Javascript must be enabled to continue!
KINERJA PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN (PPL) DALAM PENGEMBANGAN KOMODITAS UNGGULAN TANAMAN PANGAN DI KABUPATEN DHARMASRAYA
View through CrossRef
Kegiatan penyuluh pertanian dalam hal persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan merupakan rangkaian yang padat sistematis dan terstruktur. Tujuan dari penelitian ini adalah 1). Identifikasi komoditas unggulan tanaman pangan di Kabupaten Dharmasraya 2). Menganalisis kinerja penyuluh pertanian lapangan dalam pengembangan komoditas unggulan tanaman pangan di Kabupaten Dharmasraya 3). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja penyuluh pertanian lapangan dalam pengembangan komoditas unggulan tanaman pangan di Kabupaten Dharmasraya. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah proposional random sampling dan alat analisisnya adalah Location Quotient (LQ), analisis deskriptif kuantitatif dan regresi linier berganda, dengan responden sebanyak 31 orang penyuluh pertanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas unggulan Padi sawah di Kecamatan Koto baru, Sitiung, Pulau punjung dan Sembila koto. Sedangkan untuk jagung yaitu Kecamatan Koto besar, Asam jujuhan dan Padang laweh. Sedangkan untuk kacang tanah terdapat di Kecamtan Koto besar, Koto salak dan Tiumang. Sedangkan untuk Ubi kayu yaitu Kecamatan Koto besar, Asam jujuhan, dan Tiumang. Untuk Ubi jalar terdapat di Kecamatan Koto Besar. Kinerja penyuluh pertanian lapangan dalam pengembangan komoditas unggulan tanaman pangan di Kabupaten Dharmasraya di kategorikan sangat tinggi terutama pada Padi sawah, Jagung, Kacang tanah dan Ubi kayu, sedangkan untuk Ubi jalar dikategorikan sedang. Faktor yang mempengaruhi kinerja penyuluh pertanian lapangan dalam pengembangan komoditas unggulan tanaman pangan di Kabupaten Dharmasraya adalah karakteristik dan motivasi.
Kata Kunci: Pertanian, Penyuluh, Kinerja
Title: KINERJA PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN (PPL) DALAM PENGEMBANGAN KOMODITAS UNGGULAN TANAMAN PANGAN DI KABUPATEN DHARMASRAYA
Description:
Kegiatan penyuluh pertanian dalam hal persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan merupakan rangkaian yang padat sistematis dan terstruktur.
Tujuan dari penelitian ini adalah 1).
Identifikasi komoditas unggulan tanaman pangan di Kabupaten Dharmasraya 2).
Menganalisis kinerja penyuluh pertanian lapangan dalam pengembangan komoditas unggulan tanaman pangan di Kabupaten Dharmasraya 3).
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja penyuluh pertanian lapangan dalam pengembangan komoditas unggulan tanaman pangan di Kabupaten Dharmasraya.
Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah proposional random sampling dan alat analisisnya adalah Location Quotient (LQ), analisis deskriptif kuantitatif dan regresi linier berganda, dengan responden sebanyak 31 orang penyuluh pertanian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas unggulan Padi sawah di Kecamatan Koto baru, Sitiung, Pulau punjung dan Sembila koto.
Sedangkan untuk jagung yaitu Kecamatan Koto besar, Asam jujuhan dan Padang laweh.
Sedangkan untuk kacang tanah terdapat di Kecamtan Koto besar, Koto salak dan Tiumang.
Sedangkan untuk Ubi kayu yaitu Kecamatan Koto besar, Asam jujuhan, dan Tiumang.
Untuk Ubi jalar terdapat di Kecamatan Koto Besar.
Kinerja penyuluh pertanian lapangan dalam pengembangan komoditas unggulan tanaman pangan di Kabupaten Dharmasraya di kategorikan sangat tinggi terutama pada Padi sawah, Jagung, Kacang tanah dan Ubi kayu, sedangkan untuk Ubi jalar dikategorikan sedang.
Faktor yang mempengaruhi kinerja penyuluh pertanian lapangan dalam pengembangan komoditas unggulan tanaman pangan di Kabupaten Dharmasraya adalah karakteristik dan motivasi.
Kata Kunci: Pertanian, Penyuluh, Kinerja.
Related Results
Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Abstrak . Pesannya pengguna media sosial saat ini berpotensi untuk dimanfaatkan oleh semua profesi termasuk penyuluh sebagai sumber belajar dan media informasi pertanian. Melalui p...
ANALISIS LAHAN YANG BERPOTENSI UNTUK PENGEMBANGAN KOMODITAS PERTANIAN UNGGULAN DAN TINGKAT PERKEMBANGAN WILAYAH DI KABUPATEN TANGERANG
ANALISIS LAHAN YANG BERPOTENSI UNTUK PENGEMBANGAN KOMODITAS PERTANIAN UNGGULAN DAN TINGKAT PERKEMBANGAN WILAYAH DI KABUPATEN TANGERANG
Kabupaten Tangerang memiliki tujuan untuk mengembangkan daerah pertanian yang dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan ekonomi daerah pedesaan di Kabupaten Tangerang. Pen...
Kinerja Penyuluh Pertanian dalam Pemberdayaan Mayarakat Tani di Kabupaten Banjar
Kinerja Penyuluh Pertanian dalam Pemberdayaan Mayarakat Tani di Kabupaten Banjar
Kinerja penyuluh pertanian adalah produktivitas dan tatanan kerja yang tersusun secara teratur dan terukur dalam kegiatan penyuluhan. Pemberdayaan dapat diartikan sebagai upaya pen...
Analisis Potensi Unggulan di Kabupaten Dharmasraya
Analisis Potensi Unggulan di Kabupaten Dharmasraya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tentang potensi unggulan Kabupaten Dharmasraya tahun 2019-2023, peta potensi unggulan Kbaupaten Dharmasraya tahun 2019-20...
Tantangan Menjadi Penyuluh Kekinian di Era Disrupsi
Tantangan Menjadi Penyuluh Kekinian di Era Disrupsi
Perkembangan sektor pertanian saat ini dihadapkan dengan berbagai dilema terkait dengan revolusi teknologi 4.0, seperti disrupsi, perubahan iklim, pandemi Covid-19, bencana alam, k...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Praktik Pengalaman Lapangan
Praktik Pengalaman Lapangan
<p><em>Abstrak - </em><strong>Program Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu mata pelajaran yang harus diikuti oleh setiap mahasiswa keguruan termas...
Analisis Komoditas Pertanian Unggulan dan Arahan Pengembangannya di Kabupaten Pakpak Bharat
Analisis Komoditas Pertanian Unggulan dan Arahan Pengembangannya di Kabupaten Pakpak Bharat
Pengembangan komoditas unggulan secara terintegrasi pada suatu wilayah diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah komoditas, pendapatan masyarakat dan perekonomian wilayah. Tujuan ...

