Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Budaya untuk Kemandirian: Membangun Fondasi Kalurahan Budaya Grogol melalui Pendekatan Culture-Based Rural Development

View through CrossRef
Pembangunan desa berbasis budaya menjadi strategi penting dalam mewujudkan kemandirian desa dan penguatan identitas lokal. Kalurahan Grogol terletak di Kapanewon Paliyan, Gunungkidul, merupakan wilayah yang memiliki kekayaan seni, tradisi, dan warisan budaya. Kekayaan seni budaya tersebut belum terkelola secara sistematis sehingga aktivitas budaya bersifat insidental. Program Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada tahun 2025 dilaksanakan untuk membangun fondasi Rintisan Kalurahan Budaya melalui pendekatan culture-based rural development. Program ini menargetkan dua isu utama, yaitu ketiadaan masterplan budaya dan minimnya program pelestarian budaya yang terstruktur. Metode pelaksanaan meliputi penyusunan masterplan budaya, peningkatan kapasitas pelaku budaya, pembentukan dan aktivasi sanggar, digitalisasi publikasi budaya, serta pendampingan berkelanjutan selama enam bulan. Hasil program menunjukkan capaian strategis berupa tersusunnya Masterplan Kalurahan Budaya Grogol, meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam pelatihan manajemen sanggar, adibusana, dan pranata adicara, serta aktifnya kembali komunitas seni seperti gejlog lesung, karawitan anak, dan penari cilik. Kegiatan festival budaya seperti Festival Dakon dan Nguri-uri Kabudayan berhasil menyediakan ruang interaksi lintas generasi dan memperkuat ekosistem budaya lokal. Selain itu, digitalisasi kegiatan budaya melalui website dan TikTok kalurahan telah meningkatkan visibilitas kegiatan seni budaya di Kalurahan Grogol. Temuan terkait lemahnya literasi aksara Jawa pada generasi muda menjadi catatan penting untuk pengembangan program tahun berikutnya. Secara keseluruhan, program berhasil memperkuat keterlibatan masyarakat dalam kegiatan seni budaya, dan membangun fondasi pembangunan menuju penetapan Kalurahan Budaya Grogol. Temuan ini menunjukkan bahwa pembangunan desa berbasis budaya, khususnya di Kalurahan Grogol, dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kohesi sosial, identitas lokal, serta ketahanan sosial-ekonomi masyarakat pedesaan.
Title: Budaya untuk Kemandirian: Membangun Fondasi Kalurahan Budaya Grogol melalui Pendekatan Culture-Based Rural Development
Description:
Pembangunan desa berbasis budaya menjadi strategi penting dalam mewujudkan kemandirian desa dan penguatan identitas lokal.
Kalurahan Grogol terletak di Kapanewon Paliyan, Gunungkidul, merupakan wilayah yang memiliki kekayaan seni, tradisi, dan warisan budaya.
Kekayaan seni budaya tersebut belum terkelola secara sistematis sehingga aktivitas budaya bersifat insidental.
Program Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada tahun 2025 dilaksanakan untuk membangun fondasi Rintisan Kalurahan Budaya melalui pendekatan culture-based rural development.
Program ini menargetkan dua isu utama, yaitu ketiadaan masterplan budaya dan minimnya program pelestarian budaya yang terstruktur.
Metode pelaksanaan meliputi penyusunan masterplan budaya, peningkatan kapasitas pelaku budaya, pembentukan dan aktivasi sanggar, digitalisasi publikasi budaya, serta pendampingan berkelanjutan selama enam bulan.
Hasil program menunjukkan capaian strategis berupa tersusunnya Masterplan Kalurahan Budaya Grogol, meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam pelatihan manajemen sanggar, adibusana, dan pranata adicara, serta aktifnya kembali komunitas seni seperti gejlog lesung, karawitan anak, dan penari cilik.
Kegiatan festival budaya seperti Festival Dakon dan Nguri-uri Kabudayan berhasil menyediakan ruang interaksi lintas generasi dan memperkuat ekosistem budaya lokal.
Selain itu, digitalisasi kegiatan budaya melalui website dan TikTok kalurahan telah meningkatkan visibilitas kegiatan seni budaya di Kalurahan Grogol.
Temuan terkait lemahnya literasi aksara Jawa pada generasi muda menjadi catatan penting untuk pengembangan program tahun berikutnya.
Secara keseluruhan, program berhasil memperkuat keterlibatan masyarakat dalam kegiatan seni budaya, dan membangun fondasi pembangunan menuju penetapan Kalurahan Budaya Grogol.
Temuan ini menunjukkan bahwa pembangunan desa berbasis budaya, khususnya di Kalurahan Grogol, dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kohesi sosial, identitas lokal, serta ketahanan sosial-ekonomi masyarakat pedesaan.

