Javascript must be enabled to continue!
Peningkatan Pengetahuan Konselor Sebaya tentang Perilaku Seksual Remaja Melalui Pelatihan
View through CrossRef
Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan konselor remaja tentang perilaku seksual beresiko pada SMA Negeri Kota Padang Tahun 2018. Metode yang digunakan berupa quasi eksperimen pre dan post intervensi. Pre Test dilakukan untuk mengetahui pengetahuan awal. Kemudian dilakukan pelatihan tentang perilaku seksual beresiko. Setelahnya itu dilakukan Post Test. Post Test dilakukan untuk mengetahui hasil pelatihan konselor remaja tentang perilaku seksual berisiko Hasil analisis pengetahuan siswa yang mengikuti penyuluhan perilaku seksual dan konselor sebaya didapatkan rata-rata pengetahuan siswa pada pengukura pertama sebelum penyuluhan adalah 54,37 dengan nilai minimum 43,33 dari maksimum 66,67. Sedangkan pada pengukuran ke dua atau post test setelah pemberian materi diperoleh rata-rata pengetahuan siswa tentang perilaku seksual dan konselor sebaya adalah 81,04 dengan nilai minimum 76,67 dan maksimum 86,67.sehingga terdapat peningkatan yang signifikan pada pengetahuan siswa SMA Negeri jalur mandiri tentang perilaku seksual dan konselor sebaya.
Universitas Andalas
Title: Peningkatan Pengetahuan Konselor Sebaya tentang Perilaku Seksual Remaja Melalui Pelatihan
Description:
Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan konselor remaja tentang perilaku seksual beresiko pada SMA Negeri Kota Padang Tahun 2018.
Metode yang digunakan berupa quasi eksperimen pre dan post intervensi.
Pre Test dilakukan untuk mengetahui pengetahuan awal.
Kemudian dilakukan pelatihan tentang perilaku seksual beresiko.
Setelahnya itu dilakukan Post Test.
Post Test dilakukan untuk mengetahui hasil pelatihan konselor remaja tentang perilaku seksual berisiko Hasil analisis pengetahuan siswa yang mengikuti penyuluhan perilaku seksual dan konselor sebaya didapatkan rata-rata pengetahuan siswa pada pengukura pertama sebelum penyuluhan adalah 54,37 dengan nilai minimum 43,33 dari maksimum 66,67.
Sedangkan pada pengukuran ke dua atau post test setelah pemberian materi diperoleh rata-rata pengetahuan siswa tentang perilaku seksual dan konselor sebaya adalah 81,04 dengan nilai minimum 76,67 dan maksimum 86,67.
sehingga terdapat peningkatan yang signifikan pada pengetahuan siswa SMA Negeri jalur mandiri tentang perilaku seksual dan konselor sebaya.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU SEKSUAL SISWA SMP DI JAKARTA BARAT
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU SEKSUAL SISWA SMP DI JAKARTA BARAT
Background: Inappropriate sexual behavior with negative attitudes and low knowledge can reduce the quality of life of adolescents. Risky sexual behavior increases the spread of sex...
Pelatihan dan Pendampingan Konselor Sebaya Dalam Upaya Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko Pada Remaja
Pelatihan dan Pendampingan Konselor Sebaya Dalam Upaya Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko Pada Remaja
Reproductive health and sexual behavior often occur in adolescents and caused by various factors, such as health information and lack of communication with parents. Peer counselors...
Persepsi Remaja Terhadap Perilaku Seksual di Kecamatan Wera Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat
Persepsi Remaja Terhadap Perilaku Seksual di Kecamatan Wera Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat
Remaja merupakan Generasi muda sebagai tulang punggung bangsa, yang diharapkan di masa depan mampu meneruskan tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini agar lebih baik.Jenis peneliti...
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Melalui Teman Sebaya Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Tentang Bullying Pada Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Melalui Teman Sebaya Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Tentang Bullying Pada Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Latar Belakang: Bullying di kalangan remaja merupakan masalah utama yang memiliki implikasi fisik dan psikologis yang serius di seluruh dunia. Banyak peneliti menganalisis alasan d...
Pemanfaatan Media Interaktif Tentang Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Dalam Pencegahan KTD (Kehamilan Tidak Diinginkan) Di Posyandu Remaja "Healthy Teenager"
Pemanfaatan Media Interaktif Tentang Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Dalam Pencegahan KTD (Kehamilan Tidak Diinginkan) Di Posyandu Remaja "Healthy Teenager"
Seks aktif pra nikah pada remaja berisiko terhadap kehamilan remaja dan penularan penyakit menular seksual. Kehamilan yang tidak direncanakan pada remaja perempuan dapat berlanjut ...
PENGARUH PSIKOEDUKASI TERHADAP PENGETAHUAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA
PENGARUH PSIKOEDUKASI TERHADAP PENGETAHUAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA
ABSTRAK: Perilaku seksual merupakan tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual, baik lawan jenis maupun sesama jenis. Perilaku seksual ini sering terjadi di kalangan remaja se...
Peran Teman Sebaya Terhadap Perilaku Seksual Remaja di SMK S YPL Lirik
Peran Teman Sebaya Terhadap Perilaku Seksual Remaja di SMK S YPL Lirik
Masa remaja merupakan masa penuh gejolak dalam mencari identitas diri dan perkembangan seksual mereka. Pada masa ini remaja mengalami berbagai macam perubahan fisik. Perubahan fisi...
Keterpaparan Informasi Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengalaman Seksual Remaja
Keterpaparan Informasi Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengalaman Seksual Remaja
Masa remaja adalah masa antara dari anak-anak menjadi dewasa yang ditandai dengan perubahan secara fisik dan seksual yang signifikan. Salah satu masalah yang seringkali mun...

