Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ISOLASI Pasteurella multocida PADA KUDA DAN SENSITIVITASNYA TERHADAP ANTIBIOTIK

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan mengisolasi Pasteurella multocida (P. multocida)  pada kuda dan mengetahui sensitivitasnya terhadap beberapa antibiotik. Sebanyak 7 ekor kuda tipe cold blood (2 ekor dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala dan 5 ekor dari daerah makam Syiah Kuala) diambil sebagai sampel penelitian. Mukosa hidung kuda diambil dengan cotton swab steril. Pasteurellamultocida diidentifikasi mengikuti metode Carter. Sampel ditanam pada media nutrient broth (NB), diinokulasi pada media trypticase soya  agar (TSA), dan diinkubasikan selama 24 jam dengan temperatur 37°C. Koloni terpisah diwarnai dengan pewarnaan Gram dan pewarnaan spora. Koloni diuji dengan uji katalase, biokimia, sulfit indol motility (SIM), gula-gula,  dan ditanam pada media Mac Conkey Agar. Sensitivitas P. multocida diuji berdasarkan zona hambat terhadap antibiotik ampisilin,  kanamisin, dan streptomisin pada media Mueller Hinton Agar (MHA). Hasil menunjukan bahwa P. multocida berhasil diisolasi dari 2 ekor kuda yang dipelihara di daerah makam Syiah Kuala. Pasteurella multocida tidak ditemukan pada kuda yang dipelihara di Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Syiah Kuala. Rata-rata zona hambat kedua isolat P. multocida terhadap ampisilin adalah 24,83 dan 25,16 mm. Zona hambat terhadap kanamisin adalah 15 dan 14,5mm. Zona hambat streptomisin adalah 12,16 dan 13,33 mm. Kedua isolat P. multocida sensitif terhadap ampisilin dan bersifat intermediet terhadap kanamisin dan streptomisin.
Title: ISOLASI Pasteurella multocida PADA KUDA DAN SENSITIVITASNYA TERHADAP ANTIBIOTIK
Description:
Penelitian ini bertujuan mengisolasi Pasteurella multocida (P.
multocida)  pada kuda dan mengetahui sensitivitasnya terhadap beberapa antibiotik.
Sebanyak 7 ekor kuda tipe cold blood (2 ekor dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala dan 5 ekor dari daerah makam Syiah Kuala) diambil sebagai sampel penelitian.
Mukosa hidung kuda diambil dengan cotton swab steril.
Pasteurellamultocida diidentifikasi mengikuti metode Carter.
Sampel ditanam pada media nutrient broth (NB), diinokulasi pada media trypticase soya  agar (TSA), dan diinkubasikan selama 24 jam dengan temperatur 37°C.
Koloni terpisah diwarnai dengan pewarnaan Gram dan pewarnaan spora.
Koloni diuji dengan uji katalase, biokimia, sulfit indol motility (SIM), gula-gula,  dan ditanam pada media Mac Conkey Agar.
Sensitivitas P.
multocida diuji berdasarkan zona hambat terhadap antibiotik ampisilin,  kanamisin, dan streptomisin pada media Mueller Hinton Agar (MHA).
Hasil menunjukan bahwa P.
multocida berhasil diisolasi dari 2 ekor kuda yang dipelihara di daerah makam Syiah Kuala.
Pasteurella multocida tidak ditemukan pada kuda yang dipelihara di Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Syiah Kuala.
Rata-rata zona hambat kedua isolat P.
multocida terhadap ampisilin adalah 24,83 dan 25,16 mm.
Zona hambat terhadap kanamisin adalah 15 dan 14,5mm.
Zona hambat streptomisin adalah 12,16 dan 13,33 mm.
Kedua isolat P.
multocida sensitif terhadap ampisilin dan bersifat intermediet terhadap kanamisin dan streptomisin.

Related Results

Analisa Biaya Dan Waktu Pelaksanaan Kuda-Kuda Baja Ringan Dengan Kuda-Kuda Kayu Pembangunan Puskesmas Pintu Padang
Analisa Biaya Dan Waktu Pelaksanaan Kuda-Kuda Baja Ringan Dengan Kuda-Kuda Kayu Pembangunan Puskesmas Pintu Padang
: Material kuda-kuda yang paling sering dijumpai di kalangan masyarakat adalah kayu. Seiring dengan berkembangnya teknologi di bidang teknik sipil dan pesatnya pertumbuhan hunian y...
KOMPARASI BIAYA PENGGUNAAN KAYU DAN BAJA RINGAN UNTUK KONTRUKSI KUDA-KUDA
KOMPARASI BIAYA PENGGUNAAN KAYU DAN BAJA RINGAN UNTUK KONTRUKSI KUDA-KUDA
Perencanaan gedung pada saat ini sangat dipengaruhi oleh banyak faktor namun semua ditujukan untuk mencapai suatu struktur yang kuat dan ekonomis. Termasuk dalam hal perencanaan st...
OPTIMASI BENTUK RANGKA ATAP STRUKTUR KUDA-KUDA BAJA CANAI DINGIN
OPTIMASI BENTUK RANGKA ATAP STRUKTUR KUDA-KUDA BAJA CANAI DINGIN
Abstrak: Pertumbuhan atau kenaikan penduduk Indonesia yang sangat pesat mengakibatkan bertambahnya jumlah kebutuhan rumah tinggal yang juga semakin meningkat. Saat ini pembangunan ...
RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN RAWAT JALAN DIARE AKUT BALITA DI RS X TAHUN 2022
RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN RAWAT JALAN DIARE AKUT BALITA DI RS X TAHUN 2022
Penyebab kematian nomor dua pada balita adalah diare. Pemberian antibiotik pada diare harus sesuai dengan indikasi. Resistensi antibiotik dapat terjadi jika penggunaan antibiotik ...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Penilaian Pengetahuan, Persepsi Dan Kepercayaan Masyarakat Kota Medan Terhadap Penggunaan Antibiotik
Penilaian Pengetahuan, Persepsi Dan Kepercayaan Masyarakat Kota Medan Terhadap Penggunaan Antibiotik
Antibiotik merupakan salah satu jenis obat yang sering digunakan dalam pengobatan penyakit. Resistensi terhadap antibiotik menjadi masalah besar diseluruh dunia. Resistensi terhada...

Back to Top