Javascript must be enabled to continue!
INFUSA KULIT BAWANG MERAH (Allium cepa L.) MEMPERBAIKI KERUSAKAN HATI TIKUS WISTAR YANG DIINDUKSI DIAZINON
View through CrossRef
Penggunaan diazinon dalam membasmi hama tanaman akan meninggalkan residu pada tanaman sehingga jika dikonsumsi memberikan dampak buruk. Metabolisme diazinon di hati meningkatkan jumlah radikal bebas dan menurunkan aktivitas enzim antioksidan yang akan mengakibatkan kerusakan sel hati. Kulit bawang merah (Allium cepa L.) mengandung kuersetin yang dapat memperbaiki kerusakan jaringan akibat stres oksidatif. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara dosis infusa kulit bawang merah (IKBM) dan tingkat kerusakan hati tikus yang diinduksi diazinon dan menentukan dosis efektif maksimum IKBM. Tikus dibagi menjadi kelompok normal, diazinon, dan IKBM. Diazinon diberikan dengan dosis 40 mg/kgBB selama 7 hari dilanjutkan dengan IKBM dengan dosis 125, 250, 500, 1.000, dan 2.000 mg/kgBB selama 7 hari. Pengamatan mikroskopik dilakukan terhadap 100 sel hati dengan pewarnaan hematoxylin-eosin (HE) berdasarkan skor Manja Roenigk. Tingkat kerusakan hati antara dua kelompok dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney, sedangkan korelasi antara dosis IKBM dan tingkat kerusakan hati, dan dosis efektif maksimum IKBM ditentukan dengan uji regresi. Rerata skor histopatologi hati tertinggi didapatkan pada kelompok diazinon dan terendah pada kelompok normal (p<0,05). Uji regresi menunjukkan terdapat hubungan eksponensial antara dosis IKBM dan tingkat kerusakan hati (p<0,05), yaitu semakin tinggi dosis IKBM, semakin rendah skor histopatologi hati dan dosis efektif maksimum IKBM adalah 1.347,28 mg/kgBB. Sebagai kesimpulan, semakin tinggi dosis IKBM, semakin rendah tingkat kerusakan hati tikus yang diinduksi diazinon. Pemberian IKBM melebihi dosis 1.347,28 mg/kgBB akan meningkatkan kerusakan hati.
Kata kunci: bawang merah, diazinon, hati, histopatologi
Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Ahmad Yani
Title: INFUSA KULIT BAWANG MERAH (Allium cepa L.) MEMPERBAIKI
KERUSAKAN HATI TIKUS WISTAR YANG DIINDUKSI DIAZINON
Description:
Penggunaan diazinon dalam membasmi hama tanaman akan meninggalkan residu pada tanaman sehingga jika dikonsumsi memberikan dampak buruk.
Metabolisme diazinon di hati meningkatkan jumlah radikal bebas dan menurunkan aktivitas enzim antioksidan yang akan mengakibatkan kerusakan sel hati.
Kulit bawang merah (Allium cepa L.
) mengandung kuersetin yang dapat memperbaiki kerusakan jaringan akibat stres oksidatif.
Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara dosis infusa kulit bawang merah (IKBM) dan tingkat kerusakan hati tikus yang diinduksi diazinon dan menentukan dosis efektif maksimum IKBM.
Tikus dibagi menjadi kelompok normal, diazinon, dan IKBM.
Diazinon diberikan dengan dosis 40 mg/kgBB selama 7 hari dilanjutkan dengan IKBM dengan dosis 125, 250, 500, 1.
000, dan 2.
000 mg/kgBB selama 7 hari.
Pengamatan mikroskopik dilakukan terhadap 100 sel hati dengan pewarnaan hematoxylin-eosin (HE) berdasarkan skor Manja Roenigk.
Tingkat kerusakan hati antara dua kelompok dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney, sedangkan korelasi antara dosis IKBM dan tingkat kerusakan hati, dan dosis efektif maksimum IKBM ditentukan dengan uji regresi.
Rerata skor histopatologi hati tertinggi didapatkan pada kelompok diazinon dan terendah pada kelompok normal (p<0,05).
Uji regresi menunjukkan terdapat hubungan eksponensial antara dosis IKBM dan tingkat kerusakan hati (p<0,05), yaitu semakin tinggi dosis IKBM, semakin rendah skor histopatologi hati dan dosis efektif maksimum IKBM adalah 1.
