Javascript must be enabled to continue!
Analisis Karakteristik Beton dengan Kombinasi Bahan Tambah Plastiment-VZ dan Sikament-NN Pada Pekerjaan Rigid Pavement di Provinsi Riau
View through CrossRef
PublishedProvinsi Riau memiliki lahan gambut seluas 3.867.000 ha, yang setara dengan 44,44% dari total luas wilayah Provinsi Riau. Karakteristik gambut dengan daya dukung yang rendah, sifat permeabilitas yang tinggi dan sifat pemampatan (konsolidasi) yang sangat tinggi mengakibatkan kondisi jalan dengan flexible pavement sering mengalami kerusakan. Sehingga saat ini di Provinsi Riau rigid pavement menjadi alternatif dalam pengembangan konstruksi jalan. Disisi lain pelaksanaan pencampuran dan pengadukan beton pada pekerjaan rigid pavement dengan ready mix sering mengalami kendala yaitu jika diperjalanan diperlukan agar kondisi beton selalu encer atau kelecakan (workabilty) tinggi, namun setelah beton dituang diperlukan kondisi beton dapat segera mengeras untuk mempercepat proses pekerjaan di lapangan. Hal yang berlawanan tersebut mengakibatkan kesulitan dalam pelaksanaan pekerjaan. Plastiment-VZ merupakan bahan plasticizer yang mampu meningkatkan kelecakan beton tanpa menambah air sedangkan Sikament-NN merupakan superplasticizer yang sangat efektif dalam mengurangi jumlah air beton serta untuk membantu menghasilkan kekuatan awal dan kekuatan akhir tinggi. Apabila kedua bahan tersebut dikombinasikan maka dapat menjaga kelecakan (workabilty), percepatan pengerasan beton dan kualitas dari kekuatan beton. Perancangan campuran beton menggunakan metode Departement of Environment (DOE) dengan kuat tekan rencana pada pekerjaan rigid pavement yaitu K-300. Persentase penambahan Plastiment-VZ yaitu 0%, 0,05%, 0,10%, 0,15% dan 0,20% serta persentase Sikament-NN sebesar 0% dan 1,3% terhadap berat semen. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Pengujian kuat tekan beton dilaksanakan pada umur 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kecenderungan (trend) grafik kuat tekan rata-rata mengalami peningkatan seiring dengan penambahan persentase Plastiment-VZ. Nilai kuat tekan rata-rata dengan kombinasi penambahan Plastiment-VZ dan Sikament-NN lebih tinggi dibandingkan dengan penambahan Plastiment-VZ saja. Nilai kuat tekan tertinggi diperoleh pada penambahan 0,15% Plastiment-VZ dan 1,3% Sikament-NN yaitu sebesar 565,22 kg/cm2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kombinasi penambahan Plastiment-VZ dan Sikament-NN dapat meningkatkan karakteristik beton pada pekerjaan rigid pavement.
Title: Analisis Karakteristik Beton dengan Kombinasi Bahan Tambah Plastiment-VZ dan Sikament-NN Pada Pekerjaan Rigid Pavement di Provinsi Riau
Description:
PublishedProvinsi Riau memiliki lahan gambut seluas 3.
867.
000 ha, yang setara dengan 44,44% dari total luas wilayah Provinsi Riau.
Karakteristik gambut dengan daya dukung yang rendah, sifat permeabilitas yang tinggi dan sifat pemampatan (konsolidasi) yang sangat tinggi mengakibatkan kondisi jalan dengan flexible pavement sering mengalami kerusakan.
Sehingga saat ini di Provinsi Riau rigid pavement menjadi alternatif dalam pengembangan konstruksi jalan.
Disisi lain pelaksanaan pencampuran dan pengadukan beton pada pekerjaan rigid pavement dengan ready mix sering mengalami kendala yaitu jika diperjalanan diperlukan agar kondisi beton selalu encer atau kelecakan (workabilty) tinggi, namun setelah beton dituang diperlukan kondisi beton dapat segera mengeras untuk mempercepat proses pekerjaan di lapangan.
Hal yang berlawanan tersebut mengakibatkan kesulitan dalam pelaksanaan pekerjaan.
Plastiment-VZ merupakan bahan plasticizer yang mampu meningkatkan kelecakan beton tanpa menambah air sedangkan Sikament-NN merupakan superplasticizer yang sangat efektif dalam mengurangi jumlah air beton serta untuk membantu menghasilkan kekuatan awal dan kekuatan akhir tinggi.
Apabila kedua bahan tersebut dikombinasikan maka dapat menjaga kelecakan (workabilty), percepatan pengerasan beton dan kualitas dari kekuatan beton.
