Javascript must be enabled to continue!
PENGGUNAAN INTERJEKSI DALAM NOVEL GURU AINI KARYA ANDREA HIRATA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
View through CrossRef
Interjeksi adalah kata yang bertugas untuk mengungkapkan perasaan seseorang dalam bentuk rasa kesal, kagum, senang, syukur, heran, kecewa, dan sebagainya. Rasa hati yang diungkapkan dapat memiliki makna yang berbeda pada setiap konteks kutipannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan penggunaan jenis interjeksi dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif, dengan data berupa kata yang termasuk sebagai salah satu jenis interjeksi. Metode dan teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik catat dan menggunakan teknik triangulasi sebagai uji validitas data. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa interjeksi yang digunakan berupa asyiiik, oi, ai, nah, oh, ah, mantap, aduh, ayo, amboi, wai, jeh, hei, masyaallah, ojeh, luar biasa, alhamdulillah, dan wallahualam. Interjeksi tersebut diklasifikasikan sesuai dengan jenisnya berdasarkan ungkapan rasa hati yang ditunjukkan. Adapun jenis interjeksi yang ditemukan terbagi dalam delapan jenis, diantaranya (1) interjeksi kekesalan terdapat 4 kutipan. (2) interjeksi kepuasan atau kekaguman terdapat 6 kutipan. (3) interjeksi kesyukuran terdapat 2 kutipan. (4) interjeksi keheranan terdapat 18 kutipan. (5) interjeksi kekagetan terdapat 5 kutipan. (6) interjeksi ajakan terdapat 4 kutipan. (7) interjeksi panggilan terdapat 8 kutipan. (8) interjeksi simpulan terdapat 9 kutipan.
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pakuan
Title: PENGGUNAAN INTERJEKSI DALAM NOVEL GURU AINI KARYA ANDREA HIRATA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Description:
Interjeksi adalah kata yang bertugas untuk mengungkapkan perasaan seseorang dalam bentuk rasa kesal, kagum, senang, syukur, heran, kecewa, dan sebagainya.
Rasa hati yang diungkapkan dapat memiliki makna yang berbeda pada setiap konteks kutipannya.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan penggunaan jenis interjeksi dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP.
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif, dengan data berupa kata yang termasuk sebagai salah satu jenis interjeksi.
Metode dan teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik catat dan menggunakan teknik triangulasi sebagai uji validitas data.
Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa interjeksi yang digunakan berupa asyiiik, oi, ai, nah, oh, ah, mantap, aduh, ayo, amboi, wai, jeh, hei, masyaallah, ojeh, luar biasa, alhamdulillah, dan wallahualam.
Interjeksi tersebut diklasifikasikan sesuai dengan jenisnya berdasarkan ungkapan rasa hati yang ditunjukkan.
Adapun jenis interjeksi yang ditemukan terbagi dalam delapan jenis, diantaranya (1) interjeksi kekesalan terdapat 4 kutipan.
(2) interjeksi kepuasan atau kekaguman terdapat 6 kutipan.
(3) interjeksi kesyukuran terdapat 2 kutipan.
(4) interjeksi keheranan terdapat 18 kutipan.
(5) interjeksi kekagetan terdapat 5 kutipan.
(6) interjeksi ajakan terdapat 4 kutipan.
(7) interjeksi panggilan terdapat 8 kutipan.
(8) interjeksi simpulan terdapat 9 kutipan.
Related Results
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
Abstrak Kata Kunci: Nilai Moral Baik dan Buruk, NovelOrang-Orang Biasa. Nilai-nilai Moral adalah ajaran baik atau buruk perbuatan atau kelakuan, akhlak, kewajiban, budi pekerti...
INTERJEKSI DALAM NOVEL DONYANE WONG CULIKA KARYA SUPARTA BRATA [Interjection in the novel Donyane Wong Culika by Suparta Brata]
INTERJEKSI DALAM NOVEL DONYANE WONG CULIKA KARYA SUPARTA BRATA [Interjection in the novel Donyane Wong Culika by Suparta Brata]
Interjection is a word used to express the feelings of the speaker. This interjection used by the author of the novel to convey the emotion or feeling that not only portrayed throu...
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik adalah salah satu cabang ilmu dalam bidang linguistik terapan yang mempelajari keterkaitan antara aspek sosial dan psikologis dalam proses penggunaan dan pema...
Penggunaan Bahasa Sunda Pada Pembelajaran Bahasa Inggris
Penggunaan Bahasa Sunda Pada Pembelajaran Bahasa Inggris
ABSTRAK Bahasa Sunda merupakan bahasa pertama masyarakat Jawa Barat dan tidak sedikit orang yang menggunakan bahasa sunda diberbagai aspek kehidupan, salah satunya dalam pendidikan...
Kepribadian Tokoh Ayah dan Anak dalam Novel Ayah dan Sebelas Patriot Karya Andrea Hirata Kajian (Psikologi Carl Gustav Jung)
Kepribadian Tokoh Ayah dan Anak dalam Novel Ayah dan Sebelas Patriot Karya Andrea Hirata Kajian (Psikologi Carl Gustav Jung)
ABSTRAK Kata-kata kunci: Kepribadian, Struktur kepribadian, dinamika kepribadian, perkembangan kepribadian. Penelitian ini bertujuan menganalisis novel Ayah dan Sebelas ...
Perbandingan Interjeksi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Mandarin
Perbandingan Interjeksi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Mandarin
AbstrakInterjeksi merupakan kelas kata yang cukup unik dan menarik dalam suatusistem bahasa. Interjeksi dalam bahasa Indonesia dan bahasa Mandarin merupakankata yang digunakan untu...
PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
Lanskap Linguistik ( LL) merujuk pada objek penggunaan bahasa di ruang publik. Menurut Landry and Bourhis (1997) yang termasuk dalam LL adalah bahasa di ruang-ruang publik seperti ...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...

