Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Good Corporate Governance (GCG), Non Perfoming Financing (NPF) Dan Bopo Terhadap Return On Assets (ROA)
View through CrossRef
Abstract. Islamic banking in Indonesia continues to experience significant growth; however, it still faces challenges in maintaining stability and profitability. One of the key indicators used to assess the financial performance of Islamic banks is Return on Assets (ROA), which reflects the bank's ability to generate profit from its assets. The decline in ROA observed in several Islamic banks has raised concerns and may be influenced by factors such as the implementation of Good Corporate Governance (GCG), the level of Non-Performing Financing (NPF), and the Operational Efficiency Ratio (BOPO). This study aims to analyze the effect of GCG, NPF, and BOPO on ROA in Islamic commercial banks in Indonesia. A quantitative approach was employed using secondary data in the form of annual financial reports from four selected Islamic commercial banks: Bank BJB Syariah, Bank Panin Dubai Syariah, Bank Victoria Syariah, and Bank Bukopin Syariah. Data were analyzed using panel data regression with EViews 12 statistical software at a 5% significance level. The results indicate that partially, GCG has no significant effect on ROA, while NPF and BOPO have a negative effect on ROA. This implies that although GCG implementation is mandatory for Islamic commercial banks in Indonesia, it does not directly influence profitability. Conversely, higher NPF and BOPO levels tend to reduce the banks’ profitability. Simultaneously, GCG, NPF, and BOPO collectively have a significant impact on ROA.
Abstrak. Perbankan syariah di Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang signifikan, namun masih menghadapi tantangan dalam menjaga stabilitas dan profitabilitas. Salah satu indikator penting dalam mengukur kinerja keuangan bank syariah adalah Return on Assets (ROA), yang mencerminkan kemampuan bank dalam menghasilkan laba dari aset yang dimiliki. Penurunan ROA yang terjadi pada beberapa bank syariah menjadi perhatian, yang dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti penerapan GCG, tingkat NPF, serta BOPO. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh GCG, NPF, dan BOPO terhadap ROA pada bank umum syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan keempat Bank Umum Syariah yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Bank BJB Syariah, Bank Panin Dubai Syariah, Bank Viktoria Syaria dan Bank Bukopin Syariah. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan perangkat lunak statistik EViews 12,dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara persial GCG tidak berpengaruh terhadap ROA, NPF dan BOPO berpengaruh negatif terhadap ROA. Artinya pelaksanaan GCG merupkan kewajiban yang harus dimiliki Bank Umum Syariah di Indonesia, hal ini tidak berkaitan dengan keuntungan. Adapun semakin tinggi NPF dan BOPO akan menurunkan keuntungan Bank. Secara simultan, GCG, NPF, dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Pengaruh Good Corporate Governance (GCG), Non Perfoming Financing (NPF) Dan Bopo Terhadap Return On Assets (ROA)
Description:
Abstract.
Islamic banking in Indonesia continues to experience significant growth; however, it still faces challenges in maintaining stability and profitability.
One of the key indicators used to assess the financial performance of Islamic banks is Return on Assets (ROA), which reflects the bank's ability to generate profit from its assets.
The decline in ROA observed in several Islamic banks has raised concerns and may be influenced by factors such as the implementation of Good Corporate Governance (GCG), the level of Non-Performing Financing (NPF), and the Operational Efficiency Ratio (BOPO).
This study aims to analyze the effect of GCG, NPF, and BOPO on ROA in Islamic commercial banks in Indonesia.
A quantitative approach was employed using secondary data in the form of annual financial reports from four selected Islamic commercial banks: Bank BJB Syariah, Bank Panin Dubai Syariah, Bank Victoria Syariah, and Bank Bukopin Syariah.
Data were analyzed using panel data regression with EViews 12 statistical software at a 5% significance level.
The results indicate that partially, GCG has no significant effect on ROA, while NPF and BOPO have a negative effect on ROA.
This implies that although GCG implementation is mandatory for Islamic commercial banks in Indonesia, it does not directly influence profitability.
Conversely, higher NPF and BOPO levels tend to reduce the banks’ profitability.
Simultaneously, GCG, NPF, and BOPO collectively have a significant impact on ROA.
Abstrak.
Perbankan syariah di Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang signifikan, namun masih menghadapi tantangan dalam menjaga stabilitas dan profitabilitas.
