Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Karakteristik Pasien Tuberkulosis Paru dan Status Gizi Sebelum dan Sesudah OAT di Puskesmas Sudiang

View through CrossRef
Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan menyerang paru-paru. Penularannya terjadi lewat udara saat penderita batuk atau bersin. Lansia, penderita HIV/AIDS, dan orang dengan gizi buruk lebih rentan terinfeksi. Indonesia termasuk negara dengan kasus TB tertinggi di dunia. TB bisa disembuhkan dengan pengobatan teratur 6–9 bulan dan dukungan gizi yang baik, yang membantu mempercepat pemulihan. Tujuan: Untuk mengetahui karakteristik pasien TB paru dan status gizi sebelum dan sesudah pengobatan obat anti tuberkulosis (OAT) di puskesmas Sudiang. Metode:  Penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif yang bertujuan menggambarkan frekuensi kejadian tuberkulosis paru berdasarkan data rekam medik pasien di Puskesmas Sudiang Raya Makassar pada Januari–Juni 2024.  Hasil: Penelitian ini menemukan bahwa sebagian besar pasien TB di Puskesmas Sudiang (Januari–Juni 2024) dengan jumlah sampel (37 pasien) berjenis kelamin laki-laki yang berada dalam rentang usia produktif (17–45 tahun). Sebelum pengobatan, 37,84% memiliki status gizi buruk, yang menurun menjadi 29,73% setelah pengobatan. Sebagian besar pasien (86,5%) mengalami perbaikan status gizi setelah menyelesaikan terapi OAT, yang menunjukkan dampak positif pengobatan terhadap pemulihan gizi. Kesimpulan:  Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar pasien TB di Puskesmas Sudiang berjenis kelamin laki-laki dan berada dalam kelompok usia produktif, dengan perbaikan status gizi yang signifikan setelah menyelesaikan pengobatan anti-tuberkulosis, yang menunjukkan efektivitas terapi dalam mendukung pemulihan
Title: Karakteristik Pasien Tuberkulosis Paru dan Status Gizi Sebelum dan Sesudah OAT di Puskesmas Sudiang
Description:
Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan menyerang paru-paru.
Penularannya terjadi lewat udara saat penderita batuk atau bersin.
Lansia, penderita HIV/AIDS, dan orang dengan gizi buruk lebih rentan terinfeksi.
Indonesia termasuk negara dengan kasus TB tertinggi di dunia.
TB bisa disembuhkan dengan pengobatan teratur 6–9 bulan dan dukungan gizi yang baik, yang membantu mempercepat pemulihan.
Tujuan: Untuk mengetahui karakteristik pasien TB paru dan status gizi sebelum dan sesudah pengobatan obat anti tuberkulosis (OAT) di puskesmas Sudiang.
Metode:  Penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif yang bertujuan menggambarkan frekuensi kejadian tuberkulosis paru berdasarkan data rekam medik pasien di Puskesmas Sudiang Raya Makassar pada Januari–Juni 2024.
 Hasil: Penelitian ini menemukan bahwa sebagian besar pasien TB di Puskesmas Sudiang (Januari–Juni 2024) dengan jumlah sampel (37 pasien) berjenis kelamin laki-laki yang berada dalam rentang usia produktif (17–45 tahun).
Sebelum pengobatan, 37,84% memiliki status gizi buruk, yang menurun menjadi 29,73% setelah pengobatan.
Sebagian besar pasien (86,5%) mengalami perbaikan status gizi setelah menyelesaikan terapi OAT, yang menunjukkan dampak positif pengobatan terhadap pemulihan gizi.
Kesimpulan:  Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar pasien TB di Puskesmas Sudiang berjenis kelamin laki-laki dan berada dalam kelompok usia produktif, dengan perbaikan status gizi yang signifikan setelah menyelesaikan pengobatan anti-tuberkulosis, yang menunjukkan efektivitas terapi dalam mendukung pemulihan.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
GAMBARAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SEMANDING
GAMBARAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SEMANDING
ABSTRAK          Tuberkulosis Paru telah menjadi masalah kesehatan yang utama di dunia dan angka keberhasilan pengobatan merupakan indikator yang digunakan untuk mengetahui tingkat...
PEMETAAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS DI KOTA PAREPARE
PEMETAAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS DI KOTA PAREPARE
Tuberkulosis adalah penyakit menular yang dapat mengakibatkan kematian yang disebabkan oleh bakteri (Mycobacterium tuberculosis). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peme...
Hubungan Fase Pengobatan Tuberkulosis dengan Status Gizi Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Cakranegara
Hubungan Fase Pengobatan Tuberkulosis dengan Status Gizi Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Cakranegara
Latar Belakang: Indonesia merupakan negara dengan kasus Tuberkulosis tertinggi nomor tiga di dunia. Infeksi TB dapat menyebabkan penurunan nafsu makan dan perubahan metabolisme tub...
Gambaran Status Gizi Pasien Tuberkulosis Anak di RSUP Dr. M. Djamil Padang
Gambaran Status Gizi Pasien Tuberkulosis Anak di RSUP Dr. M. Djamil Padang
AbstrakPrevalensi kejadian tuberkulosis pada anak di Sumatera Barat cukup tinggi, salah satu faktor risikonya adalah status gizi. Anak dengan gizi buruk akan mengakibatkan kekurusa...
GAMBARAN KEBIASAAN MEMBACA LABEL PANGAN BERDASARKAN STATUS GIZI MAHASISWA GIZI POLTEKKES KEMENKES BENGKULU TAHUN 2023
GAMBARAN KEBIASAAN MEMBACA LABEL PANGAN BERDASARKAN STATUS GIZI MAHASISWA GIZI POLTEKKES KEMENKES BENGKULU TAHUN 2023
ABSTRAK Label gizi merupakan informasi  yang ditujukan kepada  masyarakat untuk  memberikan  informasi terkait  manfaat  dan  kandungan gizi makanan dalam kemasan tersebut. Membac...

Back to Top