Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TINDAKAN STRUKTURAL MITIGASI BENCANA PEMERINTAH DI INDONESIA

View through CrossRef
<p><em>The purpose of this research is to find out how the actions of the Indonesian government in dealing with disasters that often occur in Indonesia. Indonesia's geographical location which is between two oceans and three tectonic plates makes Indonesia a country that is very vulnerable to a disaster. With the great potential for the occurrence of a natural disaster, a real action from the government is needed to be able to overcome the disaster. Structural regulations and mitigation from the government are very much needed in tackling a disaster that occurs in Indonesia. </em><em>The method of this research is</em><em> a qualitative method with a literature study approach. The theory used </em><em>in this research </em><em>is the functional structural theory </em><em>to</em><em> see how the government works in overcoming disaster</em><em> </em><em>in Indonesia. The results of this research </em><em>indicate </em><em>that the government has regulated various things about disaster mitigation from pre-, post-disaster, even to regional and city planning in order to avoid serious damage and losses. However, even though the government has well-designed disaster mitigation in regulations or government actions, we still cannot see concrete actions taken by the government. Therefore, the government must continue to improve the laws that have been made and have more control over the policies and implementations that are carried out to reduce disaster risk in Indonesia.</em></p><p><strong><em>Keywords: Disaster, Mitigation, Government, Indonesia</em></strong></p><p><strong>Abstrak</strong></p><p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tindakan dari pemerintah Indonesia dalam hal menanggulangi bencana yang sering terjadi di Indonesia. Letak geografis Indonesia yang berada pada antara dua samudra dan tiga lempeng tektonik menjadikan Indonesia sebagai negara yang sangat rentan terjadinya suatu bencana. Dengan adanya potensi yang besar terhadap terjadinya suatu bencana alam diperlukan suatu tindakan nyata dari pemerintahan untuk dapat mengatasi dan menanggulangi adanya bencana tersebut. Peraturan dan mitigasi struktural dari pemerintahan sangat dibutuhkan dalam menanggulangi suatu bencana yang terjadi Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Teori yang digunakan ialah teori struktural fungsional karena dengan ini kita bisa melihat bagaimana pemerintah bekerja dalam mengatasi bencana di Indonesia. Hasil dari penelitian yang dilakukan ini adalah kita dapat mengetahui bahwa pemerintah sudah mengatur berbagai hal tentang mitigasi bencana dari pra, pasca bencana, bahkan sampai pada perencanaan wilayah dan kota agar dapat menghindari dari adanya kerusakan dan kerugian yang parah. Akan tetapi meskipun pemerintah sudah merancang dengan baik tentang mitigasi bencana pada peraturan ataupun tindakan pemerintah masih belum dapat kita lihat dengan nyata tindakan yang dilakukan oleh pemerintah. Oleh karena itu pemerintah harus terus memperbaiki undang-undang yang sudah dibuat dan lebih mengontrol akan kebijakan dan pelaksanaan yang dilakukan untuk dapat mengurangi risiko bencana di Indonesia.</p><strong>Kata Kunci: Bencana, Mitigasi, Pemerintah, Indonesia </strong>
Title: TINDAKAN STRUKTURAL MITIGASI BENCANA PEMERINTAH DI INDONESIA
Description:
<p><em>The purpose of this research is to find out how the actions of the Indonesian government in dealing with disasters that often occur in Indonesia.
Indonesia's geographical location which is between two oceans and three tectonic plates makes Indonesia a country that is very vulnerable to a disaster.
With the great potential for the occurrence of a natural disaster, a real action from the government is needed to be able to overcome the disaster.
Structural regulations and mitigation from the government are very much needed in tackling a disaster that occurs in Indonesia.
</em><em>The method of this research is</em><em> a qualitative method with a literature study approach.
The theory used </em><em>in this research </em><em>is the functional structural theory </em><em>to</em><em> see how the government works in overcoming disaster</em><em> </em><em>in Indonesia.
The results of this research </em><em>indicate </em><em>that the government has regulated various things about disaster mitigation from pre-, post-disaster, even to regional and city planning in order to avoid serious damage and losses.
However, even though the government has well-designed disaster mitigation in regulations or government actions, we still cannot see concrete actions taken by the government.
Therefore, the government must continue to improve the laws that have been made and have more control over the policies and implementations that are carried out to reduce disaster risk in Indonesia.
</em></p><p><strong><em>Keywords: Disaster, Mitigation, Government, Indonesia</em></strong></p><p><strong>Abstrak</strong></p><p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tindakan dari pemerintah Indonesia dalam hal menanggulangi bencana yang sering terjadi di Indonesia.
Letak geografis Indonesia yang berada pada antara dua samudra dan tiga lempeng tektonik menjadikan Indonesia sebagai negara yang sangat rentan terjadinya suatu bencana.
Dengan adanya potensi yang besar terhadap terjadinya suatu bencana alam diperlukan suatu tindakan nyata dari pemerintahan untuk dapat mengatasi dan menanggulangi adanya bencana tersebut.
Peraturan dan mitigasi struktural dari pemerintahan sangat dibutuhkan dalam menanggulangi suatu bencana yang terjadi Indonesia.
Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka.
Teori yang digunakan ialah teori struktural fungsional karena dengan ini kita bisa melihat bagaimana pemerintah bekerja dalam mengatasi bencana di Indonesia.
Hasil dari penelitian yang dilakukan ini adalah kita dapat mengetahui bahwa pemerintah sudah mengatur berbagai hal tentang mitigasi bencana dari pra, pasca bencana, bahkan sampai pada perencanaan wilayah dan kota agar dapat menghindari dari adanya kerusakan dan kerugian yang parah.
Akan tetapi meskipun pemerintah sudah merancang dengan baik tentang mitigasi bencana pada peraturan ataupun tindakan pemerintah masih belum dapat kita lihat dengan nyata tindakan yang dilakukan oleh pemerintah.
Oleh karena itu pemerintah harus terus memperbaiki undang-undang yang sudah dibuat dan lebih mengontrol akan kebijakan dan pelaksanaan yang dilakukan untuk dapat mengurangi risiko bencana di Indonesia.
</p><strong>Kata Kunci: Bencana, Mitigasi, Pemerintah, Indonesia </strong>.

