Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Muamalah dalam Islam: Memahami Konsep 'Ariyah dan Aplikasinya

View through CrossRef
The concept of 'Ariyah in Islam, within the framework of Muamalah (human interaction), holds a significant place in the social and economic aspects of Muslim life. This paper aims to explore the etymological and terminological dimensions of 'Ariyah and its practical implications in Islamic law. Employing a qualitative approach, this study draws on religious texts, including the Qur'an and Hadith, as well as scholarly works on Islamic jurisprudence. The analysis reveals that 'Ariyah, etymologically, is associated with the idea of borrowing and returning, and terminologically refers to the practice of utilizing another's possessions without compensation. This concept encompasses values of generosity and unconditional giving, with slight variations across Islamic schools of thought. The validity of 'Ariyah transactions in Islamic law depends on certain pillars and conditions, such as the declaration of borrowing, the ownership status of the lender and borrower, and the nature of the borrowed item. The concept of 'Ariyah aligns with the broader Islamic ethos of assistance and reciprocal cooperation, particularly in the practice of lending. Abstrak Konsep 'Ariyah dalam Islam, dalam kerangka Muamalah (interaksi manusia), memiliki tempat yang signifikan dalam aspek sosial dan ekonomi kehidupan Muslim. Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi dimensi etimologi dan terminologi dari 'Ariyah dan implikasi praktisnya dalam hukum Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif, studi ini mengacu pada teks-teks agama, termasuk Al-Qur'an dan Hadits, serta karya-karya ilmiah tentang jurisprudensi Islam. Analisis mengungkapkan bahwa 'Ariyah, secara etimologi terkait dengan ide peminjaman dan pengembalian, dan secara terminologi merujuk pada praktik memanfaatkan kepemilikan orang lain tanpa kompensasi. Konsep ini mencakup nilai-nilai kemurahan hati dan pemberian tanpa syarat, dengan sedikit variasi lintas mazhab Islam. Keabsahan transaksi 'Ariyah dalam hukum Islam bergantung pada rukun dan syarat tertentu, seperti deklarasi peminjaman, status kepemilikan pemberi pinjaman dan penerima pinjaman, serta sifat barang yang dipinjam. Konsep 'Ariyah ini sejalan dengan etos Islam yang lebih luas tentang bantuan dan kerja sama timbal balik, terutama dalam praktik peminjaman.
Title: Muamalah dalam Islam: Memahami Konsep 'Ariyah dan Aplikasinya
Description:
The concept of 'Ariyah in Islam, within the framework of Muamalah (human interaction), holds a significant place in the social and economic aspects of Muslim life.
This paper aims to explore the etymological and terminological dimensions of 'Ariyah and its practical implications in Islamic law.
Employing a qualitative approach, this study draws on religious texts, including the Qur'an and Hadith, as well as scholarly works on Islamic jurisprudence.
The analysis reveals that 'Ariyah, etymologically, is associated with the idea of borrowing and returning, and terminologically refers to the practice of utilizing another's possessions without compensation.
This concept encompasses values of generosity and unconditional giving, with slight variations across Islamic schools of thought.
The validity of 'Ariyah transactions in Islamic law depends on certain pillars and conditions, such as the declaration of borrowing, the ownership status of the lender and borrower, and the nature of the borrowed item.
The concept of 'Ariyah aligns with the broader Islamic ethos of assistance and reciprocal cooperation, particularly in the practice of lending.
Abstrak Konsep 'Ariyah dalam Islam, dalam kerangka Muamalah (interaksi manusia), memiliki tempat yang signifikan dalam aspek sosial dan ekonomi kehidupan Muslim.
Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi dimensi etimologi dan terminologi dari 'Ariyah dan implikasi praktisnya dalam hukum Islam.
Menggunakan pendekatan kualitatif, studi ini mengacu pada teks-teks agama, termasuk Al-Qur'an dan Hadits, serta karya-karya ilmiah tentang jurisprudensi Islam.
Analisis mengungkapkan bahwa 'Ariyah, secara etimologi terkait dengan ide peminjaman dan pengembalian, dan secara terminologi merujuk pada praktik memanfaatkan kepemilikan orang lain tanpa kompensasi.
Konsep ini mencakup nilai-nilai kemurahan hati dan pemberian tanpa syarat, dengan sedikit variasi lintas mazhab Islam.
Keabsahan transaksi 'Ariyah dalam hukum Islam bergantung pada rukun dan syarat tertentu, seperti deklarasi peminjaman, status kepemilikan pemberi pinjaman dan penerima pinjaman, serta sifat barang yang dipinjam.
Konsep 'Ariyah ini sejalan dengan etos Islam yang lebih luas tentang bantuan dan kerja sama timbal balik, terutama dalam praktik peminjaman.

Related Results

MODERNISASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PERSPEKTIF AS’AD SYAMSUL ARIFIN
MODERNISASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PERSPEKTIF AS’AD SYAMSUL ARIFIN
Abstract This study discusses the modernisation of Islamic Religiuos Education by As'ad Syamsul Arifin in Risalah Tauhid book. The book has introduced the teachings of the ash'ariy...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
ALIRAN ASY’ARIYAH , SEJARAH DAN POKOK AJARANNYA
ALIRAN ASY’ARIYAH , SEJARAH DAN POKOK AJARANNYA
Studi ini membahas pemikiran Islam terhadap aliran Asy'ariyah, salah satu aliran teologis yang penting dalam tradisi pemikiran Islam. Melalui metode studi literatur, penelitian ini...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO  Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
Aliran Asy’ariyah: Sebuah Kajian Historis Pengaruh Aliran Serta Pokok Teologinya
Aliran Asy’ariyah: Sebuah Kajian Historis Pengaruh Aliran Serta Pokok Teologinya
Aliran Asy’ariyah merupakan salah satu alairan ilmu kalam yang  banyak dilakukan studi oleh para akademisi. Aliran Asy’ariyah didirikan oleh Abu Hasan Al-Asy’ari  menjadi salah sat...
Praktik Jual Beli di Dark Web Dengan Konsep Anonimitas dalam Tinjauan Fiqih Muamalah
Praktik Jual Beli di Dark Web Dengan Konsep Anonimitas dalam Tinjauan Fiqih Muamalah
Abstract. Buying and selling activities can indirectly be done by using gadget or smartphone. Buying and selling orders in Islamic jurisprudence is called ba'i as-salam which deliv...
Dari Pasar Tradisional ke Platform Digital: Relevansi Akad Salam dalam Fiqih Muamalah Klasik terhadap E-Commerce
Dari Pasar Tradisional ke Platform Digital: Relevansi Akad Salam dalam Fiqih Muamalah Klasik terhadap E-Commerce
The age of information technology has changed the face of global trade to become digital, one of which is through e-commerce. This has become an interesting phenomenon in the view ...

Back to Top