sesuai saat pembe...
Penggunaan Video Pembelajaran Bermuatan Karakter Dalam Proses Pembelajaran Matematika
Penggunaan Video Pembelajaran Bermuatan Karakter Dalam Proses Pembelajaran Matematika
Video pembelajaran merupakan alat yang efektif dalam memfasilitasi pembelajaran matematika yang menarik dan bermakna. Namun, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, penting untuk...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENGUATAN PENDIDIKAN ANTIKORUPSI MELALUI PEMBELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 1 KOTA SEMARANG
PENGUATAN PENDIDIKAN ANTIKORUPSI MELALUI PEMBELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 1 KOTA SEMARANG
Fondasi awal pencegahan tindak korupsi dapat dilakukan melalui penanaman Pendidikan Antikorupsi pada tingkat pendidikan. Salah satu caranya dengan penanaman nilai-nilai Antikorupsi...
PENDIDIKAN KARAKTER BERMUATAN TRI KAYA PARISUDHA DI PRATAMA WIDYA PASRAMAN SARASWATI
PENDIDIKAN KARAKTER BERMUATAN TRI KAYA PARISUDHA DI PRATAMA WIDYA PASRAMAN SARASWATI
Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan metode-metode pendidikan karakter bermuatan tri kaya parisudha di Pratama Widya Pasraman Saraswati, (2) mendeskripsikan nilai-nila...
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI RELIGIUS DAN NASIONALISME
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI RELIGIUS DAN NASIONALISME
Penulis tertarik ingin mengetahui bagaimana implementasi dari perencanaan, pengorganisasian, Pelaksanaan, dan Pengawasan Manajemen Pendidikan karakter berbasis muatan lokal aswaja ...
Problem Based Learning Bermuatan Kearifan Lokal terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa SMP
Problem Based Learning Bermuatan Kearifan Lokal terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa SMP
Kemampuan berpikir kritis siswa kelas pada mata pelajaran IPA memiliki persentase yang masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model problem based le...
Pop Up Book Berbasis Project Based Learning Bermuatan Kearifan Lokal untuk Siswa Kelas IV SD
Pop Up Book Berbasis Project Based Learning Bermuatan Kearifan Lokal untuk Siswa Kelas IV SD
Kurangnya media pembelajaran bermuatan kearifan lokal dan rendahnya pembelajaran yang memungkinkan peserta didik belajar secara langsung berdampak pada rendahnya hasil belajar sisw...

Back to Top