Javascript must be enabled to continue!
Faktor – faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Sectio Caesarea
View through CrossRef
Persalinan Sectio Caesarea adalah suatu proses pembedahan melalui irisan pada dinding perut dan dinding rahim untuk melahirkan janin. Menurut World Health Organization standar rata-rata operasi SectioCaesarea sekitar 5-15 persen. Persalinan Sectio Caesarea di Indonesia masih sangat tinggi yakni berkisar antara 30 persen sampai 70 persen, baik di rumah sakit swasta maupun pemerintah. Ada berbagai faktor penyebab terjadinya persalinan sectio caesarea yaitu baik faktor indikasi medis maupun faktor lain baik dari ibu maupun bayinya, tapi hampir semuanya disebabkan oleh indikasi medis.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Ketuban Pecah Dini, Riwayat SectioCaesarea dan Preeklamsi dengan kejadian Sectio Caesarea di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2021. Desain penelitiankuantitatif menggunakan metode survey analitik melalui pendekatancross sectional. Populasinya adalah semua ibu bersalin di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2021 yang berjumlah 1.019 respoden dengan menggunakan teknik Systematic Random Sampling, didapatkan sampel 91 responden. Hasil penelitian dari analisis bivariat dari 91 responden terdapat hubungan Ketuban Pecah Dini didapatkan nilai (p. value = 0.045) dengan Kejadian SectioCaesarea, Riwayat SectioCaesarea didapatkan nilai (p.value = 0.005) dengan Kejadian SectioCaesarea, dan Preeklamsi didapatkan nilai (p. value = 0.019) dengan Kejadian SectioCaesarea di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2021. Diharapkan ibu hamil diberikan penyuluhan atau informasi tentang faktor resiko selama kehamilan dan cara mengatasinya sehingga dapat menimalisir Kejadian Sectio Caesarea.
Akademi Kebidanan Budi Mulia Palembang
Title: Faktor – faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Sectio Caesarea
Description:
Persalinan Sectio Caesarea adalah suatu proses pembedahan melalui irisan pada dinding perut dan dinding rahim untuk melahirkan janin.
Menurut World Health Organization standar rata-rata operasi SectioCaesarea sekitar 5-15 persen.
Persalinan Sectio Caesarea di Indonesia masih sangat tinggi yakni berkisar antara 30 persen sampai 70 persen, baik di rumah sakit swasta maupun pemerintah.
Ada berbagai faktor penyebab terjadinya persalinan sectio caesarea yaitu baik faktor indikasi medis maupun faktor lain baik dari ibu maupun bayinya, tapi hampir semuanya disebabkan oleh indikasi medis.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Ketuban Pecah Dini, Riwayat SectioCaesarea dan Preeklamsi dengan kejadian Sectio Caesarea di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2021.
Desain penelitiankuantitatif menggunakan metode survey analitik melalui pendekatancross sectional.
Populasinya adalah semua ibu bersalin di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2021 yang berjumlah 1.
019 respoden dengan menggunakan teknik Systematic Random Sampling, didapatkan sampel 91 responden.
Hasil penelitian dari analisis bivariat dari 91 responden terdapat hubungan Ketuban Pecah Dini didapatkan nilai (p.
value = 0.
045) dengan Kejadian SectioCaesarea, Riwayat SectioCaesarea didapatkan nilai (p.
value = 0.
005) dengan Kejadian SectioCaesarea, dan Preeklamsi didapatkan nilai (p.
value = 0.
019) dengan Kejadian SectioCaesarea di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2021.
Diharapkan ibu hamil diberikan penyuluhan atau informasi tentang faktor resiko selama kehamilan dan cara mengatasinya sehingga dapat menimalisir Kejadian Sectio Caesarea.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA
Angka persalinan dengan tindakan sectio caesarea (SC) terus meningkat di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Banyuwangi, yang menunjukkan tingginya angka komplikasi kehamilan dan...
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA POST SECTIO CAESAREA
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA POST SECTIO CAESAREA
<p align="center"><strong>A</strong><strong>BSTRAK</strong><strong></strong></p><p align="center"> </p><p>Salah sa...
PENGARUH PENDAMPINGAN DOULA TERHADAP PENURUNAN KEJADIAN SECTIO CAESAREA
PENGARUH PENDAMPINGAN DOULA TERHADAP PENURUNAN KEJADIAN SECTIO CAESAREA
Penelitian ini dilaterbelakangi oleh angka kejadian Sectio Caesarea yang melebihi standar ketetapan WHO sebesar 10-15% serta terjadi peningkatan. Peluang tindakan Sectio Caesarea t...
Etika Kesehatan pada Persalinan Melalui Sectio Caesarea Tanpa Indikasi Medis
Etika Kesehatan pada Persalinan Melalui Sectio Caesarea Tanpa Indikasi Medis
Angka persalinan dengan sectio caesarea di Indonesia terbilang cukup tinggi. WHO menyatakan, angka sectio caesarea maksimum sekitar 10 sampai 15%. Oleh karena itu, perlu dikaji pen...
HUBUNGAN PREEKLAMSI BERAT DENGAN KEJADIAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA DI RSUD DR H. MOCH ANSARI SALEH BANJARMASIN
HUBUNGAN PREEKLAMSI BERAT DENGAN KEJADIAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA DI RSUD DR H. MOCH ANSARI SALEH BANJARMASIN
Preeklamsia berat adalah penyebab kasus rujukan terbanyak yang menyebabkan terjadinya angka sectio caesarea meningkat. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan preeklamsi berat de...
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu Post Sectio Caesarea tentang Mobilisasi Dini
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu Post Sectio Caesarea tentang Mobilisasi Dini
Factors that influence mobilization include lifestyle influenced by education and knowledge, disease processes and injury. Post partum mothers with sectio caesarea often complain o...

