Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISA LAJU KOROSI PIPA BAJA KARBON A53 DAN GALVANIS PADA MEDIA CAIRAN TETES TEBU

View through CrossRef
Berdasarkan aplikasinya, baja karbon dan galvanis merupakan bahan logam yang sering digunakan dalam industri, terutama dalam lingkungan asam atau basa. Namun, kedua jenis material ini memiliki keterbatasan pada ketahanan terhadap korosi, untuk mengurangi kecepatan terjadinya korosi pada logam, diperlukan perlakuan perlindungan pada material tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kecepatan korosi memakai metode kehilangan berat dengan standar ASTM G31-72. Kecepatan korosi pipa karbon dan galvanis didapatkan dari data penurun berat pada setiap sampel setelah dilakukan uji perendaman. Hasil penelitian kecepatan korosi yang diperoleh yaitu dimana baja karbon memiliki nilai kecepatan korosi lebih tinggi dibandingkan dengan pipa galvanis. Hasil pengukuran laju korosi pipa baja karbon dilihat dari penurunan laju korosinya  selama 7 hari ke 14 hari perendaman sebesar 0,5 mmpy dan 14 hari ke 21hari sebesar 0,2 mmpy. Sedangkan pada pipa baja galvanis penurunan laju korosi dari 7 hari ke 14 hari perendaman sebesar 0,3 mmpy dan 14 hari ke 21 hari perendaman sebesar 0,08 mmpy. Berdasarkan hasil dari analisa perbandingan penurunan laju korosi diatas, dapat disimpulkan pipa baja galvanis lebih baik untuk diaplikasikan pada cairan tetes tebu dari pada pipa baja karbon.
Title: ANALISA LAJU KOROSI PIPA BAJA KARBON A53 DAN GALVANIS PADA MEDIA CAIRAN TETES TEBU
Description:
Berdasarkan aplikasinya, baja karbon dan galvanis merupakan bahan logam yang sering digunakan dalam industri, terutama dalam lingkungan asam atau basa.
Namun, kedua jenis material ini memiliki keterbatasan pada ketahanan terhadap korosi, untuk mengurangi kecepatan terjadinya korosi pada logam, diperlukan perlakuan perlindungan pada material tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kecepatan korosi memakai metode kehilangan berat dengan standar ASTM G31-72.
Kecepatan korosi pipa karbon dan galvanis didapatkan dari data penurun berat pada setiap sampel setelah dilakukan uji perendaman.
Hasil penelitian kecepatan korosi yang diperoleh yaitu dimana baja karbon memiliki nilai kecepatan korosi lebih tinggi dibandingkan dengan pipa galvanis.
Hasil pengukuran laju korosi pipa baja karbon dilihat dari penurunan laju korosinya  selama 7 hari ke 14 hari perendaman sebesar 0,5 mmpy dan 14 hari ke 21hari sebesar 0,2 mmpy.
Sedangkan pada pipa baja galvanis penurunan laju korosi dari 7 hari ke 14 hari perendaman sebesar 0,3 mmpy dan 14 hari ke 21 hari perendaman sebesar 0,08 mmpy.
Berdasarkan hasil dari analisa perbandingan penurunan laju korosi diatas, dapat disimpulkan pipa baja galvanis lebih baik untuk diaplikasikan pada cairan tetes tebu dari pada pipa baja karbon.

Related Results

Analisis Pengaruh Luas Permukaan Zink Anoda terhadap Laju Korosi
Analisis Pengaruh Luas Permukaan Zink Anoda terhadap Laju Korosi
Penggunaan zink anoda sebagai salah satu metode dalam mereduksi laju korosi pada kapal adalah sangat penting. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendapatkan seberapa besar pengar...
BELA NEGARA UNTUK MEWUJUDKAN USATANI TEBU BERKELANJUTAN
BELA NEGARA UNTUK MEWUJUDKAN USATANI TEBU BERKELANJUTAN
Artikel Bela Negara Untuk Mewujudkan Usahatani Tebu Berkelanjutan ditulis sebagai aktualisasi diri, mencurahkan bakti kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menunjukkan kepedul...
Baja dan Aplikasinya
Baja dan Aplikasinya
Baja dan paduannya adalah material Teknik yang paling banyak pemakaiannya dalam industri manufaktur mulai dari industri rumah tangga sampai industri berat dan militer. Baja dibuat ...
Efektivitas Inhibitor Organik terhadap Laju Korosi pada Plat Baja ST 40
Efektivitas Inhibitor Organik terhadap Laju Korosi pada Plat Baja ST 40
Korosi merupakan permasalahan umum yang sering terjadi dalam industri terutama yang menggunakan material logam baja ST 40. Penggunaan inhibitor kimia sintetis yang umum dipakai saa...
STUDI ANALISIS LAJU KOROSI PADA PERMUKAAN MATERIAL PAKU KOMERSIL DALAM MEDIA AGAR-AGAR
STUDI ANALISIS LAJU KOROSI PADA PERMUKAAN MATERIAL PAKU KOMERSIL DALAM MEDIA AGAR-AGAR
Abstrak   Korosi merupakan fenomena alamiah yang terjadi pada material logam. Pengendalian korosi ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya korosi pada material loga...
PELAPISAN TEMBAGA NIKEL PADA BAJA DAN PENGARUHNYA TERHADAP LAJU KOROSI
PELAPISAN TEMBAGA NIKEL PADA BAJA DAN PENGARUHNYA TERHADAP LAJU KOROSI
Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pelapisan tembaga (Cu) – nikel (Ni) terhadap laju korosi baja karbon rendah Ms 7210. Tahap pertama penelitian adalah pelapisan Cu pad...
TRADISI TABU MANTEN
TRADISI TABU MANTEN
Tradisi Tebu Manten merupakan salah satu bentuk keariafan lokal yang berkembang di masyarakat, khususnya di daerah yang memiliki indutrsi gula. Pabrik Gula memiliki tradisi unik sa...
Profil Pengetahuan dan Perilaku Penggunaan Obat Tetes Mata pada Mahasiswa Kota Surabaya
Profil Pengetahuan dan Perilaku Penggunaan Obat Tetes Mata pada Mahasiswa Kota Surabaya
Penggunaan obat tetes mata saat ini semakin meningkat untuk mengatasi gangguan mata seperti mata kering. Kurangnya pengetahuan mahasiswa tentang cara penggunaan obat tetes mata yan...

Back to Top