Javascript must be enabled to continue!
SURVEI KESEHATAN TELINGA MASYARAKAT PESISIR PANTAI BAHU
View through CrossRef
Abstract: Ear is the part of human’s organs that gives important contribution in hearing and balance process. Ear absorbs 20% of information in daily life. The result of National Health Survey in 7 provinces in 1993-1996 showed that there was a high prevalence (16.8%) of morbidity on ear disturbance. Indonesia is an archipelago country since 70% of its area is sea. This study aimed to obtain the ear health profile of people that live along the Bahu beach. This was a descriptive observasional study with a cross sectional design. Samples were 31 people. Data were obtained from external meatus acusticus examination by ear-nose-throat specialists. The results showed that the most frequent was cerumen in 7 people in right and left ears. Perforation of tympanic membrane of right and left ears were found in 2 people. Conclusion: The ear health status of most people living along Bahu beach was good. However, perforation of tympanic membranes were still found in a small number.Keywords: ear health, ear examinationAbstrak: Telinga adalah organ tubuh yang berperan penting pada proses pendengaran dan keseimbangan. Telinga merupakan salah satu indra yang menyerap sebesar 20% informasi dari kehidupan sehari-hari. Hasil Survei Nasional Kesehatan di 7 provinsi tahun 1993-1996, prevalensi morbiditas telinga yang paling tinggi yaitu gangguan pendengaran sebesar 16,8%. Indonesia sendiri merupakan negara kepulauan yang hampir 70% wilayahnya terdiri dari laut. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data survei mengenai gambaran kesehatan telinga pada masyarakat pesisir pantai Bahu. Jenis penelitian ialah deskriptif observasional dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian berjumlah 31 orang. Pengambilan data dilakukan dengan pemeriksaan meatus austikus eksternus oleh dokter spesialis THT-KL. Hasil. penelitian memperlihatkan yang terbanyak ialah serumen pada 7 orang di telinga kanan dan telinga kiri. Pada pemeriksaan membran timpani ditemukan perforasi telinga kanan dan kiri sebanyak 2 orang. Simpulan: Status kesehatan telinga sebagian besar masyarakat pesisir pantai Bahu sudah baik. Walaupun demikian, perforasi membran timpani masih ditemukan pada sebagian kecil masyarakat.Kata kunci: kesehatan telinga, pemeriksaan telinga
Title: SURVEI KESEHATAN TELINGA MASYARAKAT PESISIR PANTAI BAHU
Description:
Abstract: Ear is the part of human’s organs that gives important contribution in hearing and balance process.
Ear absorbs 20% of information in daily life.
The result of National Health Survey in 7 provinces in 1993-1996 showed that there was a high prevalence (16.
8%) of morbidity on ear disturbance.
Indonesia is an archipelago country since 70% of its area is sea.
This study aimed to obtain the ear health profile of people that live along the Bahu beach.
This was a descriptive observasional study with a cross sectional design.
Samples were 31 people.
Data were obtained from external meatus acusticus examination by ear-nose-throat specialists.
The results showed that the most frequent was cerumen in 7 people in right and left ears.
Perforation of tympanic membrane of right and left ears were found in 2 people.
Conclusion: The ear health status of most people living along Bahu beach was good.
However, perforation of tympanic membranes were still found in a small number.
Keywords: ear health, ear examinationAbstrak: Telinga adalah organ tubuh yang berperan penting pada proses pendengaran dan keseimbangan.
Telinga merupakan salah satu indra yang menyerap sebesar 20% informasi dari kehidupan sehari-hari.
Hasil Survei Nasional Kesehatan di 7 provinsi tahun 1993-1996, prevalensi morbiditas telinga yang paling tinggi yaitu gangguan pendengaran sebesar 16,8%.
Indonesia sendiri merupakan negara kepulauan yang hampir 70% wilayahnya terdiri dari laut.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data survei mengenai gambaran kesehatan telinga pada masyarakat pesisir pantai Bahu.
Jenis penelitian ialah deskriptif observasional dengan pendekatan potong lintang.