Perancangan campuran beton menggunakan metode Departement of Environment (DOE) dengan kuat tekan rencana pada pekerjaan rigid pavement yaitu K-300.
Persentase penambahan Plastiment-VZ yaitu 0%, 0,05%, 0,10%, 0,15% dan 0,20% serta persentase Sikament-NN sebesar 0% dan 1,3% terhadap berat semen.
Benda uji yang digunakan berbentuk silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm.
Pengujian kuat tekan beton dilaksanakan pada umur 28 hari.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa kecenderungan (trend) grafik kuat tekan rata-rata mengalami peningkatan seiring dengan penambahan persentase Plastiment-VZ.
Nilai kuat tekan rata-rata dengan kombinasi penambahan Plastiment-VZ dan Sikament-NN lebih tinggi dibandingkan dengan penambahan Plastiment-VZ saja.
Nilai kuat tekan tertinggi diperoleh pada penambahan 0,15% Plastiment-VZ dan 1,3% Sikament-NN yaitu sebesar 565,22 kg/cm2.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa kombinasi penambahan Plastiment-VZ dan Sikament-NN dapat meningkatkan karakteristik beton pada pekerjaan rigid pavement.
Related Results
ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN SIKAMENT-NN TERHADAP KARAKTERISTIK BETON
ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN SIKAMENT-NN TERHADAP KARAKTERISTIK BETON
Beton ready mix merupakan solusi dalam pengadukan beton dengan kapasitas besar, namun penggunaan beton ready mix di lapangan sering mengalami beberapa kendala terkait waktu perjala...
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Limbah sering digunakan sebagai bahan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam rekayasa bahan bangunan. Salah satu jenis limbah yang masih jarang diteliti sebagai campuran dalam pe...
Pemanfaatan Bahan PET Terhadap Daya Serap Air Pada Beton Pracetak Tipe U-Ditch
Pemanfaatan Bahan PET Terhadap Daya Serap Air Pada Beton Pracetak Tipe U-Ditch
Sampah merupakan salah satu pencemaran yang sangat umum ditemui pada saat ini. Hal ini disebabkan konsumsi plastik yang setiap tahunnya terus meningkat, salah satu jenis sampah pla...
STUDI AWAL PENGEMBANGAN METODE PERAWATAN BETON DENGAN METODE BIOMINERALISASI : LITERATURE REVIEW
STUDI AWAL PENGEMBANGAN METODE PERAWATAN BETON DENGAN METODE BIOMINERALISASI : LITERATURE REVIEW
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan referensi inovasi penggunaan bakteri dalam masa perawatan beton. Inovasi pada material beton dengan metode self-healing memungkinkan ...
PENGARUH PENGGUNAAN VARIASI PH AIR TERHDAPA KUAT TEKAN BETON NORMAL
PENGARUH PENGGUNAAN VARIASI PH AIR TERHDAPA KUAT TEKAN BETON NORMAL
Dalam pembuatan betonair sangat diperlukan untuk memicu proses kimiawi semen, membasahi agregat halus, dan memberikan kemudahan dalam pekerjaan beton. Pada dasarnya air yang diguna...
ANALISIS TIDAK TERCAPAINYA MUTU BETON K-250 DENGAN PENGGUNAAN AGREGAT DARI QUARRY SUNGAI ABUKAREI SERUI
ANALISIS TIDAK TERCAPAINYA MUTU BETON K-250 DENGAN PENGGUNAAN AGREGAT DARI QUARRY SUNGAI ABUKAREI SERUI
Dalam dunia konstruksi, beton merupakan salah satu komponen struktur yang paling sering digunakan sampai saat ini, baik untuk bangunan gedung, jembatan maupun dermaga. Beton merupa...
ANALISA PEMANFAATAN LIMBAH STYROFOAM PADA CAMPURAN BETON DITINJAU TERHADAP KEKUATAN DAN BIAYA DIBANDINGKAN DENGAN BETON NORMAL
ANALISA PEMANFAATAN LIMBAH STYROFOAM PADA CAMPURAN BETON DITINJAU TERHADAP KEKUATAN DAN BIAYA DIBANDINGKAN DENGAN BETON NORMAL
Styrofoam merupakan limbah dari pemakaian aktifitas manusia, dapat dijadikan sebagai bahan alternative bahan campuran beton. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperim...
Perilaku Beton Porous Dengan Penambahan Zat Aditif Superplastizer (Sika Viscocrete)
Perilaku Beton Porous Dengan Penambahan Zat Aditif Superplastizer (Sika Viscocrete)
ABSTRACT
According to ACI 522R-10, Larvious Concrete, or Pervious Concrete is defined as concrete that has a slump value almost close to zero, which is formed from Portland cement,...