Related Results

Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Kinerja Guru di TKIT Nurussalam Grogol
Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Kinerja Guru di TKIT Nurussalam Grogol
The aim of this research is to determine the correlation between Emotional Intelligence and the performance of TKIT Nurussalam Grogol Sukoharjo teachers. The type of research used ...
Membangun Kinerja Kepemimpinan dan Membangun Mindset Kewirausahaan di Koperasi Desa Merah Putih Kalurahan Ngentakrejo
Membangun Kinerja Kepemimpinan dan Membangun Mindset Kewirausahaan di Koperasi Desa Merah Putih Kalurahan Ngentakrejo
Koperasi Desa Merah Putih Kalurahan Ngentakrejo yang terletak di kalurahan Ngentakrejo, Lendah, Kulon Progo, Perjalanan Koperasi Desa Merah Putih Kalurahan Ngentakrejo belum memili...
ANALISIS EFISIENSI TIANG UJUNG PADA FONDASI TIANG BOR DI PROYEK GADING SERPONG
ANALISIS EFISIENSI TIANG UJUNG PADA FONDASI TIANG BOR DI PROYEK GADING SERPONG
The foundation is a building structure that is below ground level to support the load above it. So the foundation selection must be adjusted to the load used and the carrying capac...
MITOS KECANTIKAN DALAM NOVEL GENDUT? SIAPA TAKUT! KARYA ALNIRA: KAJIAN FEMINISME NAOMI WOLF
MITOS KECANTIKAN DALAM NOVEL GENDUT? SIAPA TAKUT! KARYA ALNIRA: KAJIAN FEMINISME NAOMI WOLF
Penelitian ini berfokus pada aspek bentuk dan pengaruh mitos kecantikan dalam novel Gendut? Siapa Takut! karya Alnira (2019). Analisis dilakukan dengan memanfaatkan teori feminisme...
ANALISIS LONGSORAN JALAN PATTIMURA SAMARINDA
ANALISIS LONGSORAN JALAN PATTIMURA SAMARINDA
Analisis daya dukung fondasi untuk lonsoran yang dimaksudkan adalah fondasi yang sesuai berdasarkan kedalaman lapisan tanah keras pendukung fondasi. Berdasarkan penentuan jenis fon...
Gadai tanah di Kalurahan Semoyo, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul
Gadai tanah di Kalurahan Semoyo, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul
ABSTRAKArtikel ini didasarkan pada penelitian yang bertujuan  mendeskripsikan alasan masyarakat Kalurahan Semoyo melakukan transaksi gadai tanah. Selain itu juga untuk mendeskripsi...
PENDAMPINGAN KALURAHAN GARI MENUJU DESA BUDAYA DI KALURAHAN GARI KAPANEWON WONOSARI KABUPATEN GUNUNGKIDUL DIY
PENDAMPINGAN KALURAHAN GARI MENUJU DESA BUDAYA DI KALURAHAN GARI KAPANEWON WONOSARI KABUPATEN GUNUNGKIDUL DIY
Pengabdian yang dilakukan oleh Tim dari STPMD “APMD” di Kalurahan Gari merupakan untuk memetakan potensi budaya dan mendaftarkan Gari untuk menjadi Desa Budaya. Dalah satu upaya ya...
Evaluasi Fondasi Sumuran pada Proyek Pembangunan Gedung RSUD Kabupaten Padang Pariaman
Evaluasi Fondasi Sumuran pada Proyek Pembangunan Gedung RSUD Kabupaten Padang Pariaman
RSUD Padang Pariaman melengkapi fasilitas kesehatan untuk peningkatan kualitas pelayanan dengan membangun Gedung NICU, PICU dan HCU. Gedung RSUD Kabupaten Padang Pariaman menggunak...

Back to Top