Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Pengungkapan Laporan Keberlanjutan Berdasarkan GRI Framework Pada PT. Bank Syariah Indonesia
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menilai sejauh mana Bank Syariah Indonesia (BSI) yang merupakan hasil penggabungan Bank Himbara Syariah, terhadap strategi pelaporan keberlanjutannya dalam memperoleh legitimasi dari stakeholder. Investigasi sebelumnya menunjukkan bahwa tingkat pengungkapan laporan keberlanjutan bank Himbara yang berbasis GRI relatif rendah. Dikhawatirkan BSI mengadopsi pengungkapan yang serupa seperti Bank Himbara. Strategi penelitian ini mengadopsi single phenomenon case study dengan pendekatan multiple unit analysis yakni Bank Negara Indonesia Syariah (BNIs), Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIs), Bank Mandiri Syariah, dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dengan sumber data metodologi sekunder melalui laporan keberlanjutan. Hasil temuan diperoleh dengan menggunakan aplikasi software NVivo14 dan dianalisis menggunakan analisis konten, analisis tematik, dan analisis konstan komparatif untuk menghasilkan pola dan kesimpulan mengenai strategi BSI dalam melaporkan keberlanjutannya terkait merger bank Himbara dengan menggunakan rerangka teori legitimasi. Hasil penelitian menemukan bahwa Bank BSI menerapkan strategi gaining untuk memperkuat posisi di pasar perbankan syariah dan maintaining legitimasi yang diperoleh dari masa lampau (protect past accomplishment) dalam pelaporan keberlanjutan. Hasil ini sejalan dengan teori legitimasi Suchman (1995). Selain upaya gaining, upaya maintaining legitimasi BSI juga terlihat dalam peningkatan jumlah pelaporan keberlanjutan. Namun, pertambahan tersebut tidak signifikan karena terdapat beberapa indikator GRI yang baru efektif diberlakukan pada pelaporan keberlanjutan tahun 2021. Sebagian besar pengungkapan indikator GRI merupakan kontinuitas dari Bank Himbara Syariah sebelum merger.
Title: Evaluasi Pengungkapan Laporan Keberlanjutan Berdasarkan GRI Framework Pada PT. Bank Syariah Indonesia
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menilai sejauh mana Bank Syariah Indonesia (BSI) yang merupakan hasil penggabungan Bank Himbara Syariah, terhadap strategi pelaporan keberlanjutannya dalam memperoleh legitimasi dari stakeholder.
Investigasi sebelumnya menunjukkan bahwa tingkat pengungkapan laporan keberlanjutan bank Himbara yang berbasis GRI relatif rendah.
Dikhawatirkan BSI mengadopsi pengungkapan yang serupa seperti Bank Himbara.
Strategi penelitian ini mengadopsi single phenomenon case study dengan pendekatan multiple unit analysis yakni Bank Negara Indonesia Syariah (BNIs), Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIs), Bank Mandiri Syariah, dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dengan sumber data metodologi sekunder melalui laporan keberlanjutan.
Hasil temuan diperoleh dengan menggunakan aplikasi software NVivo14 dan dianalisis menggunakan analisis konten, analisis tematik, dan analisis konstan komparatif untuk menghasilkan pola dan kesimpulan mengenai strategi BSI dalam melaporkan keberlanjutannya terkait merger bank Himbara dengan menggunakan rerangka teori legitimasi.
Hasil penelitian menemukan bahwa Bank BSI menerapkan strategi gaining untuk memperkuat posisi di pasar perbankan syariah dan maintaining legitimasi yang diperoleh dari masa lampau (protect past accomplishment) dalam pelaporan keberlanjutan.
Hasil ini sejalan dengan teori legitimasi Suchman (1995).
Selain upaya gaining, upaya maintaining legitimasi BSI juga terlihat dalam peningkatan jumlah pelaporan keberlanjutan.
Namun, pertambahan tersebut tidak signifikan karena terdapat beberapa indikator GRI yang baru efektif diberlakukan pada pelaporan keberlanjutan tahun 2021.
Sebagian besar pengungkapan indikator GRI merupakan kontinuitas dari Bank Himbara Syariah sebelum merger.
Related Results
STATUS HUKUM NASABAH BNI SYARIAH SETELAH MERGER MENJADI BANK SYARIAH INDONESIA
STATUS HUKUM NASABAH BNI SYARIAH SETELAH MERGER MENJADI BANK SYARIAH INDONESIA
Abstrak
Penelitian ini membahas tentang bagaimana status hukum nasabah BNI Syariah Makassar setelah merger menjadi Bank Syariah Indonesia. Kelahiran Bank Syariah Indonesia, pengga...
Analisis Faktor Pengungkapan Laporan Keberlanjutan di Indonesia
Analisis Faktor Pengungkapan Laporan Keberlanjutan di Indonesia
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor penentu pengungkapan laporan keberlanjutan di Indonesia yaitu faktor format laporan, pedoman, jaminan, size dan sektor ...
Determinants of Financial Inclusion Information Disclosure of Islamic Rural Banks in Indonesia
Determinants of Financial Inclusion Information Disclosure of Islamic Rural Banks in Indonesia
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari adanya ukuran bank, umur bank, aktivitas sosial, dan probabilitas terhadap pengungkapan informasi inklusi keuangan...
A Twitter Sentimen Analysis on Islamic Banking Using Drone Emprit Academic (DEA): Evidence from Indonesia
A Twitter Sentimen Analysis on Islamic Banking Using Drone Emprit Academic (DEA): Evidence from Indonesia
ABSTRACT
The research aimed to identify and collect issues discussed regarding Islamic banking from user activity, sentimen, and content on Twitter. This study used a qualitative a...
CORPORATE SOCIAL PERFORMANCE (CSP) BANK SYARIAH DI INDONESIA
CORPORATE SOCIAL PERFORMANCE (CSP) BANK SYARIAH DI INDONESIA
Abstrak:Bank syariah memiliki karakteristik unik yang berbeda dengan bank konvensional. Salah satu karakteristik unik tersebut adalah bank syariah memiliki fungsi sosial yang bisa...
The Business Cycle as a Moderator of Financing for Financing Risk of Islamic Commercial Banks in Indonesia
The Business Cycle as a Moderator of Financing for Financing Risk of Islamic Commercial Banks in Indonesia
ABSTRACT
Islamic banking is undoubtedly faced with several potential financing risks, with the three largest financing contracts (Mudharaba, Musharaka, and Murabaha) that reduce th...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
ANALISIS PENGARUH LINTAS KEANGGOTAAN DEWAN PENGAWAS DAN KEAHLIAN ANGGOTA DEWAN PENGAWAS TERHADAP PENGUNGKAPAN LAPORAN DEWAN PENGAWAS PADA BANK SYARIAH DI INDONESIA 2017 – 2019
ANALISIS PENGARUH LINTAS KEANGGOTAAN DEWAN PENGAWAS DAN KEAHLIAN ANGGOTA DEWAN PENGAWAS TERHADAP PENGUNGKAPAN LAPORAN DEWAN PENGAWAS PADA BANK SYARIAH DI INDONESIA 2017 – 2019
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lintas keanggotaan dewan pengawas syariah dan keahlian anggota dewan pengawas syariah terhadap pengungkapan laporan dewan pengawa...

