Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Abnormal Uterine Bleeding in Adolescent

View through CrossRef
AbstractAbnormal uterine bleeding (AUB) is a frequent cause of visits to health care provider during adolescent period. Heavy menstrual bleeding is the most frequent clinical presentation of AUB. This condition particularly worrisome in this group not only when it occurs at menarche, but also anytime afterward when bleeding lasts longer than 7 days, blood loss is greater than 80 mL per cycle, or other warning signs that indicate a history of heavy bleeding such as anemia. Careful history and examination can help elucidate the best next steps for workup and management. The primary goal of treatment is prevention of hemodynamic instability. Therefore, assessing the severity and cause of bleeding is important. Therapeutic approach in the acute period should be established according to the degree of anemia and amount of flow. Treatment options for medical care of AUB generally include hormonal, nonhormonal and surgery. Additionally, long-term management with hormonal therapy in patients with severe uterine bleeding is known to be safe for developing HPO axis.Perdarahan Uterus Abnormal pada RemajaAbstrakPerdarahan uterus abnormal (PUA) sering menjadi penyebab kunjungan ke penyedia layanan kesehatan selama masa remaja. Perdarahan menstruasi yang berat adalah gambaran klinis yang paling sering dari AUB. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan para remaja yang terjadi bukan hanya saat menarche, tetapi juga bila perdarahan berlangsung lebih dari 7 hari, kehilangan darah lebih dari 80 mL per siklus, atau gejala lain yang menunjukkan riwayat perdarahan berat seperti anemia. Anamnesa dan pemeriksaan yang cermat dapat membantu menentukan langkah selanjutnya untuk pemeriksaan lanjutan dan penatalaksanaan. Tujuan utama penatalaksanaan adalah untuk mencegah ketidakstabilan hemodinamik. Oleh karena itu, menilai tingkat keparahan dan penyebab perdarahan sangat penting. Pendekatan terapeutik pada periode akut harus disesuai dengan derajat anemia dan jumlah perdarahan. Pilihan pengobatan untuk perawatan medis pada PUA  umumnya termasuk hormonal, nonhormonal dan pembedahan. Selain itu, manajemen jangka panjang dengan terapi hormonal pada pasien dengan perdarahan uterus yang parah diketahui aman untuk perkembangan aksis HPO.Kata kunci: Perdarahan uterus abnormal, remaja, menstruasi berat
Title: Abnormal Uterine Bleeding in Adolescent
Description:
AbstractAbnormal uterine bleeding (AUB) is a frequent cause of visits to health care provider during adolescent period.
Heavy menstrual bleeding is the most frequent clinical presentation of AUB.
This condition particularly worrisome in this group not only when it occurs at menarche, but also anytime afterward when bleeding lasts longer than 7 days, blood loss is greater than 80 mL per cycle, or other warning signs that indicate a history of heavy bleeding such as anemia.
Careful history and examination can help elucidate the best next steps for workup and management.
The primary goal of treatment is prevention of hemodynamic instability.
Therefore, assessing the severity and cause of bleeding is important.
Therapeutic approach in the acute period should be established according to the degree of anemia and amount of flow.
Treatment options for medical care of AUB generally include hormonal, nonhormonal and surgery.
Additionally, long-term management with hormonal therapy in patients with severe uterine bleeding is known to be safe for developing HPO axis.
Perdarahan Uterus Abnormal pada RemajaAbstrakPerdarahan uterus abnormal (PUA) sering menjadi penyebab kunjungan ke penyedia layanan kesehatan selama masa remaja.
Perdarahan menstruasi yang berat adalah gambaran klinis yang paling sering dari AUB.
Kondisi ini sangat mengkhawatirkan para remaja yang terjadi bukan hanya saat menarche, tetapi juga bila perdarahan berlangsung lebih dari 7 hari, kehilangan darah lebih dari 80 mL per siklus, atau gejala lain yang menunjukkan riwayat perdarahan berat seperti anemia.
Anamnesa dan pemeriksaan yang cermat dapat membantu menentukan langkah selanjutnya untuk pemeriksaan lanjutan dan penatalaksanaan.
Tujuan utama penatalaksanaan adalah untuk mencegah ketidakstabilan hemodinamik.
Oleh karena itu, menilai tingkat keparahan dan penyebab perdarahan sangat penting.
Pendekatan terapeutik pada periode akut harus disesuai dengan derajat anemia dan jumlah perdarahan.
Pilihan pengobatan untuk perawatan medis pada PUA  umumnya termasuk hormonal, nonhormonal dan pembedahan.
Selain itu, manajemen jangka panjang dengan terapi hormonal pada pasien dengan perdarahan uterus yang parah diketahui aman untuk perkembangan aksis HPO.
Kata kunci: Perdarahan uterus abnormal, remaja, menstruasi berat.

Related Results

P677Association between bleeding after acute coronary syndrome and newly diagnosed cancers
P677Association between bleeding after acute coronary syndrome and newly diagnosed cancers
Abstract Introduction There is a growing body of evidence on the incidence and negative prognostic impact of post-discharge hemo...
Bleeding Risk Factors in Thrombocytopenic Patients with Hematologic Malignancies
Bleeding Risk Factors in Thrombocytopenic Patients with Hematologic Malignancies
Introduction Despite prophylactic platelet transfusions, World Health Organization (WHO) grade ≥ 2 bleeding occurs in 50 to 70% of patients with hematologic malignan...
Blood Transfusion Trends in Women With Abnormal Uterine Bleeding [14D]
Blood Transfusion Trends in Women With Abnormal Uterine Bleeding [14D]
INTRODUCTION: Blood transfusion continues to pose serious risks to recipients. The role of blood transfusion in management of women presenting with abnormal uterine ble...
MODERN PRINCIPLES OF MANAGEMENT OF WOMEN WITH ABNORMAL UTERINE BLEEDING, TAKING INTO ACCOUNT THE BLOOD COAGULATION SYSTEM STATE
MODERN PRINCIPLES OF MANAGEMENT OF WOMEN WITH ABNORMAL UTERINE BLEEDING, TAKING INTO ACCOUNT THE BLOOD COAGULATION SYSTEM STATE
Abnormal uterine bleeding in women of childbearing potential requires effective emergency care. To determine the features of disorders in the hemostasis system, 120 women were dire...

Back to Top