Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemikiran Tariq Ramadan dan Islam di Swiss

View through CrossRef
Islam perlu diperkenalkan sesuai dengan kultur budayanya masing-masing. Tentu dengan tidak melanggar aturan serta hukum yang tertulis di dalam al-Qur’an dan Hadits. Hanya saja dalam memperkenalkan hukum Islam tidak sebatas penafsiran tekstual saja melainkan kontekstual. Muslim di eropa adalah minoritas, jadi Muslim di Eropa perlu kehati-hatian ekstra dalam bermasyarakat. Senada dengan problema yang seolah dihadapi Muslim di Eropa, Tariq Ramadan seorang Ilmuwan Muslim memberikan pandangannya tersendiri. Menurut Tariq Ramadan, Muslim di Eropa sebenarnya tidak perlu risau, hanya perlu membaur saja dengan orang Eropa dan menunjukkan identitas sebagai Muslim sejati yang mencerminkan bahwa Islam adalah agama rahmatan li a’alamin.Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis pengumpulan data  (literatur review)  dari journal, media internet dan media berita online yang berkaitan dengan Tariq Ramadan. Hasil penelitian menunjukkan banyak pemikiran-pemikiran Tariq Ramadan yang mengusahakan agar Muslim di Eropa setara dengan orang Eropa. Bahkan Tariq Ramadan selalu menggaungkan kalimat, “Muslim Eropa bukan Muslim di Eropa”.
Title: Pemikiran Tariq Ramadan dan Islam di Swiss
Description:
Islam perlu diperkenalkan sesuai dengan kultur budayanya masing-masing.
Tentu dengan tidak melanggar aturan serta hukum yang tertulis di dalam al-Qur’an dan Hadits.
Hanya saja dalam memperkenalkan hukum Islam tidak sebatas penafsiran tekstual saja melainkan kontekstual.
Muslim di eropa adalah minoritas, jadi Muslim di Eropa perlu kehati-hatian ekstra dalam bermasyarakat.
Senada dengan problema yang seolah dihadapi Muslim di Eropa, Tariq Ramadan seorang Ilmuwan Muslim memberikan pandangannya tersendiri.
Menurut Tariq Ramadan, Muslim di Eropa sebenarnya tidak perlu risau, hanya perlu membaur saja dengan orang Eropa dan menunjukkan identitas sebagai Muslim sejati yang mencerminkan bahwa Islam adalah agama rahmatan li a’alamin.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis pengumpulan data  (literatur review)  dari journal, media internet dan media berita online yang berkaitan dengan Tariq Ramadan.
Hasil penelitian menunjukkan banyak pemikiran-pemikiran Tariq Ramadan yang mengusahakan agar Muslim di Eropa setara dengan orang Eropa.
Bahkan Tariq Ramadan selalu menggaungkan kalimat, “Muslim Eropa bukan Muslim di Eropa”.

Related Results

Ramadan Fasting in Relation to Salivary Uric Acid and Selective Physical Parameters
Ramadan Fasting in Relation to Salivary Uric Acid and Selective Physical Parameters
Background: Ramadan is the holy month in which all Muslims abstain from eating and drinking from sunrise to sunset. The impact of Ramadan fasting on the oral cavity and saliva need...
Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia
Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia
Pemikiran pendidikan adalah serangkaian proses kerja akal dan kalbu yang dilakukan secara bersungguh-sungguh dalam melihat berbagai persoalan yang ada dalam pendidikan Islam. Untuk...
First-time Usage of SGLT2 Inhibitors in Patients with Type 2 Diabetes Who Are Fasting Ramadan: Efficacy and Safety
First-time Usage of SGLT2 Inhibitors in Patients with Type 2 Diabetes Who Are Fasting Ramadan: Efficacy and Safety
Abstract Introduction: Ramadan fasting claims a necessary role in management of diabetes. Many people with type 2 diabetes insist on fasting during the holy month of Ramada...
First‐Time Usage of SGLT2 Inhibitors in Patients With Type 2 Diabetes Who Are Fasting Ramadan: Efficacy and Safety
First‐Time Usage of SGLT2 Inhibitors in Patients With Type 2 Diabetes Who Are Fasting Ramadan: Efficacy and Safety
Introduction: Ramadan fasting claims a necessary role in the management of diabetes. Many people with Type 2 diabetes insist on fasting during the holy month of...

Back to Top