Javascript must be enabled to continue!
PENERAPAN EKO-EFISIENSI PADA PROSES PENGEMASAN TAHU DENGAN PENAMBAHAN CHITOSAN UNTUK MEMPERPANJANG MASA SIMPAN TAHU
View through CrossRef
ABSTRAK Eko-efisiensi atau produksi bersih merupakan suatu strategi yang menghasilkan suatu produk dengan kinerja yang kebih baik, menggunakan sedikit energi dan sumber daya alam untuk mengurangi limbah. Strategi ini bertujuan mencegah terjadinya pencemaran lingkungan dan mengurangi terbentuknya limbah pada sumbernya sehingga dapat meminimalisasi resiko terhadap kesehatan dan keselamatan manusia serta kerusakan lingkungan. produksi bersih pada proses industri dapat pula diartikan mengganti penggunaan bahan-bahan berbahaya dan beracun. Salah satu cara menerapkan produksi bersih pada proses produksi tahu adalah dengan menambahkan bahan pengawet alami, misalnya chitosan pada proses pengemasan tahu.Chitosan merupakan produk turunan dari polimer chitin yakni produk samping limbah dari pengolahan industri perikanan, khususnya udang, kepiting dan rajungan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh larutan kitosan pada kemasan tahu terhadap daya tahan tahu. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Perlakuan dilakukan dengan menambahkan larutan chitosan pada kemasan tahu. Konsentrasi larutan adalah 2 gr/liter; 4 gr/liter, dan 6 gr/liter. Analisa daya tahan tahu dilakukan dengan uji fisik kondisi tahu dibandingkan dengan tahu yang tidak diawetkan, dan uji kesukaan.Kesimpulan dari penelitian ini adalah larutan chitosan mampu mempertahan kesegaran tahu hingga lebih dari 4 hari. Sedangkan konsentrasi larutan yang paling baik untuk bahan pemgawet adalah konsentrasi 4 gr/ liter. Kata kunci: eko-efisiensi, chitosan, daya tahan ABSTRACT Eco-efficiency or cleaner production is a strategy to result a product with low energy and human resources-usage but high in benefit to reduce waste. This strategy aims to prevent ecological impact and to reduce wastes production, thus minimalize the risk to health and safety to human being. Cleaner product in industrial process is also defined as replacing the use of toxic and dangerous material. One of the way to apply cleaner production in the tofu production is by adding natural preservation to the packaging of the product. Chitosan is a derived product of chitin polimer; side product of fishery industry, especially prawn, shrimp, and crab. This research aims to know the impact of chitosan to durability of the tofu packaging. The method is descriptive quantitative. Technique used this research is by adding chitosan in concentration of 2 gr/liter; 4 gr/liter, dan 6 gr/liter to the tofu pakcaging. Data of durability of the tofu packaging is analized by physical test compared to the original tofu, and organoleptic test. The result showed that chitosan is able to sustain the freshness of the tofu for more than 4 days. While the best chitosan in concentration of 4 gr/liter. Keywords: eco-eficiency, chitosan, durability
Kusuma Husada University
Title: PENERAPAN EKO-EFISIENSI PADA PROSES PENGEMASAN TAHU DENGAN PENAMBAHAN CHITOSAN UNTUK MEMPERPANJANG MASA SIMPAN TAHU
Description:
ABSTRAK Eko-efisiensi atau produksi bersih merupakan suatu strategi yang menghasilkan suatu produk dengan kinerja yang kebih baik, menggunakan sedikit energi dan sumber daya alam untuk mengurangi limbah.
Strategi ini bertujuan mencegah terjadinya pencemaran lingkungan dan mengurangi terbentuknya limbah pada sumbernya sehingga dapat meminimalisasi resiko terhadap kesehatan dan keselamatan manusia serta kerusakan lingkungan.
produksi bersih pada proses industri dapat pula diartikan mengganti penggunaan bahan-bahan berbahaya dan beracun.
Salah satu cara menerapkan produksi bersih pada proses produksi tahu adalah dengan menambahkan bahan pengawet alami, misalnya chitosan pada proses pengemasan tahu.
