Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Identifikasi Miskonsep yang Dialami Siswa pada Materi Sistem Reproduksi dengan Menggunakan CRI (Certainty of Response Index)

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil identifikasi miskonsepsi yang terjadi pada siswa dengan menggunakan teknik CRI (Certainty of Response Index), persentase siswa yang mengalami miskonsepsi, submateri yang paling banyak mengalami miskonsepsi serta penyebab siswa mengalami miskonsepsi.  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran sangat penting dalam keberlangsungan pembelajaran terutama materi biologi yang dianggap sebagai pembelajaran yang sulit untuk dipahami karena banyak mengandung konsep dan kata-kata ilmiah yang sulit dipahami. Ketidakpahaman peserta didik mengenai suatu materi dapat menyulitkan peserta didik dalam mengaitkan suatu konsep yang saling berhubungan hal ini yang dapat menyebabkan miskonsepsi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Dalam penelitian ini yang menjadi sampel yaitu kelas XI IPA 1 yang berjumlah 31 siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda yang disertai dengan CRI (Certainty of Response Index) berjumlah 25 butir soal dan angket. Data yang didapat menunjukkan siswa mengalami miskonsepsi sebesar 27% dengan kategori rendah atau hanya sebagian siswa. Miskonsepsi tertinggi ada pada subkonsep fertilisasi, yaitu sebesar 35,48% sedangkan miskonsepsi terendah ada pada subkonsep kehamilan, yaitu sebesar 19,35%. Hal tersebut jika dilihat dari hasil angket dikarenakan kurangnya minat belajar siswa dan siswa menginterpretasikan sebuah materi sesuai pemahamannya sendiri.
Title: Identifikasi Miskonsep yang Dialami Siswa pada Materi Sistem Reproduksi dengan Menggunakan CRI (Certainty of Response Index)
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil identifikasi miskonsepsi yang terjadi pada siswa dengan menggunakan teknik CRI (Certainty of Response Index), persentase siswa yang mengalami miskonsepsi, submateri yang paling banyak mengalami miskonsepsi serta penyebab siswa mengalami miskonsepsi.
  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran sangat penting dalam keberlangsungan pembelajaran terutama materi biologi yang dianggap sebagai pembelajaran yang sulit untuk dipahami karena banyak mengandung konsep dan kata-kata ilmiah yang sulit dipahami.
Ketidakpahaman peserta didik mengenai suatu materi dapat menyulitkan peserta didik dalam mengaitkan suatu konsep yang saling berhubungan hal ini yang dapat menyebabkan miskonsepsi.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif.
Dalam penelitian ini yang menjadi sampel yaitu kelas XI IPA 1 yang berjumlah 31 siswa.
Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda yang disertai dengan CRI (Certainty of Response Index) berjumlah 25 butir soal dan angket.
Data yang didapat menunjukkan siswa mengalami miskonsepsi sebesar 27% dengan kategori rendah atau hanya sebagian siswa.
Miskonsepsi tertinggi ada pada subkonsep fertilisasi, yaitu sebesar 35,48% sedangkan miskonsepsi terendah ada pada subkonsep kehamilan, yaitu sebesar 19,35%.
Hal tersebut jika dilihat dari hasil angket dikarenakan kurangnya minat belajar siswa dan siswa menginterpretasikan sebuah materi sesuai pemahamannya sendiri.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Pedagogí­a Crí­tica
Pedagogí­a Crí­tica
Bórquez Bustos, Rodolfo Trillas, 2006 El libro presentado por Bórquez muestra un recorrido por las distintas corrientes ideológicas ligadas con la modernidad, primero desde un punt...
Novel Combination Drug Regimens Using Hypomethylating Agents in Treatment of Elderly Patients with Newly Diagnosed Acute Myeloid Leukemia
Novel Combination Drug Regimens Using Hypomethylating Agents in Treatment of Elderly Patients with Newly Diagnosed Acute Myeloid Leukemia
INTRODUCTION -The prognosis of acute myeloid leukemia (AML) in elderly population is inherently poor due to multiple factors including: frailty, medical co-morbidities and high tre...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO  Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Guru di SDN Koripan menggunakan alat peraga dalam setiap pembelajarannya terumata pada mata pelajaran IPA. Guru menggunakan alat peraga sebagai alat bantu untuk menjelaskan kepada ...

Back to Top