Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Profil Sosioekonomi Orang Tua dan Pola Pikir Pengeluaran dengan Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa di SD Negeri 2 Ngawonggo

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara status sosioekonomi orang tua dan pola pikir pengeluaran konsumtif anak dengan tingkat kebugaran jasmani siswa SD N 2 Ngawonggo yang berjumlah 41 siswa, terdiri dari kelas 5 dengan jumlah 20 siswa, kelas 6 dengan jumlah 21 siswa. Masalah yang diangkat adalah kemungkinan adanya perbedaan signifikan dalam kebugaran jasmani siswa yang berasal dari latar belakang sosioekonomi yang berbeda. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif korelasi, dengan pengumpulan data melalui tes kebugaran jasmani dan angket kuisoner yang difokuskan pada sosioekonomi orang tua dan pola pikir pengeluaran siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa berada pada kategori sedang, dengan nilai rata-rata siswa laki-laki 51.76 sedikit lebih baik dibandingkan siswa perempuan yang nilai rata-rata nya 47.83. Temuan ini mengindikasikan adanya hubungan positif antara sosioekonomi orang tua dan tingkat kebugaran jasmani siswa, meskipun pengaruhnya tergolong rendah, dengan nilai hubungan siswa laki-laki memiliki nilai R=511 dan R square adalah 0.261 menunjukan 26.1% variasi antara Tingkat kebugaran dan variabel independent, dan perempuan memiliki nilai R=388 dan, R square adalah 0.150 menunjukan 14.9% variasi antara Tingkat kebugaran dan variabel independent. Kesimpulannya, penulis merekomendasikan agar sekolah mendorong siswa untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler yang fokus pada aktivitas fisik. Kegiatan ini menjadi salah satu solusi penting, karena memberikan kesempatan bagi siswa untuk bergerak lebih banyak dan mengurangi perilaku sedentari selama di sekolah. Oleh karena itu, guru dan pihak sekolah diharapkan dapat merancang program-program yang konsisten untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam aktivitas fisik. Selain itu, peran orang tua juga sangat penting dalam mendukung upaya ini. Kolaborasi antara sekolah dan orang tua/wali murid diperlukan untuk mendorong peningkatan kebugaran siswa. Sinergi yang terjalin dengan baik akan memastikan siswa mendapatkan dukungan yang memadai untuk mengembangkan gaya hidup sehat dan aktif.
Title: Hubungan Profil Sosioekonomi Orang Tua dan Pola Pikir Pengeluaran dengan Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa di SD Negeri 2 Ngawonggo
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara status sosioekonomi orang tua dan pola pikir pengeluaran konsumtif anak dengan tingkat kebugaran jasmani siswa SD N 2 Ngawonggo yang berjumlah 41 siswa, terdiri dari kelas 5 dengan jumlah 20 siswa, kelas 6 dengan jumlah 21 siswa.
Masalah yang diangkat adalah kemungkinan adanya perbedaan signifikan dalam kebugaran jasmani siswa yang berasal dari latar belakang sosioekonomi yang berbeda.
Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif korelasi, dengan pengumpulan data melalui tes kebugaran jasmani dan angket kuisoner yang difokuskan pada sosioekonomi orang tua dan pola pikir pengeluaran siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa berada pada kategori sedang, dengan nilai rata-rata siswa laki-laki 51.
76 sedikit lebih baik dibandingkan siswa perempuan yang nilai rata-rata nya 47.
83.
Temuan ini mengindikasikan adanya hubungan positif antara sosioekonomi orang tua dan tingkat kebugaran jasmani siswa, meskipun pengaruhnya tergolong rendah, dengan nilai hubungan siswa laki-laki memiliki nilai R=511 dan R square adalah 0.
261 menunjukan 26.
1% variasi antara Tingkat kebugaran dan variabel independent, dan perempuan memiliki nilai R=388 dan, R square adalah 0.
150 menunjukan 14.
9% variasi antara Tingkat kebugaran dan variabel independent.
Kesimpulannya, penulis merekomendasikan agar sekolah mendorong siswa untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler yang fokus pada aktivitas fisik.
Kegiatan ini menjadi salah satu solusi penting, karena memberikan kesempatan bagi siswa untuk bergerak lebih banyak dan mengurangi perilaku sedentari selama di sekolah.
Oleh karena itu, guru dan pihak sekolah diharapkan dapat merancang program-program yang konsisten untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam aktivitas fisik.
Selain itu, peran orang tua juga sangat penting dalam mendukung upaya ini.
Kolaborasi antara sekolah dan orang tua/wali murid diperlukan untuk mendorong peningkatan kebugaran siswa.
Sinergi yang terjalin dengan baik akan memastikan siswa mendapatkan dukungan yang memadai untuk mengembangkan gaya hidup sehat dan aktif.

