Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Deskriptif Tentang Infrastruktur Manajemen Bimbingan Konseling di Tingkat Sekolah Dasar

View through CrossRef
Keberhasilan keterlaksanaan layanan bimbingan dan konseling didukung oleh ketersediaan infrastruktur atau sarana dan prasarana bimbingan dan konseling yang memadai. Salah satu keberhasilan layanan bimbingan dan konseling, ditunjang dengan fasilitas sarana dan prasarana yang memadai. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan ketersediaan insfrastruktur atau sarana dan prasarana manajemen bimbingan dan konseling di tingkat Sekolah Dasar yang berada di Pekalongan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Subjek penelitian adalah 16 SD/MI yang berada di Pekalongan. Teknik pengumpulan data menggunakan Angket dan Observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 1) Ketersediaan ruang bimbingan dan konseling yang belum ada dan belum memadai sesuai standar yaitu berukuran 8 x 9 m; (2) Terdapat 7 dari 16 sekolah yang memiliki ruang administrasi, (3) Terdapat 3 dari 16 sekolah tersedia ruang konseling individu dan kelompok, (4) Keterbatasan tenaga ahli di bidang bimbingan dan konseling, (5) Tenaga Kerja Bimbingan Konseling pada 15 sekolah sebanyak 93,8%   tidak memiliki tenaga bimbingan konseling atau hanya 6,3% atau 1 sekolah memiliki tenaga bimbingan konseling . Hambatan pengembangan sarana dan prasarana bimbingan dan konseling pada aspek pembiayaan dan lahan. Implikasi bagi guru kelas yang harus memberikan layanan bimbingan dan konseling di tuntut memiliki kreativitas dalam pelaksanaan layanan dengan fasilitas terbatas tanpa mengorbankan pelayanan optimal bagi pserta didik.
Title: Studi Deskriptif Tentang Infrastruktur Manajemen Bimbingan Konseling di Tingkat Sekolah Dasar
Description:
Keberhasilan keterlaksanaan layanan bimbingan dan konseling didukung oleh ketersediaan infrastruktur atau sarana dan prasarana bimbingan dan konseling yang memadai.
Salah satu keberhasilan layanan bimbingan dan konseling, ditunjang dengan fasilitas sarana dan prasarana yang memadai.
Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan ketersediaan insfrastruktur atau sarana dan prasarana manajemen bimbingan dan konseling di tingkat Sekolah Dasar yang berada di Pekalongan.
Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif.
Subjek penelitian adalah 16 SD/MI yang berada di Pekalongan.
Teknik pengumpulan data menggunakan Angket dan Observasi.
Teknik analisis data menggunakan analisis data deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan 1) Ketersediaan ruang bimbingan dan konseling yang belum ada dan belum memadai sesuai standar yaitu berukuran 8 x 9 m; (2) Terdapat 7 dari 16 sekolah yang memiliki ruang administrasi, (3) Terdapat 3 dari 16 sekolah tersedia ruang konseling individu dan kelompok, (4) Keterbatasan tenaga ahli di bidang bimbingan dan konseling, (5) Tenaga Kerja Bimbingan Konseling pada 15 sekolah sebanyak 93,8%   tidak memiliki tenaga bimbingan konseling atau hanya 6,3% atau 1 sekolah memiliki tenaga bimbingan konseling .
Hambatan pengembangan sarana dan prasarana bimbingan dan konseling pada aspek pembiayaan dan lahan.
Implikasi bagi guru kelas yang harus memberikan layanan bimbingan dan konseling di tuntut memiliki kreativitas dalam pelaksanaan layanan dengan fasilitas terbatas tanpa mengorbankan pelayanan optimal bagi pserta didik.

Related Results

URGENSI MANAJEMEN DALAM PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
URGENSI MANAJEMEN DALAM PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
Permasalahan terkait dengan manajemen pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah masih ditemukan dari berbagai sudut permasalahan, hal ini tergambarkan berdasarkan fenomena yang ...
Telaah Landasan Filsafat Ilmu Epistemologi dalam Perspektif Bimbingan Konseling dan Bimbingan Konseling Islam (Sebuah Studi Komparasi)
Telaah Landasan Filsafat Ilmu Epistemologi dalam Perspektif Bimbingan Konseling dan Bimbingan Konseling Islam (Sebuah Studi Komparasi)
The aim of this study to provide a more completely understanding about foundations of philoshophical science in Islamic guidance and counseling by examination from viewpoint of epi...
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PENERAPAN ETIKA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PENERAPAN ETIKA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru bimbingan dan konseling (BK) dalam penerapan etika bimbingan dan konseling. Metode studi literatur digunakan dalam penelitian ini...
Penguatan Pendidikan Karakter Siswa Melalui Manajemen Bimbingan Dan Konseling Islam
Penguatan Pendidikan Karakter Siswa Melalui Manajemen Bimbingan Dan Konseling Islam
Kearifan keberagaman nilai dan budaya kehidupan sosial inilah yang menjadikan pendidikan karakter begitu penting dalam pembangunan peradaban bangsa. Subsistem administrasi, pengaja...
FAKTOR FAKTOR PENGHAMBAT PELAKSANAAN EVALUASI BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH MENENGAH ATAS KOTA TANGERANG
FAKTOR FAKTOR PENGHAMBAT PELAKSANAAN EVALUASI BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH MENENGAH ATAS KOTA TANGERANG
Evaluasi program bimbingan adalah usaha menilai efisiensi dan efektivitas pelayanan bimbingan itu sendiri, khususnya seluruh kegiatan dalam rangka program bimbingan yang dikelola o...
INTEGRASI DAKWAH ISLAM DENGAN KEILMUAN BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM DALAM JURNAL HISBAH: JURNAL BIMBINGAN KONSELING DAN DAKWAH ISLAM
INTEGRASI DAKWAH ISLAM DENGAN KEILMUAN BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM DALAM JURNAL HISBAH: JURNAL BIMBINGAN KONSELING DAN DAKWAH ISLAM
Kehadiran Bimbingan dan Konseling Islam dalam perkembangan ilmu pengetahuan modern telah menjadi wawasan baru sekaligus menempatkan Bimbingan dan Konseling Islam pada posisi yang c...
MANAJEMEN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI MAN 4 CIREBON
MANAJEMEN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI MAN 4 CIREBON
Latar Belakang : Kegiatan Bimbingan dan Konseling memegang peranan yang sangat penting dalam menumbuh kembangkan karakter siswa madrasah. Oleh karena itu, kegiatan bimbingan dan ko...

Back to Top