Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Karakteristik Gelombang Laut di Pantai Bahari Jawai Laut Kabupaten Sambas Kalimantan Barat

View through CrossRef
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui karakteristik tinggi gelombang di pantai Bahari Jawai Laut pada setiap musim. Perkiraan tinggi gelombang laut ditentukan berdasarkan data angin 2010-2019 dari ECMWF dan dihitung menggunakan metode SMB (Sverdrup Munk Bretscmetder). Berdasarkan hasil penelitian lapangan menunjukan bahwa pantai Bahari Jawai Laut memiliki kedalaman 1,4 m. Hasil perhitungan dibandingkan dengan data pengukuran lapangan untuk keperluan validasi dan diperoleh kesalahan relative untuk Hs dan Ts masing-masing sebesar 14,81 % dan 19,73 %. Gelombang di Pantai Bahari Jawai Laut Sambas memiliki tinggi signifikan berkisar antara 0,18–0,37 m, sedangkan periode signifikan berkisar antara 5,86-7,94 detik. Hasil pengolahan data gelombang menunjukkan bahwa Musim Barat memiliki Hs dan Ts tertinggi sebesar 0,96 m dan 17,92 detik dengan kecepatan angin 2,10–3,60 m/s. Musim Peralihan memiliki Hs dan Ts sebesar 0,31 m dan 6,08 detik dengan kecepatan angin sebesar 0,50–2,10 m/s. Musim Timur memiliki Hs dan Ts sebesar 0,37 m dan 7,42 detik dengan kecepatan angin 2,10–3,60 m/s. Musim Peralihan memiliki Hs dan Ts terendah sebesar 0,23 m dan 5,33 detik dengan kecepatan angin sebesar 0,50–2,10 m/s. Pantai Bahari Jawai Laut memiliki karakteristik gelombang laut transisi dan termasuk dalam klasifikasi gelombang gravitasi yang dibangkitkan oleh angin. Hal ini disebabkan oleh faktor angin yang berhembus dengan kecepatan yang lebih besar yang menjadi pembangkit gelombang, serta adanya pasang surut air laut. Selain itu bentuk topografi pantai menjadi penentu tinggi gelombang air laut yang terbentuk.
Title: Karakteristik Gelombang Laut di Pantai Bahari Jawai Laut Kabupaten Sambas Kalimantan Barat
Description:
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui karakteristik tinggi gelombang di pantai Bahari Jawai Laut pada setiap musim.
Perkiraan tinggi gelombang laut ditentukan berdasarkan data angin 2010-2019 dari ECMWF dan dihitung menggunakan metode SMB (Sverdrup Munk Bretscmetder).
Berdasarkan hasil penelitian lapangan menunjukan bahwa pantai Bahari Jawai Laut memiliki kedalaman 1,4 m.
Hasil perhitungan dibandingkan dengan data pengukuran lapangan untuk keperluan validasi dan diperoleh kesalahan relative untuk Hs dan Ts masing-masing sebesar 14,81 % dan 19,73 %.
Gelombang di Pantai Bahari Jawai Laut Sambas memiliki tinggi signifikan berkisar antara 0,18–0,37 m, sedangkan periode signifikan berkisar antara 5,86-7,94 detik.
Hasil pengolahan data gelombang menunjukkan bahwa Musim Barat memiliki Hs dan Ts tertinggi sebesar 0,96 m dan 17,92 detik dengan kecepatan angin 2,10–3,60 m/s.
Musim Peralihan memiliki Hs dan Ts sebesar 0,31 m dan 6,08 detik dengan kecepatan angin sebesar 0,50–2,10 m/s.
Musim Timur memiliki Hs dan Ts sebesar 0,37 m dan 7,42 detik dengan kecepatan angin 2,10–3,60 m/s.
Musim Peralihan memiliki Hs dan Ts terendah sebesar 0,23 m dan 5,33 detik dengan kecepatan angin sebesar 0,50–2,10 m/s.
Pantai Bahari Jawai Laut memiliki karakteristik gelombang laut transisi dan termasuk dalam klasifikasi gelombang gravitasi yang dibangkitkan oleh angin.
Hal ini disebabkan oleh faktor angin yang berhembus dengan kecepatan yang lebih besar yang menjadi pembangkit gelombang, serta adanya pasang surut air laut.
Selain itu bentuk topografi pantai menjadi penentu tinggi gelombang air laut yang terbentuk.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Sedimentasi di Sekitar Bangunan Groin di Pantai Komodo Kota Tegal
Sedimentasi di Sekitar Bangunan Groin di Pantai Komodo Kota Tegal
Bangunan pelindung pantai berupa groin yang terdapat pada Pantai Komodo yaitu memiliki fungsi sebagai penahan aktivitas transport sedimen yang terjadi pada sepanjang pantai sehingg...
KARAKTERISTIK PANTAI PULAU LAUT-SEKATUNG (SALAH SATU PULAU TERLUAR NKRI)
KARAKTERISTIK PANTAI PULAU LAUT-SEKATUNG (SALAH SATU PULAU TERLUAR NKRI)
Pulau Laut-Sekatung adalah salah satu pulau terluar Negara Republik Indonesia yang berbatasan dengan perairan Malaysia Timur. Pulau ini terletak di laut Cina Selatan sebagai bagian...
DEFORMASI GELOMBANG PANTAI BAMBAHANO PASCA TSUNAMI PALU MENGGUNAKAN SOFTWARE SMS 11.2
DEFORMASI GELOMBANG PANTAI BAMBAHANO PASCA TSUNAMI PALU MENGGUNAKAN SOFTWARE SMS 11.2
Pantai Bambahano adalah salah satu pantai yang berada di Desa Sabang, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, sekitar 150 kilometer dari Kota Palu. Daerah pe...
RANCANG BANGUN ALAT PENGUKUR GELOMBANG PERMUKAAN LAUT PRESISI TINGGI (A PROTOTYPE DESIGN)
RANCANG BANGUN ALAT PENGUKUR GELOMBANG PERMUKAAN LAUT PRESISI TINGGI (A PROTOTYPE DESIGN)
Gelombang permukaan laut adalah salah satu fenomena yang sangat kompleks dan mudah berubah dibandingkan dengan arus dan pasang surut, sehingga untuk memahami secara menyeluruh tent...
KARAKTERISTIK GELOMBANG DI PERAIRAN TIMUR KECAMATAN KULISUSU UTARA KABUPATEN BUTON UTARA
KARAKTERISTIK GELOMBANG DI PERAIRAN TIMUR KECAMATAN KULISUSU UTARA KABUPATEN BUTON UTARA
Kecamatan Kulisusu Utara merupakan salah satu Kecamatan yang terdapat di Kabupaten Buton Utara yang memiliki luas wilayah 339,64 km2  yang terdiri dari empat belas desa yang mana w...
Potensi Objek Daya Tarik Wisata Pantai Tuada Kabupaten Halmahera Barat
Potensi Objek Daya Tarik Wisata Pantai Tuada Kabupaten Halmahera Barat
Kabupaten Halmahera Barat merupakan salah satu Kabupaten di Maluku Utara yang terus mengembangkan potensi pariwisata yang dimilikinya. Kabupaten Halmahera barat memiliki potensi pa...

Back to Top