Javascript must be enabled to continue!
KAJIAN STRUKTUR NARATIF DALAM FILM BRIDGERTON “QUEEN CHARLOTTE’ KARYA SHONDA RHIMES
View through CrossRef
Problematika kehidupan dalam kerajaan cenderung menerapkan sistem monarki diiringi dengan kentalnya sistem patriarki. Inggris menjadi salah satu negara yang hingga saat ini masih menerapkan sistem kerajaan sebagai sistem pemerintahan. Sejalan dengan film yang berjudul “Bridgerton: Queen Charlotte” yang mana juga menggunakan latar tempat Inggris sebagai penggambaran dalam cerita. Rangkaian peristiwa dalam film mengandung teks naratif yang dihubungkan dengan story time. Tujuan penelitian ini guna memaparkan temuan mengenai struktur naratif dalam film Bridgerton: Queen Charlotte berdasarkan pemikiran Gerard Genette. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data primer yang digunakan adalah Film Bridgerton: Queen Charlotte dan buku berjudul narrative discourse: an esay in method karya Gerard Genette yang diterjemahkan oleh Jane E Lewin, sedangkan sumber data sekunder yang digunakan merupakan literatur yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat dua aspek naratif yaitu order dan voice. Order dalam film ini terdiri dari analepsis dan prolepsis. Analepsis juga menjadi pokok utama season ini karena season ini merupakan ‘jawaban’ dan juga ‘alasan’ mengapa Queen Charlotte memberlakukan tradisi perjodohan untuk para gadis di masa ketika ia sudah menjadi Ratu. Voice dalam film ini terdiri dari time of narrating, person dan level of narrating.
Title: KAJIAN STRUKTUR NARATIF DALAM FILM BRIDGERTON “QUEEN CHARLOTTE’ KARYA SHONDA RHIMES
Description:
Problematika kehidupan dalam kerajaan cenderung menerapkan sistem monarki diiringi dengan kentalnya sistem patriarki.
Inggris menjadi salah satu negara yang hingga saat ini masih menerapkan sistem kerajaan sebagai sistem pemerintahan.
Sejalan dengan film yang berjudul “Bridgerton: Queen Charlotte” yang mana juga menggunakan latar tempat Inggris sebagai penggambaran dalam cerita.
Rangkaian peristiwa dalam film mengandung teks naratif yang dihubungkan dengan story time.
Tujuan penelitian ini guna memaparkan temuan mengenai struktur naratif dalam film Bridgerton: Queen Charlotte berdasarkan pemikiran Gerard Genette.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif.
Sumber data primer yang digunakan adalah Film Bridgerton: Queen Charlotte dan buku berjudul narrative discourse: an esay in method karya Gerard Genette yang diterjemahkan oleh Jane E Lewin, sedangkan sumber data sekunder yang digunakan merupakan literatur yang relevan dengan topik penelitian.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat dua aspek naratif yaitu order dan voice.
Order dalam film ini terdiri dari analepsis dan prolepsis.
Analepsis juga menjadi pokok utama season ini karena season ini merupakan ‘jawaban’ dan juga ‘alasan’ mengapa Queen Charlotte memberlakukan tradisi perjodohan untuk para gadis di masa ketika ia sudah menjadi Ratu.
Voice dalam film ini terdiri dari time of narrating, person dan level of narrating.
Related Results
The Great Experiment: race and authorship in Shonda Rhimes’s Queen Charlotte: A Bridgerton Story
The Great Experiment: race and authorship in Shonda Rhimes’s Queen Charlotte: A Bridgerton Story
Abstract
In 2023, Shonda Rhimes’s Queen Charlotte premiered on Netflix. The series is a prequel to the streamer’s hit series, Bridgerton (2020–present), itself an ad...
The Woman Struggle As Seen In Shonda Rhimes Bridgerton Season 1
The Woman Struggle As Seen In Shonda Rhimes Bridgerton Season 1
This thesis focuses on the characteristics of the main character, Daphne, and the factors that influence her personality in fulfilling that desire. In analyzing Daphne's personalit...
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
It was always based on a teenage love story between the two kids. One is a sniffer and one is not. It was designed for Central Australia because we do write these kids off there. N...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
Alternative Entrances: Phillip Noyce and Sydney’s Counterculture
Alternative Entrances: Phillip Noyce and Sydney’s Counterculture
Phillip Noyce is one of Australia’s most prominent film makers—a successful feature film director with both iconic Australian narratives and many a Hollywood blockbuster under his ...
Race and Social Class Analysis in the Series ‘QUEEN CHARLOTTE: A Bridgerton Story’
Race and Social Class Analysis in the Series ‘QUEEN CHARLOTTE: A Bridgerton Story’
Queen Charlotte: a Bridgerton Story a series created by Shondaland and released by Netflix, is a drama series that took place during the Regency era in England. The series is based...
Adaptasi Metafora dalam menyampaikan makna melalui Kajian Visual bagi Karya Seni Kontemporari terpilih oleh Jalaini Abu Hassan Siri Pameran ‘Re-Found Object’ dalam Konteks Sosiobudaya
Adaptasi Metafora dalam menyampaikan makna melalui Kajian Visual bagi Karya Seni Kontemporari terpilih oleh Jalaini Abu Hassan Siri Pameran ‘Re-Found Object’ dalam Konteks Sosiobudaya
Objektif utama kajian penyelidikan ini adalah untuk mengkaji serta menganalisis karya terpilih Jalaini Abu Hassan dalam siri pameran “Re-Found Object” untuk membuat interpretasi ma...
Analisis Dialek Dalam Bentuk Bahasa Percakapan Dalam Film “Imperfect” Karya Meira Anastasia
Analisis Dialek Dalam Bentuk Bahasa Percakapan Dalam Film “Imperfect” Karya Meira Anastasia
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan dialek dalam bentuk Bahasa percakapan yang ada di dalam film Im’Perfect karya Meisa Anastasya. Penggunaan Bahasa dialek dalam film i...

