Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS GENETIK GEN NONSTRUKTURAL 3 DENGUE VIRUS SEROTYPE 4 STRAIN INDONESIA

View through CrossRef
Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan virus dengan vektor nyamuk yang paling cepat menyebar di dunia. Penyebab DBD adalah virus RNA famili flaviviridae yang disebut virus dengue (DENV). Genom DENV terdiri dari tiga protein struktural yaitu capsid (C), protein membran (prM), dan protein envelop (E) serta tujuh gen protein nonstuktural yaitu NS1, NS2a, NS2b, NS3, NS4a, NS4b, dan NS5. Protein NS3 mengandung epitop yang dapat dikenali oleh sistem imun humoral maupun selular oleh karena itu protein NS3 merupakan target potensial bagi pengembangan vaksin dengue. Penelitian ini diawali dengan sekuensing pada gen NS3 DENV-4 IDS 96/10. Dari hasil sekuensing dilakukan analisis filogenetik dan analisis epitop. Analisis filogenetik menunjukkan gen NS3 IDS 96 /10 berada dalam satu clade dengan strain yang diisolasi dari Cina (2010), Singapura (2010) dan Thailand (2000). Pada gen NS3 DENV-4 IDS 96/10 terdapat epitop yang dapat dikenali oleh sel limfosit T CD4+ yaitu epitop #3 pada posisi asam amino (213-227) , #9A(243-257), #4(251-265), #5(258-272), # 6(266-280), #7(273-287) yang mempunyai urutan asam amino sama antar strain yang dibandingkan. Pada posisi epitop #8(281-295) terdapat variasi urutan asam amino. Asam amino pada posisi 500-508 dikenali oleh sel limfosit T CD8+ mempunyai urutan yang sama antar strain yang dibandingkan, dan asam amino pada posisi 526-531yang dikenali oleh limfosit B mempunyai urutan asam amino yang sama antar strain yang dibandingkan. Pengenalan epitop-epitop tersebut oleh limfosit T dan limfosit B menjadi dasar pengembangan vaksin khususnya vaksin yang khusus untuk strain Indonesia
Title: ANALISIS GENETIK GEN NONSTRUKTURAL 3 DENGUE VIRUS SEROTYPE 4 STRAIN INDONESIA
Description:
Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan virus dengan vektor nyamuk yang paling cepat menyebar di dunia.
Penyebab DBD adalah virus RNA famili flaviviridae yang disebut virus dengue (DENV).
Genom DENV terdiri dari tiga protein struktural yaitu capsid (C), protein membran (prM), dan protein envelop (E) serta tujuh gen protein nonstuktural yaitu NS1, NS2a, NS2b, NS3, NS4a, NS4b, dan NS5.
Protein NS3 mengandung epitop yang dapat dikenali oleh sistem imun humoral maupun selular oleh karena itu protein NS3 merupakan target potensial bagi pengembangan vaksin dengue.
Penelitian ini diawali dengan sekuensing pada gen NS3 DENV-4 IDS 96/10.
Dari hasil sekuensing dilakukan analisis filogenetik dan analisis epitop.
Analisis filogenetik menunjukkan gen NS3 IDS 96 /10 berada dalam satu clade dengan strain yang diisolasi dari Cina (2010), Singapura (2010) dan Thailand (2000).
Pada gen NS3 DENV-4 IDS 96/10 terdapat epitop yang dapat dikenali oleh sel limfosit T CD4+ yaitu epitop #3 pada posisi asam amino (213-227) , #9A(243-257), #4(251-265), #5(258-272), # 6(266-280), #7(273-287) yang mempunyai urutan asam amino sama antar strain yang dibandingkan.
Pada posisi epitop #8(281-295) terdapat variasi urutan asam amino.
Asam amino pada posisi 500-508 dikenali oleh sel limfosit T CD8+ mempunyai urutan yang sama antar strain yang dibandingkan, dan asam amino pada posisi 526-531yang dikenali oleh limfosit B mempunyai urutan asam amino yang sama antar strain yang dibandingkan.
Pengenalan epitop-epitop tersebut oleh limfosit T dan limfosit B menjadi dasar pengembangan vaksin khususnya vaksin yang khusus untuk strain Indonesia.

Related Results

Estrategias de transmisión de digeneos parásitos que utilizan gasterópodos como hospedadores intermediarios en la costa patagónica
Estrategias de transmisión de digeneos parásitos que utilizan gasterópodos como hospedadores intermediarios en la costa patagónica
En el siguiente trabajo se describieron los estadios larvales de los digeneos parásitos presentes en los gasterópodos más abundantes de los intermareales de Puerto Madryn, Chubut (...
Spatial and epidemiologic features of dengue in Sabah, Malaysia
Spatial and epidemiologic features of dengue in Sabah, Malaysia
AbstractIn South East Asia, dengue epidemics have increased in size and geographical distribution in recent years. Most studies investigating dengue transmission and control have h...
A human ex vivo dengue virus neutralization assay identifies priority antibodies and epitopes for vaccines and therapeutics
A human ex vivo dengue virus neutralization assay identifies priority antibodies and epitopes for vaccines and therapeutics
AbstractBackgroundDengue is the most prevalent arboviral disease, for which neither effective vaccines nor antivirals are available. Clinical trials with Dengvaxia, the first licen...
Development of a Recurrent Neural Network Model for Prediction of Dengue Importation
Development of a Recurrent Neural Network Model for Prediction of Dengue Importation
ObjectiveWe aim to develop a prediction model for the number of imported cases of infectious disease by using the recurrent neural network (RNN) with the Elman algorithm1, a type o...
The clinical characteristics and outcome of children hospitalized with dengue in Barbados, an English Caribbean country
The clinical characteristics and outcome of children hospitalized with dengue in Barbados, an English Caribbean country
Introduction: Although dengue is endemic in all English-speaking Caribbean countries, there are no published studies on the clinical presentations and outcomes of children hospital...

Back to Top