Chitosan merupakan produk turunan dari polimer chitin yakni produk samping limbah dari pengolahan industri perikanan, khususnya udang, kepiting dan rajungan.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh larutan kitosan pada kemasan tahu terhadap daya tahan tahu.
Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif.
Perlakuan dilakukan dengan menambahkan larutan chitosan pada kemasan tahu.
Konsentrasi larutan adalah 2 gr/liter; 4 gr/liter, dan 6 gr/liter.
Analisa daya tahan tahu dilakukan dengan uji fisik kondisi tahu dibandingkan dengan tahu yang tidak diawetkan, dan uji kesukaan.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah larutan chitosan mampu mempertahan kesegaran tahu hingga lebih dari 4 hari.
Sedangkan konsentrasi larutan yang paling baik untuk bahan pemgawet adalah konsentrasi 4 gr/ liter.
Kata kunci: eko-efisiensi, chitosan, daya tahan ABSTRACT Eco-efficiency or cleaner production is a strategy to result a product with low energy and human resources-usage but high in benefit to reduce waste.
This strategy aims to prevent ecological impact and to reduce wastes production, thus minimalize the risk to health and safety to human being.
Cleaner product in industrial process is also defined as replacing the use of toxic and dangerous material.
One of the way to apply cleaner production in the tofu production is by adding natural preservation to the packaging of the product.
Chitosan is a derived product of chitin polimer; side product of fishery industry, especially prawn, shrimp, and crab.
This research aims to know the impact of chitosan to durability of the tofu packaging.
The method is descriptive quantitative.
Technique used this research is by adding chitosan in concentration of 2 gr/liter; 4 gr/liter, dan 6 gr/liter to the tofu pakcaging.
Data of durability of the tofu packaging is analized by physical test compared to the original tofu, and organoleptic test.
The result showed that chitosan is able to sustain the freshness of the tofu for more than 4 days.
While the best chitosan in concentration of 4 gr/liter.
Keywords: eco-eficiency, chitosan, durability.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Synthesis and Investigation into Apatite-forming Ability of Hydroxyapatite/Chitosan-based Scaffold
Synthesis and Investigation into Apatite-forming Ability of Hydroxyapatite/Chitosan-based Scaffold
In this study, porous scaffolds were fabricated using inorganic material-hydroxyapatite and chitosan for bone-tissue engineering. The combination of hydroxyapatite and chitosan may...
Analisis Eko-Efisiensi pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Tahu Tamyiz di Kabupaten Kendal
Analisis Eko-Efisiensi pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Tahu Tamyiz di Kabupaten Kendal
Eco-efficiency is the concept of maximizing profits by minimizing the use of raw materials, water and environmentally based energy. Eco-efficiency can reduce the percentage of Non ...
Drought resistance and protein changes induced by chitosan in rice Oryza sativa L.
Drought resistance and protein changes induced by chitosan in rice Oryza sativa L.
This research aims to determine the appropriate chitosan types and concentrations for drought resistant induction in rice based on the hypothesized that the antioxidant system shou...
Kajian Penerapan Produksi Bersih di Industri Tahu di Desa Jimbaran, Bandungan, Jawa Tengah
Kajian Penerapan Produksi Bersih di Industri Tahu di Desa Jimbaran, Bandungan, Jawa Tengah
Peran industri kecil di beberapa wilayah Kabupaten Semarang sangat penting dalam menunjang perekonomian, khususnya di sekitar lokasi industri tersebut. Salah satu industri kecil ya...
Perbandingan Tahap Kesamaan Spesies Lumut Jati antara Hutan Simpan Behrang dengan Hutan Tanah Rendah yang lain di Semenanjung Malaysia
Perbandingan Tahap Kesamaan Spesies Lumut Jati antara Hutan Simpan Behrang dengan Hutan Tanah Rendah yang lain di Semenanjung Malaysia
Lumut jati merupakan tumbuhan kriptogam iaitu kumpulan tumbuhan yang mempunyai organ pembiakan yang tersembunyi. Perbandingan tahap kesamaan spesies lumut jati di Hutan Simpan Behr...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...