347,28 mg/kgBB.
Sebagai kesimpulan, semakin tinggi dosis IKBM, semakin rendah tingkat kerusakan hati tikus yang diinduksi diazinon.
Pemberian IKBM melebihi dosis 1.
347,28 mg/kgBB akan meningkatkan kerusakan hati.
Kata kunci: bawang merah, diazinon, hati, histopatologi.
Related Results
Pengaruh Pupuk Kandang Dan Varietas Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Lahan Gambut
Pengaruh Pupuk Kandang Dan Varietas Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Lahan Gambut
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) Bawang merah (Allium ascalonicum L.) adalah bumbu masak yang populer digunakan dalam berbagai masakan. Untuk memenuhi kebutuhan produksi bawang...
Cadmium implication in massive hepatocellular necrosis and hepatic amyloidosis and the protective role of ivermectin and Allium cepa in adult Wistar rats (Rattus Novergicus)
Cadmium implication in massive hepatocellular necrosis and hepatic amyloidosis and the protective role of ivermectin and Allium cepa in adult Wistar rats (Rattus Novergicus)
The liver remains the target organ for the accumulation of cadmium toxicity, mediated by the upregulation of reactive oxygen species. Allium cepa constitutes a potential source of ...
Identifikasi Penyakit Trotol pada Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) menggunakan Pengolahan Citra Digital dengan Metode Jarak
Identifikasi Penyakit Trotol pada Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) menggunakan Pengolahan Citra Digital dengan Metode Jarak
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan bahan baku industri pengolahan bawang goreng dan menjadi produk terbaik di Kota Palu. Dalam usaha penanaman, penyakit bawang merah me...
Identification and characterization of Allium cepa potential intron polymorphism markers
Identification and characterization of Allium cepa potential intron polymorphism markers
Abstract
Allium cepa is a widely grown crop for its spice and culinary properties. For molecular breeding of Allium cepa and its improvement, mining and utilization of vari...
PEMANFAATAN EKSTRAK KULIT TERONG BELANDA (Solanum betaceum) SEBAGAI ANTIDIABETES PADA TIKUS WISTAR JANTAN YANG DIINDUKSI ALOKSAN
PEMANFAATAN EKSTRAK KULIT TERONG BELANDA (Solanum betaceum) SEBAGAI ANTIDIABETES PADA TIKUS WISTAR JANTAN YANG DIINDUKSI ALOKSAN
Diabetes melitus menjadi masalah kesehatan di dunia karena terjadi peningkatan setiap tahun. Oleh karena itu dibutuhkan obat atau agensi terapi yang efektif dan murah untuk menangg...
Efek Hipoglikemik Kecambah Beras Merah pada Tikus yang Diinduksi STZ-NA dengan Parameter Kadar Insulin, Indeks HOMA-IR dan HOMA β (Hypoglycemic Effect of Red Rice Germ on Insulin Levels, HOMA-IR, and HOMA β Index of STZ-NA Induced Rats)
Efek Hipoglikemik Kecambah Beras Merah pada Tikus yang Diinduksi STZ-NA dengan Parameter Kadar Insulin, Indeks HOMA-IR dan HOMA β (Hypoglycemic Effect of Red Rice Germ on Insulin Levels, HOMA-IR, and HOMA β Index of STZ-NA Induced Rats)
The process of germination of grains such as rice, could increase some nutritional values of amino acids and dietary fiber. Red rice and its sprouts are believed to be able to dec...
Pengolahan dan Pengembangan Bawang Putih (Allium sativum L.) Menjadi Bawang Hitam sebagai Agen Antiaterosklerosis
Pengolahan dan Pengembangan Bawang Putih (Allium sativum L.) Menjadi Bawang Hitam sebagai Agen Antiaterosklerosis
Aterosklerosis merupakan penyakit inflamasi kronis pada dinding arteri yang disebabkan oleh penumpukan lemak dan disfungsi endotel di dinding arteri sehingga menyebabkan penyempita...
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK ATSIRI BAWANG BOMBAY
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK ATSIRI BAWANG BOMBAY
Latar Belakang: Bawang bombay (Allium cepa L.) memiliki kandungan minyak atsiri yang mengandung komponen sulfur dalam bentuk thiosulfinates yang diketahui memiliki aktivitas antiba...

