Javascript must be enabled to continue!
PENTINGNYA KATEKESE DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN UMAT KATOLIK MENGENAI TATA GERAK LITURGI
View through CrossRef
Skripsi ini ditulis berdasarkan pengalaman penulis yang melihat bahwa masih banyak umat Katolik yang belum memahami dan menerapkan tata gerak liturgi dengan tepat. Hal ini nampak ketika umat masih ada yang tidak tahu kapan harus berdiri, duduk, membungkuk, berlutut. Penyebab ketidaktahuan dan ketidakpahaman ini berkaitan dengan kurangnya katekese tentang tata gerak liturgi. Maka, dengan tulisan ini, pemahaman umat Katolik mengenai tata gerak liturgi semakin meningkat.
Skripsi ini ditulis dengan menggunakan metode kepustakaan. Penulis mengkaji tema ini dengan bersumber pada buku-buku, jurnal, skripsi dan dokumen-dokumen resmi Gereja.
Sebagai hasil kajian penulis, dapat disimpulkan bahwa salah satu bagian liturgi yang perlu diperhatikan adalah tata gerak liturgi. Maka dari itu, umat diharapkan agar mampu memahami dan menerapkannya dengan baik dalam berliturgi. Salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman umat mengenai tata gerak liturgi, penulis mengusulkan penggunaan model katekese praktis dalam penulisan skripsi ini. selain itu penulis juga mengusulkan tema dan program khusus untuk melaksanakan katekese tentang tata gerak liturgi. Melalui program dan tema model katekese praktis ini, umat diajak untuk memahami dan menerapkan tata gerak liturgi dengan baik dan tepat sebagaimana mestinya. Selain itu, model katekese bentuk praktis ini sangat cocok diterapkan bagi umat di stasi- stasi, mengingat bahwa pelaksanaan katekese praktis ini tidak memakan waktu yang lama, dan langsung mengajak umat tidak hanya terbatas pada teori melainkan pada tindakan. Dengan demikian, umat dapat memahami dan menerapkan tata gerak liturgi dengan mudah.
STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya
Title: PENTINGNYA KATEKESE DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN UMAT KATOLIK MENGENAI TATA GERAK LITURGI
Description:
Skripsi ini ditulis berdasarkan pengalaman penulis yang melihat bahwa masih banyak umat Katolik yang belum memahami dan menerapkan tata gerak liturgi dengan tepat.
Hal ini nampak ketika umat masih ada yang tidak tahu kapan harus berdiri, duduk, membungkuk, berlutut.
Penyebab ketidaktahuan dan ketidakpahaman ini berkaitan dengan kurangnya katekese tentang tata gerak liturgi.
Maka, dengan tulisan ini, pemahaman umat Katolik mengenai tata gerak liturgi semakin meningkat.
Skripsi ini ditulis dengan menggunakan metode kepustakaan.
Penulis mengkaji tema ini dengan bersumber pada buku-buku, jurnal, skripsi dan dokumen-dokumen resmi Gereja.
Sebagai hasil kajian penulis, dapat disimpulkan bahwa salah satu bagian liturgi yang perlu diperhatikan adalah tata gerak liturgi.
Maka dari itu, umat diharapkan agar mampu memahami dan menerapkannya dengan baik dalam berliturgi.
Salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman umat mengenai tata gerak liturgi, penulis mengusulkan penggunaan model katekese praktis dalam penulisan skripsi ini.
selain itu penulis juga mengusulkan tema dan program khusus untuk melaksanakan katekese tentang tata gerak liturgi.
Melalui program dan tema model katekese praktis ini, umat diajak untuk memahami dan menerapkan tata gerak liturgi dengan baik dan tepat sebagaimana mestinya.
Selain itu, model katekese bentuk praktis ini sangat cocok diterapkan bagi umat di stasi- stasi, mengingat bahwa pelaksanaan katekese praktis ini tidak memakan waktu yang lama, dan langsung mengajak umat tidak hanya terbatas pada teori melainkan pada tindakan.
Dengan demikian, umat dapat memahami dan menerapkan tata gerak liturgi dengan mudah.
Related Results
MUSIK LITURGI PRAPASKAH PADA ANAK-ANAK DI PAROKI HATI KUDUS YESUS KEROIT
MUSIK LITURGI PRAPASKAH PADA ANAK-ANAK DI PAROKI HATI KUDUS YESUS KEROIT
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari lebih lanjut tentang Musik Liturgi Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Keroit Tentang Kehidupan Gereja Anak-Anak. Penelitian ini men...
Penyesuaian dan Inkulturasi Liturgi
Penyesuaian dan Inkulturasi Liturgi
Ada banyak istilah yang dipakai untuk penyesuaian liturgi antara lain akomodasi, adaptasi, akulturasi, inkulturasi, interkulturasi, kontekstualisasi, pemribumian atau indigenisasi ...
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
MUSIK GEREJA DAN HYMNE A.Musik GerejaMusik gereja adalah penggunaan musik yang berkembang dan digunakan di gereja musik sangat penting dalam ibadah gereja, karena sebagian besar ke...
tugas hukum tata negara
tugas hukum tata negara
Tujuan Hukum Tata Negara yang di simpulkan beberapa definisi di atas,bahwa hukum HTN mengkaji beberapa aspek krusial,yakni Negara/ organ Negara,hubungan antara organ/lembaga Negara...
LITURGI BAGI SEMUA
LITURGI BAGI SEMUA
Liturgi akan terus mengalami pembaharuan sesuai dengan perkembangan zaman. dalam proses pembaharuannya, gereja akan mulai mengkritisi bentuk-bentuk liturgi yang ada di dalam gereja...
TRANSFORMASI KATEKESE DAN PASTORAL DIGITAL BAGI ORANG MUDA KATOLIK
TRANSFORMASI KATEKESE DAN PASTORAL DIGITAL BAGI ORANG MUDA KATOLIK
Penelitian ini membahas tentang peran katekese dan pastoral digital bagi perkembangan hidup iman Orang Muda Katolik (OMK) di era digital. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kondisi d...
Apa Arti Dan Makna Pembinaan Liturgi Bagi Warga Gereja Dan Apa Manfaatnya?
Apa Arti Dan Makna Pembinaan Liturgi Bagi Warga Gereja Dan Apa Manfaatnya?
Liturgi adalah panduan ibadah yang dilakukan secara umum dan resmi berdasarkan tata cara yang disepakati oleh para pemimpin gereja yang dimana yang dimaksud ialah badan pekerja sin...
PENGARUH KATEKESE BULAN MARIA BERSAMA SISWA-SISWI SMPK MARSUDI TERHADAP SEMANGAT BERDEVOSI KEPADA BUNDA MARIA
PENGARUH KATEKESE BULAN MARIA BERSAMA SISWA-SISWI SMPK MARSUDI TERHADAP SEMANGAT BERDEVOSI KEPADA BUNDA MARIA
SMPK Marsudi Siwi rutin menyelenggarakan katekese bulan Maria sebagai kegiatan untuk memperdalam pemahaman siswa-siswi tentang Bunda Maria dan meningkatkan semangat berdevosi. Pene...