Sampel penelitian berjumlah 31 orang.
Pengambilan data dilakukan dengan pemeriksaan meatus austikus eksternus oleh dokter spesialis THT-KL.
Hasil.
penelitian memperlihatkan yang terbanyak ialah serumen pada 7 orang di telinga kanan dan telinga kiri.
Pada pemeriksaan membran timpani ditemukan perforasi telinga kanan dan kiri sebanyak 2 orang.
Simpulan: Status kesehatan telinga sebagian besar masyarakat pesisir pantai Bahu sudah baik.
Walaupun demikian, perforasi membran timpani masih ditemukan pada sebagian kecil masyarakat.
Kata kunci: kesehatan telinga, pemeriksaan telinga.
Related Results
HUBUNGAN PEMBERSIHAN TELINGA MENGGUNAKAN COTTON BUDS DENGAN KEJADIAN KELUHAN TELINGA
HUBUNGAN PEMBERSIHAN TELINGA MENGGUNAKAN COTTON BUDS DENGAN KEJADIAN KELUHAN TELINGA
Pembersihan telinga menggunakan cotton buds dapat menjadi faktor risiko infeksi telinga luar terutama kejadian otitis eksterna yang dapat menimbulkan berbagai keluhan telinga seper...
STUDI IDENTIFIKASI KERUSAKAN WILAYAH PESISIR DI KOTA BENGKULU
STUDI IDENTIFIKASI KERUSAKAN WILAYAH PESISIR DI KOTA BENGKULU
Kota Bengkulu adalah ibukota dari Provinsi Bengkulu yang mempunyai wilayah pesisir dengan panjang garis pantai hanya ± 17,22 km. Wilayah pesisir Kota Bengkulu memanjang dari Sungai...
Kesehatan telinga mahasiswa Sekolah Polisi Negara Karombasan Manado
Kesehatan telinga mahasiswa Sekolah Polisi Negara Karombasan Manado
Abstract: Ear is one of the five senses that functions as hearing and body balance device. The health status of human ear is influenced by lifestyle, activities, and environmental ...
Kesehatan telinga mahasiswa Sekolah Polisi Negara Karombasan Manado
Kesehatan telinga mahasiswa Sekolah Polisi Negara Karombasan Manado
Abstract: Ear is one of the five senses that functions as hearing and body balance device. The health status of human ear is influenced by lifestyle, activities, and environmental ...
Penegakan Hukum terhadap Bangunan di Wilayah Pesisir Pantai Batukaras Kabupaten Pangandaran Dihubungkan dengan Kearifan Lokal
Penegakan Hukum terhadap Bangunan di Wilayah Pesisir Pantai Batukaras Kabupaten Pangandaran Dihubungkan dengan Kearifan Lokal
Abstrak- Wilayah pesisir pantai merupakan wilayah yang rentan terhadap perubahan, baik perubahan tersebut yang disebabkan oleh alam itu sendiri maupun oleh perbuatan manusia, oleh ...
ANALISIS KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG KAWASAN UNTUK PENGELOLAAN EKOWISATA PANTAI KOTA BENGKULU
ANALISIS KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG KAWASAN UNTUK PENGELOLAAN EKOWISATA PANTAI KOTA BENGKULU
Penelitian ini dilakukan pada Maret sampai September 2020 di Pantai Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu. Dengan tujuan untuk Menganalisis kesesuain kawasan ekowisata pantai kategori re...
Mitigasi Bencana Pantai Ujung Gusung Melalui Penanaman Pohon Ketapang Di Pesisir Pantai Desa Kumbung Kecamatan Lepar Pongok, Kabupaten Bangka Selatan
Mitigasi Bencana Pantai Ujung Gusung Melalui Penanaman Pohon Ketapang Di Pesisir Pantai Desa Kumbung Kecamatan Lepar Pongok, Kabupaten Bangka Selatan
Kumbung Village is a village in Lepar Pongok sub-district, South Bangka district, Bangka Belitung Islands, Indonesia. The people of Kumbung village live in the coastal area, but ov...