Related Results

Skema Mitigasi Tsunami Mendatang di Pelabuhan Garongkong, Barru, Sulawesi Selatan
Skema Mitigasi Tsunami Mendatang di Pelabuhan Garongkong, Barru, Sulawesi Selatan
Indonesia merupakan negara yang sangat rawan dilanda bencana gempa yang dapat diikuti oleh tsunami. Bencana tsunami merupakan fenomena alam ataupun bencana alam yang sama sekali ti...
Implementasi Pemanfaatan Media Digital Untuk Sosialisasi Siaga Bencana Dini
Implementasi Pemanfaatan Media Digital Untuk Sosialisasi Siaga Bencana Dini
Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Mitigasi bencana gempa perlu dilakukan sebagai langkah kesiapsiagaan sebelum benc...
OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN ANAK USIA SEKOLAH DALAM MITIGASI BENCANA
OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN ANAK USIA SEKOLAH DALAM MITIGASI BENCANA
Anak usia sekolah memiliki risiko rentan menjadi korban bencana sehingga perlu dioptimalkan pengetahuan dan keterampilannya dalam mitigasi dan penanganan bencana baik secara formal...
Literature Review: Pengaruh Pendidikan Mitigasi Bencana Terhadap Kesiapsiagaan Masyarakat
Literature Review: Pengaruh Pendidikan Mitigasi Bencana Terhadap Kesiapsiagaan Masyarakat
Abstrak   Indonesia memiliki risiko bencana yang tinggi akibat letak geografisnya yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama. Minimnya kesiapsiagaan masyarakat seringka...
ANALISIS SEBARAN ALIRAN LAVA UNTUK PEMBUATAN PETA MITIGASI BENCANA GUNUNG SLAMET
ANALISIS SEBARAN ALIRAN LAVA UNTUK PEMBUATAN PETA MITIGASI BENCANA GUNUNG SLAMET
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki wilayah rawan bencana alam  yang disebabkan oleh beberapa hal antara lain  banjir, tanah longsor, tsunami, gempa bumi, dan  erup...
Tingkat Ancaman Multi Bencana Alam di Kabupaten Karanganyar
Tingkat Ancaman Multi Bencana Alam di Kabupaten Karanganyar
<em><span lang="EN-US">Kabupaten </span><span>Karanganyar</span><span lang="EN-US">, Provinsi </span><span>Jawa Tengah</span>&...
Pembentukan Relawan Kebencanaan Di Desa Tanjung Luar Sebagai Bentuk Kesiapsiagaan Dalam Menghadapi Bencana
Pembentukan Relawan Kebencanaan Di Desa Tanjung Luar Sebagai Bentuk Kesiapsiagaan Dalam Menghadapi Bencana
Pembentukan relawan kebencanaan sebagai salah satu program kerja KKN Desa Tanjung Luar sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana  terlaksana dengan baik berkat kerjasam...
PEMBERDAYAAN SISWA MELALUI PERMAINAN PUBG’S (PAPAN EDUKASI BENCANA GEMPA DAN TSUNAMI)
PEMBERDAYAAN SISWA MELALUI PERMAINAN PUBG’S (PAPAN EDUKASI BENCANA GEMPA DAN TSUNAMI)
Latar Belakang: Sumatera Barat khususnya Kota Padang merupakan salah satu kota yang rawan terkena bencana alam, seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir dan longsor. Per...

Back to Top