Javascript must be enabled to continue!
Model Pembelajaran Menenun di Madrasah Ibtidaiyah
View through CrossRef
Kain tenun Alor merupakan hasil karya masyarakat Alor yang diwarisi secara turun temurun. Pembelajaran menenun di sekolah dasar merupakan salah satu upaya agar kebudayaan ini tidak akan hilang ditelan zaman. Tujuan peneliatan ini adalah untuk menganalisis bagaimana model ideal dalam pembelajaran menenun dan untuk mengetahui apa saja kendala-kendala yang dihadapi dalam pembelajaran menenun.. Metode yang digunakan dalam penulisan tesis ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dimana peneliti terlibat langsung dalam proses pengumpulan data pada peserta didik kelas IV dan guru kelas. Hasil dari peneliian ini menemukan bahwa model ideal dalam pembelajaran menenun di Madrasah Ibtidaiyah dapat di gambarkan dengan tiga langkah yaitu: input, proses dan out put. Input berarti sebelum melakukan proses pembelajaran guru harus memberikan edukasi dan kesempatan kepada peserta didik. Setelah itu di lakukan proses atau tahapan perancangan yang menggunakan ketersediaan sarana prasaran dengan melibatkan peran orang tua dan masyarakat setempat. Maka out put menghasikan ketercapaian pembelajaran yang diharapkan, berupa peserta didik dapat menenun, menjaga nilai budaya dan meningkatkan ekonomi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan ditemukan 10 kategorisasi meliputi: partisipasi aktif, efektifitas pembelajaran menenun, life skill, learning mindset, kemampuan menenun, proses menenun, kesempatan pembelajaran menenun, monitoring pembelajaran, supporting system dan manajemen pembelajaran menenun
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Title: Model Pembelajaran Menenun di Madrasah Ibtidaiyah
Description:
Kain tenun Alor merupakan hasil karya masyarakat Alor yang diwarisi secara turun temurun.
Pembelajaran menenun di sekolah dasar merupakan salah satu upaya agar kebudayaan ini tidak akan hilang ditelan zaman.
Tujuan peneliatan ini adalah untuk menganalisis bagaimana model ideal dalam pembelajaran menenun dan untuk mengetahui apa saja kendala-kendala yang dihadapi dalam pembelajaran menenun.
Metode yang digunakan dalam penulisan tesis ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Dimana peneliti terlibat langsung dalam proses pengumpulan data pada peserta didik kelas IV dan guru kelas.
Hasil dari peneliian ini menemukan bahwa model ideal dalam pembelajaran menenun di Madrasah Ibtidaiyah dapat di gambarkan dengan tiga langkah yaitu: input, proses dan out put.
Input berarti sebelum melakukan proses pembelajaran guru harus memberikan edukasi dan kesempatan kepada peserta didik.
Setelah itu di lakukan proses atau tahapan perancangan yang menggunakan ketersediaan sarana prasaran dengan melibatkan peran orang tua dan masyarakat setempat.
Maka out put menghasikan ketercapaian pembelajaran yang diharapkan, berupa peserta didik dapat menenun, menjaga nilai budaya dan meningkatkan ekonomi.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan ditemukan 10 kategorisasi meliputi: partisipasi aktif, efektifitas pembelajaran menenun, life skill, learning mindset, kemampuan menenun, proses menenun, kesempatan pembelajaran menenun, monitoring pembelajaran, supporting system dan manajemen pembelajaran menenun.
Related Results
PENERAPAN METODE WAFA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN DI MI MIFTAHUL HUDA
PENERAPAN METODE WAFA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN DI MI MIFTAHUL HUDA
This research article was conducted to find out the extent of the effectiveness of the application of the wafa method, namely the method using the right brain in improving the abil...
Implementasi Budaya Madrasah Dalam Perspektif Pendidikan Karakter
Implementasi Budaya Madrasah Dalam Perspektif Pendidikan Karakter
This research examines the implementation of madrasah culture from the perspective of character education in Madrasah through structural and cultural approaches. This study aims to...
Manajemen Supervisi Dan Evaluasi Pengawas Madrasah Di Kementerian Agama Kabupaten Buol
Manajemen Supervisi Dan Evaluasi Pengawas Madrasah Di Kementerian Agama Kabupaten Buol
Manajemen Supervisi Dan Evaluasi Pengawas Madrasah Di Kementerian Agama Kabupaten Buol, dalam hal ini kami mengangkat judul tersebut guna mengetahui bagaimana manajemen supervisi d...
Learning Arabic Mufrodat in Islamic Elementary School Sabilil Muttaqien Islamic Boarding SchoolBanaran Magetan
Learning Arabic Mufrodat in Islamic Elementary School Sabilil Muttaqien Islamic Boarding SchoolBanaran Magetan
This study aims to explain the technical learning of Arabic mufrodat in Madrasah Ibtidaiyah Pesantren Sabilil Muttaqien Banaran Magetan Regency, as well as explain the difficulty o...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KEMAMPUAN MANAJERIAL KEPALA MADRASAH DAN KINERJA MENGAJAR GURU DALAM MUTU PENDIDIKAN
KEMAMPUAN MANAJERIAL KEPALA MADRASAH DAN KINERJA MENGAJAR GURU DALAM MUTU PENDIDIKAN
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusikemampuan manajerialkepala madrasah dan kinerja mengajar guru terhadap mutu Madrasah Aliyah swasta. Pendekatan yang digu...
Curriculum design of joint madrasah system in Islamic education in Singapore
Curriculum design of joint madrasah system in Islamic education in Singapore
To accept the increasing modernization and globalization wave, Majelis Ugama Islam Singapura (MUIS) which is responsible for Islamic education in Singapore, introduced the Joint Ma...
Pengaruh Kedisiplinan Guru Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Labakkang
Pengaruh Kedisiplinan Guru Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Labakkang
This study aims to determine: 1) How is the discipline of Ibtidaiyah Muhammadiyah Labakkang Madrasah teachers, 2) How is the learning motivation of students in Madarasah Ibtidaiyah...

