Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMANFAATAN LIMBAH KULIT JAGUNG (Zea mays L.) SEBAGAI ADSORBEN LOGAM KADMIUM DALAM LARUTAN

View through CrossRef
Kadmium (Cd) menjadi salah satu logam berat yang berbahaya di perairan dan bersifat toksik tinggi setelah merkuri. Sumber pencemar Cd terdapat pada limbah cair industri cat, industri peleburan dan lain-lain. Salah satu cara untuk mengurangi kadar Cd yaitu dengan adsorpsi menggunakan serbuk kulit jagung (Zea mays L.). Akan tetapi pada kulit jagung diperlukan aktivasi untuk mendapatkan kulit jagung dengan kemampuan adsorpsi tinggi. Aktivasi bertujuan memodifikasi bagian permukaan adsorben sehingga dapat meningkatkan kapasitas adsorpsi. Proses adsorpsi dipengaruhi berbagai variabel diantaranya pH, dan waktu kontak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivasi, pH, dan waktu kontak proses adsorpsi Cd oleh kulit jagung. Metode penelitian ini meliputi 3 tahap, tahap preparasi adsorben, proses aktivasi, dan optimasi proses adsorpsi. Proses aktivasi dilakukan dengan variasi HCl-NaOH, NaOH, HNO3, NaOH-HNO3, adapun variabel pH dilakukan pada pH 5, 6, 7, 8, 9 dan variasi waktu kontak pada 10, 20, 30, 40, 50 menit. Analisa FTIR dilakukan untuk mengetahui gugus fungsional kulit jagung dan untuk mengetahui kemampuan adsorpsi kulit jagung terhadap Cd dilakukan analisa AAS. Hasil percobaan diperoleh aktivasi terbaik pada aktivasi NaOH-HNO3, pH maksimum 8, dan waktu kontak maksimum 40 menit. Kondisi tersebut menghasilkan efisiensi adsorpsi sebesar 88,31% dengan kapasitas adsorpsi 0,8135 mg/g adsorben. Kata kunci: adsorpsi, kulit jagung, kadmium
Title: PEMANFAATAN LIMBAH KULIT JAGUNG (Zea mays L.) SEBAGAI ADSORBEN LOGAM KADMIUM DALAM LARUTAN
Description:
Kadmium (Cd) menjadi salah satu logam berat yang berbahaya di perairan dan bersifat toksik tinggi setelah merkuri.
Sumber pencemar Cd terdapat pada limbah cair industri cat, industri peleburan dan lain-lain.
Salah satu cara untuk mengurangi kadar Cd yaitu dengan adsorpsi menggunakan serbuk kulit jagung (Zea mays L.
).
Akan tetapi pada kulit jagung diperlukan aktivasi untuk mendapatkan kulit jagung dengan kemampuan adsorpsi tinggi.
Aktivasi bertujuan memodifikasi bagian permukaan adsorben sehingga dapat meningkatkan kapasitas adsorpsi.
Proses adsorpsi dipengaruhi berbagai variabel diantaranya pH, dan waktu kontak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivasi, pH, dan waktu kontak proses adsorpsi Cd oleh kulit jagung.
Metode penelitian ini meliputi 3 tahap, tahap preparasi adsorben, proses aktivasi, dan optimasi proses adsorpsi.
Proses aktivasi dilakukan dengan variasi HCl-NaOH, NaOH, HNO3, NaOH-HNO3, adapun variabel pH dilakukan pada pH 5, 6, 7, 8, 9 dan variasi waktu kontak pada 10, 20, 30, 40, 50 menit.
Analisa FTIR dilakukan untuk mengetahui gugus fungsional kulit jagung dan untuk mengetahui kemampuan adsorpsi kulit jagung terhadap Cd dilakukan analisa AAS.
Hasil percobaan diperoleh aktivasi terbaik pada aktivasi NaOH-HNO3, pH maksimum 8, dan waktu kontak maksimum 40 menit.
Kondisi tersebut menghasilkan efisiensi adsorpsi sebesar 88,31% dengan kapasitas adsorpsi 0,8135 mg/g adsorben.
Kata kunci: adsorpsi, kulit jagung, kadmium.

Related Results

Kadmium merupakan salah satu komponen penyusun zat pewarna dalam industri batik, bersifat toksik dan sulit terurai. Perairan yang tercemar kadmium dapat berdampak pada biota air. M...
KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
<p>Feasibility Study of Hybrid Maize Farming in Muna District Southeast Sulawesi Province. Maize harvest area in 2015 in Muna District was 13,159 ha with the production by 32...
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Telah dilakukan penelitian penentuan kandungan logam magnetik penyusun abu layang batubara. Abu layang merupakan material berupa serbuk halus yang dihasilkan dari pembakaran batuba...
Kandungan Asam Laktat Dan Total Bakteri Asam Laktat Silase Jerami Jagung (Zea mays. L) Dengan Penambahan Aditif Yang Berbeda
Kandungan Asam Laktat Dan Total Bakteri Asam Laktat Silase Jerami Jagung (Zea mays. L) Dengan Penambahan Aditif Yang Berbeda
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kandungan asam laktat dan total bakteri asam laktat silase jerami jagung (Zea mays. L) dengan penambahan aditif yan...
        Keberadaan logam Pb (II) dan Cr (VI) sangat berbahaya bagi lingkungan hingga menimbulkan gangguan keseimbangan lingkungan, terutama pada ekosistem perairan. Upaya untuk men...
Potensi Antioksidan dan Tabir Surya Ekstrak dan Sediaan Krim Rambut Jagung (Zea mays L.)
Potensi Antioksidan dan Tabir Surya Ekstrak dan Sediaan Krim Rambut Jagung (Zea mays L.)
Sunlight emits electromagnetic radiation consisting of infrared, visible light, and UV radiation. High sun exposure can have an impact on skin damage. Corn silk is a waste from the...
PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TEKSTIL DENGAN MEMANFAATKAN TONGKOL JAGUNG SEBAGAI KARBON AKTIF MENGGUNAKAN AKTIVATOR NATRIUM HIDROKSIDA (NaOH)
PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TEKSTIL DENGAN MEMANFAATKAN TONGKOL JAGUNG SEBAGAI KARBON AKTIF MENGGUNAKAN AKTIVATOR NATRIUM HIDROKSIDA (NaOH)
Indonesia memiliki beragam aktivitas industri, dan hampir semua kegiatan industri tersebut menghasilkan berbagai jenis limbah termasuk limbah padat, limbah cair, limbah gas, serta ...

Back to Top