Javascript must be enabled to continue!
Rancang Bangun Alat Pengering Pakaian Menggunakan Metode Fuzzy Logic
View through CrossRef
Perubahan iklim dan pemanasan global dapat mengakibatkan terjadinya perubahan kondisi cuaca yang tidak menentu berkaitan dengan hal tersebut maka manusia membutuhkan alat pengering pakaian otomatis untuk membantu dalam proses pengeringan pakaian ketika musim hujan. Pada penelitian ini dibuat alat pengering pakaian menggunakan metode fuzzy logic yang terdiri dari sensor DHT22 dan sensor load cell 5 kg. Input kendali logika fuzzy adalah kelembaban dan suhu udara di dalam lemari pengering. Output yang dihasilkan oleh kendali fuzzy logic berupa sinyal untuk mengendalikan motor fan dan heater. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa pada kondisi kelembaban kering 20% dan suhu dingin 15 maka heater akan off dan motor fan akan on. Heater dan motor fan akan on ketika kelembaban mencapai kondisi lembab 25 dengan kondisi suhu sejuk 35 sedangkan heater dan motor fan akan off secara bersamaan ketika kondisi kelembaban kering 29 dengan kondisi suhu panas 35. Pengeringan dengan alat pengering membutuhkan rata-rata waktu 204 menit sedangkan proses pengeringan secara konvensional membutuhkan rata-rata waktu 390 menit, sehingga dapat disimpulkan tingkat keberhasilan pada perancangan adalah100.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: Rancang Bangun Alat Pengering Pakaian Menggunakan Metode Fuzzy Logic
Description:
Perubahan iklim dan pemanasan global dapat mengakibatkan terjadinya perubahan kondisi cuaca yang tidak menentu berkaitan dengan hal tersebut maka manusia membutuhkan alat pengering pakaian otomatis untuk membantu dalam proses pengeringan pakaian ketika musim hujan.
Pada penelitian ini dibuat alat pengering pakaian menggunakan metode fuzzy logic yang terdiri dari sensor DHT22 dan sensor load cell 5 kg.
Input kendali logika fuzzy adalah kelembaban dan suhu udara di dalam lemari pengering.
Output yang dihasilkan oleh kendali fuzzy logic berupa sinyal untuk mengendalikan motor fan dan heater.
Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa pada kondisi kelembaban kering 20% dan suhu dingin 15 maka heater akan off dan motor fan akan on.
Heater dan motor fan akan on ketika kelembaban mencapai kondisi lembab 25 dengan kondisi suhu sejuk 35 sedangkan heater dan motor fan akan off secara bersamaan ketika kondisi kelembaban kering 29 dengan kondisi suhu panas 35.
Pengeringan dengan alat pengering membutuhkan rata-rata waktu 204 menit sedangkan proses pengeringan secara konvensional membutuhkan rata-rata waktu 390 menit, sehingga dapat disimpulkan tingkat keberhasilan pada perancangan adalah100.
Related Results
Kajian karakteristik perpindahan panas pada ruang sistem pengering/pengasapan dengan enersi panas. dari bahan bakar 0
Kajian karakteristik perpindahan panas pada ruang sistem pengering/pengasapan dengan enersi panas. dari bahan bakar 0
Penggunaan lemari pengering untuk pengeringan masih mempunyai kelemahan, yaitu temperatur pengering di dalam lemari pengering sering tidak seragam atau tidak sama di setiap rak yan...
Karakteristik Pengering Surya (Solar Dryer) Dengan Turbin Ventilator
Karakteristik Pengering Surya (Solar Dryer) Dengan Turbin Ventilator
Pada penelitian terdahulu, alat pengering yang dianalisis adalah pengering surya dengan kolektor sekunder, rak bertingkat dan exhaust fan. Penelitian tersebut berhasil mengatasi fe...
RANCANG BANGUN ALAT PEMARUT KELAPA MENGGUNAKAN TENAGA LISTRIK
RANCANG BANGUN ALAT PEMARUT KELAPA MENGGUNAKAN TENAGA LISTRIK
Di zaman era modern ini masih banyak ibu rumah tangga, masih menggunakan alat pemarut manual, yaitu dengan menggunakan alat parut yang terbuat dari pelat besi yang permukaannya mem...
Konstruksi Sistem Inferensi Fuzzy Menggunakan Subtractive Fuzzy C-Means pada Data Parkinson
Konstruksi Sistem Inferensi Fuzzy Menggunakan Subtractive Fuzzy C-Means pada Data Parkinson
Abstract. Fuzzy Inference System requires several stages to get the output, 1) formation of fuzzy sets, 2) formation of rules, 3) application of implication functions, 4) compositi...
SIMULASI NUMERIK PADA ALAT PENGERING BIJI KOPI TENAGA SURYA
SIMULASI NUMERIK PADA ALAT PENGERING BIJI KOPI TENAGA SURYA
Dalam penelitian ini membandingkan efisiensi alat pengering biji kopi yang telah diuji eksperimental. Desain pengering terdiri dari dua unit kolektor surya, satu ruang pengering de...
Generated Fuzzy Quasi-ideals in Ternary Semigroups
Generated Fuzzy Quasi-ideals in Ternary Semigroups
Here in this paper, we provide characterizations of fuzzy quasi-ideal in terms of level and strong level subsets. Along with it, we provide expression for the generated fuzzy quasi...
Rancang Bangun Pengering Surya Tipe Bak Untuk Biji Kopi
Rancang Bangun Pengering Surya Tipe Bak Untuk Biji Kopi
Abstrak . Tujuan dari penelitian ini adalah mendesain dan membuat pengering tipe bak dengan sumber panas berasal dari tungku sekam kopi dan kolektor surya untuk pengeringan biji ko...
Perancangan Alat Jemuran Otomatis Dengan Pengering Pakaian Berbasis ESP32
Perancangan Alat Jemuran Otomatis Dengan Pengering Pakaian Berbasis ESP32
Pemanasan global yang terjadi saat ini membuat kondisi perubahan cuaca di Indonesia tidak menentu, sehingga kita sulit untuk memprediksi kondisi cuaca c...

