Javascript must be enabled to continue!
Analisis Pengaruh Sail dan Rigging Terhadap Stabilitas Stabilitas Kapal Layar
View through CrossRef
Kapal layar merupakan jenis kapal dengan penggerak utama berupa layar yang memanfaatkan hembusan angin untuk menghasilkan gaya dorong sehingga mampu melaju sesuai dengan kecepatan yang diinginkan. Meskipun jenis penggerak layar sudah ditemukan sejak dahulu kala, namun penelitian tentang layar serta pengaruhnya terhadap kapal layar sangat jarang sekali dilakukan. Pada umumnya penelitian hanya berfokus pada perhitungan luasan layar agar kapal layar mampu melaju sesuai dengan kecepatan yang diinginkan tanpa mempertimbangkan hal lain yang mungkin terjadi pada kapal layar apabila layar digunakan. Oleh karena itu maka peneliti bermaksud meneliti analisa gaya pada layar dengan variasi sail and ringing serta pengaruhnya terhadap stabilitas kapal layar. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dengan mempertimbangkan kondisi angina pada daerah pesisir Banyuwangi, maka didapatkan hasil analisa data sebagai berikut diantaranya adalah ukuran utama sailboat yang sesuai adalah memiliki panjang 5 meter, lebar 2 meter dan tinggi 1 meter serta kedalaman sarat air sebesar 0,5 meter. Kondisi arah angin yang terbaik adalah pada saat berada pada 180 atau bertiup dibelakang kapal layar. Kecepatan angin yang optimum bisa digunakan adalah 30 Knot atau 15 m/s.Serta heeling degree maksimum yang bisa ditoleril sebelum kapal layar terbalik adalah sebesar 25 arah port side maupun starboard.
Title: Analisis Pengaruh Sail dan Rigging Terhadap Stabilitas Stabilitas Kapal Layar
Description:
Kapal layar merupakan jenis kapal dengan penggerak utama berupa layar yang memanfaatkan hembusan angin untuk menghasilkan gaya dorong sehingga mampu melaju sesuai dengan kecepatan yang diinginkan.
Meskipun jenis penggerak layar sudah ditemukan sejak dahulu kala, namun penelitian tentang layar serta pengaruhnya terhadap kapal layar sangat jarang sekali dilakukan.
Pada umumnya penelitian hanya berfokus pada perhitungan luasan layar agar kapal layar mampu melaju sesuai dengan kecepatan yang diinginkan tanpa mempertimbangkan hal lain yang mungkin terjadi pada kapal layar apabila layar digunakan.
Oleh karena itu maka peneliti bermaksud meneliti analisa gaya pada layar dengan variasi sail and ringing serta pengaruhnya terhadap stabilitas kapal layar.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dengan mempertimbangkan kondisi angina pada daerah pesisir Banyuwangi, maka didapatkan hasil analisa data sebagai berikut diantaranya adalah ukuran utama sailboat yang sesuai adalah memiliki panjang 5 meter, lebar 2 meter dan tinggi 1 meter serta kedalaman sarat air sebesar 0,5 meter.
Kondisi arah angin yang terbaik adalah pada saat berada pada 180 atau bertiup dibelakang kapal layar.
Kecepatan angin yang optimum bisa digunakan adalah 30 Knot atau 15 m/s.
Serta heeling degree maksimum yang bisa ditoleril sebelum kapal layar terbalik adalah sebesar 25 arah port side maupun starboard.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PENGARUH DIMENSI TERHADAP PARAMETER STABILITAS KAPAL-KAPAL PENUMPANG KECIL MATERIAL FRP
PENGARUH DIMENSI TERHADAP PARAMETER STABILITAS KAPAL-KAPAL PENUMPANG KECIL MATERIAL FRP
Abstrak Kontribusi kapal-kapal penumpang kecil kecepatan tinggi (speed-boats) dalam menunjang transportasi penumpang diwilayah kepulauan sangat dibutuhkan. Hal ini terkait dengan k...
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM
Pelayanan jasa keagenan kapal telah berjalan dengan baik, namun masih ditemui permasalahan diantaranya ialah: kurangnya keamanan dalam pelayanan jasa keagenan, adanya keterlambatan...
MODIFIKASI SISTEM PERMESINAN DAN GENERAL ARRANGEMENT KAPAL NAVIGASI BIMA SAKTI MENJADI KAPAL LATIH
MODIFIKASI SISTEM PERMESINAN DAN GENERAL ARRANGEMENT KAPAL NAVIGASI BIMA SAKTI MENJADI KAPAL LATIH
<p><em>A training ship is a ship that is used as a training ship to train cadets to become sailors. It is used in order to meet today’s sailors need. There are various ...
Aspek Hukum Kapal Patroli Terkait Pengawasan Keselamatan Pelayaran
Aspek Hukum Kapal Patroli Terkait Pengawasan Keselamatan Pelayaran
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan Kapal Patroli dalam melakukan pengawasan keselamatan pelayaran di laut dalam wilayah kerja Kantor KSOP Kelas...
EVALUASI PARAMETER STABILITAS KAPAL-KAPAL PENUMPANG KECIL
EVALUASI PARAMETER STABILITAS KAPAL-KAPAL PENUMPANG KECIL
Abstrak Parameter stabilitas kapal-kapal penumpang kecil dengan kecepatan tinggi (speedboat) dievaluasi. Hal ini terkait dengan sering terjadinya kecelakaan di laut terhadap kapal-...
Investigasi Efisiensi Propeler Kapal Ikan Tradisional
Investigasi Efisiensi Propeler Kapal Ikan Tradisional
Kapal ikan tradisional biasanya dibuat dari kayu dan dengan pola kapal yang diperoleh secara empiris sebagai warisan turun-temurun tanpa diketahui nilai hambatan kapalnya. Adapun s...
PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN DI GALANGAN KAPAL TRADISIONAL KALIMANTAN SELATAN
PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN DI GALANGAN KAPAL TRADISIONAL KALIMANTAN SELATAN
Kapal perikanan merupakan salah satu unsur dalam menentukan keberhasilan operasi penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ; (1) tingkat teknologi; (2) jenis ka...