Related Results

Analisis Tingkat Kebugaran Jasmani pada Siswa kelas X MAN 1 Tanjung Jabung Barat
Analisis Tingkat Kebugaran Jasmani pada Siswa kelas X MAN 1 Tanjung Jabung Barat
Berdasarkan permasalahan-permasalahan Setiap penelitian yang dikerjakan selalu memiliki tujuan akhir untuk memperoleh gambaran yang jelas dan bermanfaat bagi yang menggunakannya. A...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
UPAYA MENINGKATKAN KEBUGARAN MELALUI SENAM TERAPI DI KOMPLEK MARINIR KELURAHAN RANGKAPAN JAYA BARU KOTA DEPOK
UPAYA MENINGKATKAN KEBUGARAN MELALUI SENAM TERAPI DI KOMPLEK MARINIR KELURAHAN RANGKAPAN JAYA BARU KOTA DEPOK
Kegiatan pengabdian masyarakat ini sebagai upaya untuk meningkatkan kebugaran dan memberikan pemahaman kepada masyarakat Kelurahan Rangkapan Jaya Baru pada umumnya dalam memanfaatk...
Apakah Indeks Massa Tubuh Memengaruhi Kebugaran Jasmani Siswa Sekolah Dasar?
Apakah Indeks Massa Tubuh Memengaruhi Kebugaran Jasmani Siswa Sekolah Dasar?
Latar Belakang: Kebugaran jasmani adalah kemampuan seseorang dalam menjalankan rutinitas sehari-hari tanpa menimbulkan kelelahan, sehingga aktivitas lainnya masih dapat dijalankan ...
KEBUGARAN JASMANI IBU-IBU DI JORONG KP. ALAI NAGARI JAMBAK KECAMATAN LUBUK SIKAPING KABUPATEN PASAMAN
KEBUGARAN JASMANI IBU-IBU DI JORONG KP. ALAI NAGARI JAMBAK KECAMATAN LUBUK SIKAPING KABUPATEN PASAMAN
Penelitian ini berawal dari keingin tahuan penulis tentang tingkat kebugaran jasmani dari ibu-ibu di Jorong kp. Alai Nagari Jambak Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman. Tujua...
Kebugaran Jasmani untuk Anak Sekolah: Edukasi dan Latihan untuk Generasi Sehat
Kebugaran Jasmani untuk Anak Sekolah: Edukasi dan Latihan untuk Generasi Sehat
Peningkatan kebugaran jasmani pada anak-anak sekolah dasar sangat penting untuk mendukung perkembangan fisik dan mental mereka. Namun, rendahnya tingkat kebugaran jasmani di kalang...
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA SMK PENERBANGAN TECHNO TERAPAN MAKASSAR
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA SMK PENERBANGAN TECHNO TERAPAN MAKASSAR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola makan dengan tingkat kebugaran jasmani siswa SMK Penerbangan Techno Terapan Makassar. Latar belakang penelitian ini...

Back to Top