Salah satu indikator penting dalam mengukur kinerja keuangan bank syariah adalah Return on Assets (ROA), yang mencerminkan kemampuan bank dalam menghasilkan laba dari aset yang dimiliki.
Penurunan ROA yang terjadi pada beberapa bank syariah menjadi perhatian, yang dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti penerapan GCG, tingkat NPF, serta BOPO.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh GCG, NPF, dan BOPO terhadap ROA pada bank umum syariah di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan keempat Bank Umum Syariah yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu.
Bank BJB Syariah, Bank Panin Dubai Syariah, Bank Viktoria Syaria dan Bank Bukopin Syariah.
Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan perangkat lunak statistik EViews 12,dengan tingkat signifikansi 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara persial GCG tidak berpengaruh terhadap ROA, NPF dan BOPO berpengaruh negatif terhadap ROA.
Artinya pelaksanaan GCG merupkan kewajiban yang harus dimiliki Bank Umum Syariah di Indonesia, hal ini tidak berkaitan dengan keuntungan.
Adapun semakin tinggi NPF dan BOPO akan menurunkan keuntungan Bank.
Secara simultan, GCG, NPF, dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Pengaruh Non-performing Financing dan Capital Adequacy Ratio terhadap Profitabilitas Bank Victoria Syariah
Pengaruh Non-performing Financing dan Capital Adequacy Ratio terhadap Profitabilitas Bank Victoria Syariah
Abstrak. Penelitian ini berfokus pada laporan keuangan Bank Victoria Syariah, yang menunjukkan peningkatan Non-Performing Financing (NPF) dari tahun 2019 hingga 2022, sementara Ret...
Pengaruh Risiko Pembiayaan dan Risiko Operasional terhadap ROA PT. Bank Victoria Syariah
Pengaruh Risiko Pembiayaan dan Risiko Operasional terhadap ROA PT. Bank Victoria Syariah
Abstract. A significant challenge that is quite large and must be one of the things that Victoria Syariah bank needs to pay attention to at this time is related to operational risk...
Dynamics of ultrafine particles and tropospheric ozone episodes
Dynamics of ultrafine particles and tropospheric ozone episodes
Atmospheric aerosol particles, particularly ultrafine particles (UFPs; particles with less than 100 nm in diameter), and tropospheric ozone (O3) are atmospheric pollutants highly i...
Respons Dinamis NPF terhadap Guncangan FDR, BOPO, Inflasi dan BI Rate
Respons Dinamis NPF terhadap Guncangan FDR, BOPO, Inflasi dan BI Rate
Abstract. The development of the Islamic banking industry in Indonesia has shown significant growth, but still faces challenges, one of which is related to Non-Performing Financing...
The Business Cycle as a Moderator of Financing for Financing Risk of Islamic Commercial Banks in Indonesia
The Business Cycle as a Moderator of Financing for Financing Risk of Islamic Commercial Banks in Indonesia
ABSTRACT
Islamic banking is undoubtedly faced with several potential financing risks, with the three largest financing contracts (Mudharaba, Musharaka, and Murabaha) that reduce th...
PENGARUH SALES GROWTH (SG), CURRENT RATIO (CR), DEBT TO EQUITY RATIO (DER), TOTAL ASSETS TURN OVER (TATO), RETURN ON ASSETS (ROA) TERHADAP PRICE TO BOOK VALUE (PBV) (Studi Pada PT Indofarma Tbk. Yang Terdaftar Di BEI Periode 2012-2019)
PENGARUH SALES GROWTH (SG), CURRENT RATIO (CR), DEBT TO EQUITY RATIO (DER), TOTAL ASSETS TURN OVER (TATO), RETURN ON ASSETS (ROA) TERHADAP PRICE TO BOOK VALUE (PBV) (Studi Pada PT Indofarma Tbk. Yang Terdaftar Di BEI Periode 2012-2019)
ABSTRACT: Investors' consideration in investing, one of which is a high Company Value, where the value of one company is measured by Price to Book Value (PBV). Likewise, PT Indofar...
ANALISIS GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN
ANALISIS GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN
AbstractHigh corporate value becomes the desire of the owners of the company, because with a high value indicates the high prosperity of the shareholders, and they will invest capi...

