Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK (SAK ETAP) ATAS LAPORAN KEUANGAN KOPERASI KREDIT BINTANG UTAMA DI KABUPATEN MUNA
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) atas Laporan Keuangan Koperasi Kredit Bintang Utama. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif atau berbentuk uraian. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan Teknik wawancara (interview) dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa (1) Laporan keuangan yang disusun Koperasi Kredit Bintang Utama terdiri dari Neraca, Laporan Sisa Hasil Usaha, dan Laporan Dana Sosial, (2) Pada neraca Koperasi Kredit Bintang Utama belum mencantumkan penyisihan piutang tak tertagih, (3) Pada konsep ekuitas Koperasi Kredit Bintang Utama mengakui simpanan suka rela sebagai bagian dari modal koperasi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Koperasi sebagai badan hukum wajib patuh terhadap ketentuan dan peraturan / perundang-undangan yang berlaku, demikian juga untuk penyusunan laporan keuangan. Sebagai yang tidak memilliki akuntabilitas publik disyaratkan dalam Peraturan Mentri Keuangan dan Usaha Kecil Menengah no. 12 tahun 2015 bahwa penyusunan laporan keuangan harus berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP).Kata Kunci: SAK ETAP; Koperasi Kredit; Penyajian Laporan Keuangan
Universitas Halu Oleo
Title: ANALISIS PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK (SAK ETAP) ATAS LAPORAN KEUANGAN KOPERASI KREDIT BINTANG UTAMA DI KABUPATEN MUNA
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) atas Laporan Keuangan Koperasi Kredit Bintang Utama.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif atau berbentuk uraian.
Pengumpulan data penelitian ini menggunakan Teknik wawancara (interview) dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa (1) Laporan keuangan yang disusun Koperasi Kredit Bintang Utama terdiri dari Neraca, Laporan Sisa Hasil Usaha, dan Laporan Dana Sosial, (2) Pada neraca Koperasi Kredit Bintang Utama belum mencantumkan penyisihan piutang tak tertagih, (3) Pada konsep ekuitas Koperasi Kredit Bintang Utama mengakui simpanan suka rela sebagai bagian dari modal koperasi.
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Koperasi sebagai badan hukum wajib patuh terhadap ketentuan dan peraturan / perundang-undangan yang berlaku, demikian juga untuk penyusunan laporan keuangan.
Sebagai yang tidak memilliki akuntabilitas publik disyaratkan dalam Peraturan Mentri Keuangan dan Usaha Kecil Menengah no.
12 tahun 2015 bahwa penyusunan laporan keuangan harus berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP).
Kata Kunci: SAK ETAP; Koperasi Kredit; Penyajian Laporan Keuangan.
Related Results
ANALISIS PENERAPAN SAK ETAP PADA KOPERASI DI KABUPATEN MINAHASA
ANALISIS PENERAPAN SAK ETAP PADA KOPERASI DI KABUPATEN MINAHASA
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan SAK ETAP dalam penyusunan laporan keuangan di Kabupaten Minahasa.Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah ...
ANALISIS PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN BERBASIS SAK ETAP PADA PT. CIPTA GIRI SENTOSA
ANALISIS PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN BERBASIS SAK ETAP PADA PT. CIPTA GIRI SENTOSA
Memasuki era revolusi industri 5.0, banyak perusahaan yang mengharapkan adanya kemajuan, khususnya dalam penyajian laporan keuangan yang berfungsi untuk menyampaikan data keuangan ...
ANALISIS PENERAPAN STANDAR LAPORAN KEUANGAN BUMDES BERBASIS SAK ETAP DI DESA MATTIROTASI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG
ANALISIS PENERAPAN STANDAR LAPORAN KEUANGAN BUMDES BERBASIS SAK ETAP DI DESA MATTIROTASI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG
Analisis Penerapan Standar Laporan Keuangan Bumdes Berbasis Sak Etap Di Desa Mattirotasi, Kab Sidenreng Rappang”. BUMDes merupakan Lembaga Usaha Desa dimana diharapkan dapat mencip...
Analisis Penerapan SAK ETAP Dalam Penyusunan Laporan Keuangan Pada Koperasi Karyawan PTPN IV Kebun Bah Jambi
Analisis Penerapan SAK ETAP Dalam Penyusunan Laporan Keuangan Pada Koperasi Karyawan PTPN IV Kebun Bah Jambi
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana penerapan SAK ETAP dalam penyusunan laporan keuangan pada Koperasi Karyawan PTPN IV Kebun Bah Jambi. Metode yang digunakan...
PENGARUH PERSEPSI MANFAAT DAN HAMBATAN TERHADAP INTENSI PELAKU UMKM DALAM MENYUSUN SAK EMKM: STUDI KASUS UMKM DENPASAR SELATAN
PENGARUH PERSEPSI MANFAAT DAN HAMBATAN TERHADAP INTENSI PELAKU UMKM DALAM MENYUSUN SAK EMKM: STUDI KASUS UMKM DENPASAR SELATAN
ABSTRACTThe preparation of Financial Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Enterprises (SAK EMKM) is very important to support the growth and sustainability of Micro, S...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Analisis Kepatuhan Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik Pada Penyusunan Laporan Keuangan Koperasi Credit Union Sekawan Maju di Surabaya
Analisis Kepatuhan Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik Pada Penyusunan Laporan Keuangan Koperasi Credit Union Sekawan Maju di Surabaya
Koperasi Credit Union Sekawan Maju yang beralamat di Jalan Jagir Sidomukti 5/20 Surabaya dengan menerbitkan neraca dan laporan perhitungan surplus hasil usaha yang disusun berdasar...
Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Penerapan Sistem Informasi Akuntansi dan Pemahaman Sak-Etap Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Koperasi
Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Penerapan Sistem Informasi Akuntansi dan Pemahaman Sak-Etap Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Koperasi
Jumlah koperasi di Kota Bandung tergolong tinggi, namun masih ditemukan koperasi yang tidak aktif dan belum mampu melaksanakan rapat anggota tahunan secara konsisten. Kondisi ini m...

