Javascript must be enabled to continue!
Analisis kepuasan mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Tari terhadap pelayanan akademik STKIP PGRI Banjarmasin
View through CrossRef
Berdasarkan survei (2010) oleh pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Seni Tari STKIP PGRI Banjarmasin sebagian mahasiswa merasa ada dosen yang kehadiran dalam perkuliahannya kurang tanpa sebab yang jelas, pengumuman nilai hasil ujian tidak tepat waktu, penggunaan jam mengajar tidak optimal, dosen kurang memberikan umpan balik atas tugas mahasiswa .Berdasarkan hasil survei inilah perlu kiranya diadakan penelitian pada seluruh mahasiswa agar diperoleh gambaran yang lengkap tentang kepuasan mahasiswa program studi Pendidikan Seni Tari karena survei yang dilakukan tersebut belum dijelaskan jumlah sampel, teknik pengambilan sampel, dan instrumen penelitiannya. Pengetahuan tentang kepuasan mahasiswa akan memberikan banyak manfaat. Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan 1) harapan mahasiswa atas layanan akademik STKIP PGRI Banjarmasin, 2) persepsi realisasi performa layanan menurut pandangan mahasiswa, 3) untuk mengetahui gap atau kesenjangan antara tingkat ekspektasi dan persepsi terhadap layanan akademik, memberi informasi prioritas layanan yang harus diperbaiki oleh STKIP PGRI Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan angket. Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Seni Tari angkatan tahun 2012-2014 yang jumlah populasinya 169 mahasiswa, sampel yang dipilih untuk dijadikan subyek penelitian dengan menggunakan rumus Slovin dan berjumlah 119 sampel. Hasil penelitian menunjukkan ekspektasi mahasiswa atas layanan akademik berada pada kisaran rata-rata skor 4,51 s.d. 4,62 dengan kategori penting. Realisasi performa persepsi layanan berada pada kisaran rata-rata skor 3,14 s.d 3,73 dengan kategoru puas. Gap atau kesenjangan terjdi jarak signifikan yaitu pada kisaran rata-rata skor -1,41 s.d. -0,89 dan terjadi kesenjangan negatif atau kurang puas. Prioritas layanan yang harus dilakukan perbaikan oleh STKIP PGRI Banjarmasin pada inner-personelity dan capability dari diri pengelola layanan. Faktor tersebut dirangkum dalam Bukti Langsung (tangibles) dan daya tanggap (responsibility). Simpulan dari penelitian bahwa ekpekasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Tari pada kategori sangat penting terdapat pada variabel tangibles. Perasepsi berada pada kategori Puas terutama pada variabel reliability. Skor GAP terjadi kesenjangan negative atau ni bawah nol. Saran untuk STKIP PGRI Banjarmasin supaya memprioritaskan aspek yang berada pada kuadran II
Title: Analisis kepuasan mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Tari terhadap pelayanan akademik STKIP PGRI Banjarmasin
Description:
Berdasarkan survei (2010) oleh pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Seni Tari STKIP PGRI Banjarmasin sebagian mahasiswa merasa ada dosen yang kehadiran dalam perkuliahannya kurang tanpa sebab yang jelas, pengumuman nilai hasil ujian tidak tepat waktu, penggunaan jam mengajar tidak optimal, dosen kurang memberikan umpan balik atas tugas mahasiswa .
Berdasarkan hasil survei inilah perlu kiranya diadakan penelitian pada seluruh mahasiswa agar diperoleh gambaran yang lengkap tentang kepuasan mahasiswa program studi Pendidikan Seni Tari karena survei yang dilakukan tersebut belum dijelaskan jumlah sampel, teknik pengambilan sampel, dan instrumen penelitiannya.
Pengetahuan tentang kepuasan mahasiswa akan memberikan banyak manfaat.
Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan 1) harapan mahasiswa atas layanan akademik STKIP PGRI Banjarmasin, 2) persepsi realisasi performa layanan menurut pandangan mahasiswa, 3) untuk mengetahui gap atau kesenjangan antara tingkat ekspektasi dan persepsi terhadap layanan akademik, memberi informasi prioritas layanan yang harus diperbaiki oleh STKIP PGRI Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif.
Teknik pengumpulan data dengan angket.
Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Seni Tari angkatan tahun 2012-2014 yang jumlah populasinya 169 mahasiswa, sampel yang dipilih untuk dijadikan subyek penelitian dengan menggunakan rumus Slovin dan berjumlah 119 sampel.
Hasil penelitian menunjukkan ekspektasi mahasiswa atas layanan akademik berada pada kisaran rata-rata skor 4,51 s.
d.
4,62 dengan kategori penting.
Realisasi performa persepsi layanan berada pada kisaran rata-rata skor 3,14 s.
d 3,73 dengan kategoru puas.
Gap atau kesenjangan terjdi jarak signifikan yaitu pada kisaran rata-rata skor -1,41 s.
d.
-0,89 dan terjadi kesenjangan negatif atau kurang puas.
Prioritas layanan yang harus dilakukan perbaikan oleh STKIP PGRI Banjarmasin pada inner-personelity dan capability dari diri pengelola layanan.
Faktor tersebut dirangkum dalam Bukti Langsung (tangibles) dan daya tanggap (responsibility).
Simpulan dari penelitian bahwa ekpekasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Tari pada kategori sangat penting terdapat pada variabel tangibles.
Perasepsi berada pada kategori Puas terutama pada variabel reliability.
Skor GAP terjadi kesenjangan negative atau ni bawah nol.
Saran untuk STKIP PGRI Banjarmasin supaya memprioritaskan aspek yang berada pada kuadran II.
Related Results
Bentuk Penyajian da Struktur Gerak Tari Pat Kupati di Sanggar Seni Nuansa Banjarmasin
Bentuk Penyajian da Struktur Gerak Tari Pat Kupati di Sanggar Seni Nuansa Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian pada tari Pat Kupati di Sanggar Seni Nuansa Banjarmasin. Dan untuk mendeskripsikan Struktur Gerak Tari Pat Kupati. M...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pelatihan Tari Kreasi sebagai Bentuk Apresiasi Seni Tari
Pelatihan Tari Kreasi sebagai Bentuk Apresiasi Seni Tari
Pendidikan seni ialah pendidikan yang memberikan wadah bagi anak untuk mengapresiasi diri sendiri dan lingkungan. Apresiasi akan timbul apabila pembelajaran dilaksanakan dengan bai...
FAKTOR KESULITAN BELAJAR TARI GOLEK AYUN-AYUN BAGI MAHASISWA SENI TARI DI PRODI PENDIDIKAN SENI PERTUNJUKAN
FAKTOR KESULITAN BELAJAR TARI GOLEK AYUN-AYUN BAGI MAHASISWA SENI TARI DI PRODI PENDIDIKAN SENI PERTUNJUKAN
Tari Jawa merupakan salah satu mata kuliah yang termasuk tari nusantara yang wajib dikuasai oleh mahasiswa seni tari di Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP UNTAN. Tujuannya agar...
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
Membuat seni lukis sebagai landasan berkarya yang mengikuti kaidah seni lukis dengan baik dan mampu menguasai konsep berkarya dan teknik seni lukis. Selanjutnya seni lukis menjadi ...
Transformasi Pendidikan Seni melalui Teknologi: Memperluas Horison Kreativitas dalam Pembelajaran Seni Tari
Transformasi Pendidikan Seni melalui Teknologi: Memperluas Horison Kreativitas dalam Pembelajaran Seni Tari
Artikel ini membahas pentingnya transformasi pendidikan seni tari melalui pemanfaatan teknologi untuk memperluas kreativitas dalam pembelajaran. Dengan melakukan tinjauan literatur...
PENERAPAN TEKNIK MANAJEMEN DIRI DAPAT MENGURANGI KEBIASAAN PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG
PENERAPAN TEKNIK MANAJEMEN DIRI DAPAT MENGURANGI KEBIASAAN PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG
Penelitian ini dilakukan di STKIP Muhammadiyah Enrekang dengan jumlah 8 orang. Masalah dalam penelitian ini adalah Mahasiswa yang memiliki prilaku prokrastinasi akademik. Peneliti...
PELESTARIAN TARI GALOMBANG DUO BALEH MELALUI PENCIPTAAN TARI TATAGOK
PELESTARIAN TARI GALOMBANG DUO BALEH MELALUI PENCIPTAAN TARI TATAGOK
The existence of the "Galombang Duo Baleh" Dance among the young generation of cultural heirs in Nagari Pitalah is in an alarming condition. It is clear that the lack of interest o...

