Javascript must be enabled to continue!
INTERPRETASI FILM “MERANTAU” SUTRADARA GARETH EVANS DALAM KARYA ILUSTRASI UDIS SUANDI
View through CrossRef
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Interpretasi film merantau dalam karya ilustrasi Udis Suandi (1) Konsep interpretasi film pada karya ilustrasi, (2) proses pembuatan karya ilustrasi dari interpretasi film merantau, (3) Visual karya ilustrasi dari menginterpretasi film merantau. Jenis penelitian ini adalah metode Practice-Based Research (PBR) atau penelitian berbasis praktik. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, dan dokumentasi. Setelah pengumpulan data kemudian direduksi data, penyajian data, dan kesimpulan sehingga hasil dari analisis data digunakan sebagai dasar untuk membuat karya ilustrasi yang menginterpretasikan dari film tersebut. Karya ilustrasi yang dihasilkan menggabungkan elemen-elemen visual yang kuat dan simbolik yang mewakili tema dan pesan lain dari penulis terhadap film "Merantau". Selain itu visual karya dari interpretasi film merantau menjadi empat karya ilustrasi. Karya 1 berjudul (Ready), karya 2 (Difficult), Karya 3 (Fight), karya 4 (Eternal) dibarapkan juga dapat meningkatkan apresiasi terhadap film-film Indonesia dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini memiliki implikasi praktis dalam pengembangan karya seni ilustrasi yang berhubungan dengan sinema dan memperkaya pemahaman terhadap representasi visual dalam konteks budaya lokal.
Kata Kunci: interpretasi, film, "Merantau", karya ilustrasi, interpretasi visual
Universitas Pendidikan Ganesha
Title: INTERPRETASI FILM “MERANTAU” SUTRADARA GARETH EVANS DALAM KARYA ILUSTRASI UDIS SUANDI
Description:
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Interpretasi film merantau dalam karya ilustrasi Udis Suandi (1) Konsep interpretasi film pada karya ilustrasi, (2) proses pembuatan karya ilustrasi dari interpretasi film merantau, (3) Visual karya ilustrasi dari menginterpretasi film merantau.
Jenis penelitian ini adalah metode Practice-Based Research (PBR) atau penelitian berbasis praktik.
Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, dan dokumentasi.
Setelah pengumpulan data kemudian direduksi data, penyajian data, dan kesimpulan sehingga hasil dari analisis data digunakan sebagai dasar untuk membuat karya ilustrasi yang menginterpretasikan dari film tersebut.
Karya ilustrasi yang dihasilkan menggabungkan elemen-elemen visual yang kuat dan simbolik yang mewakili tema dan pesan lain dari penulis terhadap film "Merantau".
Selain itu visual karya dari interpretasi film merantau menjadi empat karya ilustrasi.
Karya 1 berjudul (Ready), karya 2 (Difficult), Karya 3 (Fight), karya 4 (Eternal) dibarapkan juga dapat meningkatkan apresiasi terhadap film-film Indonesia dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Penelitian ini memiliki implikasi praktis dalam pengembangan karya seni ilustrasi yang berhubungan dengan sinema dan memperkaya pemahaman terhadap representasi visual dalam konteks budaya lokal.
Kata Kunci: interpretasi, film, "Merantau", karya ilustrasi, interpretasi visual.
Related Results
Analisis Desain Visual Google Doodle Seniman Indonesia
Analisis Desain Visual Google Doodle Seniman Indonesia
Ilustrasi Google Doodles yang mengangkat tema budaya Indonesia menarik perhatian. Salah satunya karya Google Doodle yang mengangkat tema ilustrasi para seniman-senimanIndonesia. Pe...
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
It was always based on a teenage love story between the two kids. One is a sniffer and one is not. It was designed for Central Australia because we do write these kids off there. N...
Pengaruh Stres Akademik terhadap Resiliensi pada Mahasiswa Merantau yang Sedang Mengerjakan Skripsi
Pengaruh Stres Akademik terhadap Resiliensi pada Mahasiswa Merantau yang Sedang Mengerjakan Skripsi
Abstract. Students who are working on their thesis often find it difficult and experience pressure. Preparing a thesis is often a source of stress, plus the situation of being away...
Ekranisasi Film dalam Maskulinitas Muslim studi kasus pada Film ‘Ayat-ayat Cinta’
Ekranisasi Film dalam Maskulinitas Muslim studi kasus pada Film ‘Ayat-ayat Cinta’
Maskulinitas pada film-film Islami, termasuk dalam film "Ayat-Ayat Cinta," besutan sutradara Hanung Bramantyo mengacu pada representasi karakter laki-laki yang mencerminkan atau me...
Ilustrasi 360 Derajat Tentang Camilan Indonesia
Ilustrasi 360 Derajat Tentang Camilan Indonesia
Memperkenalkan budaya dapat dilakukan melalui makanan. Penelitian ini berusaha membuat ilustrasi yang menarik mengenai camilan Indonesia dalam rangka mengenal budaya Indonesia kepa...
Alternative Entrances: Phillip Noyce and Sydney’s Counterculture
Alternative Entrances: Phillip Noyce and Sydney’s Counterculture
Phillip Noyce is one of Australia’s most prominent film makers—a successful feature film director with both iconic Australian narratives and many a Hollywood blockbuster under his ...
Tradisi Merantau: Representasi Identitas dan Kearifan Masyarakat Bawean
Tradisi Merantau: Representasi Identitas dan Kearifan Masyarakat Bawean
Masyarakat Bawean dikenal memiliki tradisi merantau. Keberlangsungan tradisi merantau yang sudah turun-temurun menjadikan masyarakat Bawean tersebar dan eksis di beberapa kawasan ...
TINDAK TUTUR DIREKTIF BAHASA JEPANG DALAM DIALOG FILM FLYING COLORS (ビリギャル) KARYA SUTRADARA NOBUHIRO DOI
TINDAK TUTUR DIREKTIF BAHASA JEPANG DALAM DIALOG FILM FLYING COLORS (ビリギャル) KARYA SUTRADARA NOBUHIRO DOI
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur direktif bahasa Jepang dalam dialog film Flying Colors (ビリギャル) karya sutradara Nobuhiro Doi. Jenis p...

