Javascript must be enabled to continue!
Bahasa Slang di Angkringan Kabupaten Ponorogo
View through CrossRef
This research examines and discovers the variation and formation of slang in the street food court (angkringan) of the Perpek community, Ponorogo Regency, which is indicated by a variant of the slang language. This research uses a qualitative descriptive method. The research data is in the form of words from languages that contain slang forms and are spoken by sellers and buyers. Data collection uses observation techniques supported by note-taking techniques. The data analysis technique used is the equivalent method and the method of religion. The findings of this research are four processes of the formation of slang language in terms of the formation of phonological structures, namely: (1) reversing the overall arrangement of letters, for example "mahal" to "laham", (2) giving an insert at the beginning and at the end both vowels and consonants, for example "kopi" becomes "ngikop", (3) exchanges consonants and replaces one or two letters, for example "sedikit" becomes "sikit", and (4) words are shortened or cut without changing their meanings, for example "mama cantik" to be "macan". The results of the research findings indicate the formation of new slang languages that are different from the original languages, both from Indonesian and regional languages (Javanese). Penelitian ini mengkaji dan menemukan variasi dan pembentukan bahasa slang di angkringan komunitas Perpek, Kabupaten Ponorogo, yang terindikasi ditemuakan varian bahasa slang. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kata dari bahasa yang mengandung bentuk bahasa slang dan dituturkan oleh penjual dan pembeli. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi yang didukung dengan teknik simak-libat-catat. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode padan dan metode agih. Dari penelitian ini diperoleh temuan berupa empat proses pembentukan variasi bahasa slang dari segi pembentukan struktur fonologis, yaitu: (1) membalikkan susunan huruf secara keseluruhan, misal "mahal" menjadi "laham", (2) memberikan sisipan di awal dan di akhir kata, baik vokal maupun konsonan, misal "kopi" menjadi "ngikop", (3) menukar konsonan dan mengganti satu atau dua huruf, misal "sedikit" menjadi "sikit", dan (4) kata dipendekkan atau dipotong tanpa mengubah maknanya, misal "mama cantik" menjadi "macan". Hasil temuan penelitian menunjukkan adanya pembentukan bahasa slang baru yang berbeda dari bahasa aslinya, baik dari bahasa Indonesia maupun bahasa daerah (bahasa Jawa).
Title: Bahasa Slang di Angkringan Kabupaten Ponorogo
Description:
This research examines and discovers the variation and formation of slang in the street food court (angkringan) of the Perpek community, Ponorogo Regency, which is indicated by a variant of the slang language.
This research uses a qualitative descriptive method.
The research data is in the form of words from languages that contain slang forms and are spoken by sellers and buyers.
Data collection uses observation techniques supported by note-taking techniques.
The data analysis technique used is the equivalent method and the method of religion.
The findings of this research are four processes of the formation of slang language in terms of the formation of phonological structures, namely: (1) reversing the overall arrangement of letters, for example "mahal" to "laham", (2) giving an insert at the beginning and at the end both vowels and consonants, for example "kopi" becomes "ngikop", (3) exchanges consonants and replaces one or two letters, for example "sedikit" becomes "sikit", and (4) words are shortened or cut without changing their meanings, for example "mama cantik" to be "macan".
The results of the research findings indicate the formation of new slang languages that are different from the original languages, both from Indonesian and regional languages (Javanese).
Penelitian ini mengkaji dan menemukan variasi dan pembentukan bahasa slang di angkringan komunitas Perpek, Kabupaten Ponorogo, yang terindikasi ditemuakan varian bahasa slang.
Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kualitatif.
Data penelitian berupa kata dari bahasa yang mengandung bentuk bahasa slang dan dituturkan oleh penjual dan pembeli.
Pengumpulan data menggunakan teknik observasi yang didukung dengan teknik simak-libat-catat.
Teknik analisis data yang digunakan adalah metode padan dan metode agih.
Dari penelitian ini diperoleh temuan berupa empat proses pembentukan variasi bahasa slang dari segi pembentukan struktur fonologis, yaitu: (1) membalikkan susunan huruf secara keseluruhan, misal "mahal" menjadi "laham", (2) memberikan sisipan di awal dan di akhir kata, baik vokal maupun konsonan, misal "kopi" menjadi "ngikop", (3) menukar konsonan dan mengganti satu atau dua huruf, misal "sedikit" menjadi "sikit", dan (4) kata dipendekkan atau dipotong tanpa mengubah maknanya, misal "mama cantik" menjadi "macan".
Hasil temuan penelitian menunjukkan adanya pembentukan bahasa slang baru yang berbeda dari bahasa aslinya, baik dari bahasa Indonesia maupun bahasa daerah (bahasa Jawa).
Related Results
RAGAM BAHASA SLANG PADA KOMUNITAS PEKERJA SALON (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)
RAGAM BAHASA SLANG PADA KOMUNITAS PEKERJA SALON (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)
The aim of this research is to describe the forms of use of various slang languages in the salon worker community and to describe the function of the use of various slang languages...
SLANG LANGUANGE AND THE DAILY LIFE OF TWITTER USERS
SLANG LANGUANGE AND THE DAILY LIFE OF TWITTER USERS
Slang language is a style of language that consists of phrases and terms that are considered to be very casual, it is more popular in written speech and is usually limited to a cer...
AN ANALYSIS OF SLANG LANGUAGE USED IN THE TEENAGER INTERACTION
AN ANALYSIS OF SLANG LANGUAGE USED IN THE TEENAGER INTERACTION
Language variation, slang, is one of the recently language uses in mostly teenager interaction. They use this language variation in having various types and reasons. This paper is ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
IDENTIFIKASI DAN NORMALISASI TEKS SLANG DENGAN FASTTEXT PADA TWITTER DALAM BAHASA INDONESIA
IDENTIFIKASI DAN NORMALISASI TEKS SLANG DENGAN FASTTEXT PADA TWITTER DALAM BAHASA INDONESIA
Salah satu dampak yang signifikan dari popularitas media sosial adalah munculnya istilah slang yang semakin banyak. Istilah slang adalah bahasa yang digunakan oleh kelompok-kelompo...
SLANG WORD USED IN COMMENT OF TYLER’S YOUTUBE CHANNEL
SLANG WORD USED IN COMMENT OF TYLER’S YOUTUBE CHANNEL
ABSTRACTThe title of this paper is "Slang Word Used in Comment of Tyler’s YouTube Channel". Theresearch data was taken from the comment that contains slang words in Tyler’s YouTube...
Slang Language in Indonesian Social Media
Slang Language in Indonesian Social Media
Slang is a phenomenon of using language variations that arise as a result of language development and as well as a social dynamic in society in the realm of language. Slang in Indo...
BRANDING ECHO (ENAK CETHO) SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS WISATA KULINER ANGKRINGAN DI KOTA YOGYAKARTA
BRANDING ECHO (ENAK CETHO) SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS WISATA KULINER ANGKRINGAN DI KOTA YOGYAKARTA
Belum adanya standarisasi kualitas PKL Angkringan terutama dari segi higienitasnya, mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat khususnya wisatawan dalam mengkonsumsi angkringan. T...

