Javascript must be enabled to continue!
Tanggapan Fisiologi Tanaman Tembakau Temanggung terhadap Dosis Pupuk Nitrogen serta Kaitannya dengan Hasil dan Mutu Rajangan
View through CrossRef
<p>Tembakau temanggung merupakan tembakau lokal yang berkadar nikotin tinggi. Ketersediaan hara N dalam tanah dapat mempengaruhi hasil dan kandungan nikotin rajangan kering. Percobaan dilakukan di rumah ka-ca Balittas Malang selama Maret–Agustus 2009. Perlakuan terdiri atas 6 dosis pupuk N (0; 1,62; 3,64; 4,86; 6,48; dan 8,10 g N/tanaman) disusun dalam rancangan acak kelompok dengan 3 ulangan. Setiap perlakuan dalam satu ulangan terdiri atas 4 pot dan setiap pot diberi pupuk dasar 2,70 g P<sub>2</sub>O<sub>5</sub> + 1,35 kg pupuk kandang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peubah fisiologi tanaman (kandungan N-daun, klorofil, bobot spesifik daun, laju fotosintesis, respirasi, efisiensi cahaya mereduksi CO<sub>2</sub> (EF0), dan koefisien respirasi pemeliharaan daun (KRPD)), hasil rajangan kering, dan kandungan nikotin tembakau temanggung dipengaruhi oleh dosis pu-puk N dengan membentuk kurva kuadratik tertutup, dosis maksimum masing-masing sebesar 7,89; 7,89; 54,75; 9,50; 26,25; 21,50; 10,00; 6,08; dan 6,86 g N/tanaman. Peubah fisiologi tanaman yang paling menen-tukan hasil rajangan kering berturut-turut adalah klorofil, N-daun, laju respirasi, dan bobot spesifik daun. Adapun peubah fisiologi tanaman yang paling menentukan kandungan nikotin berturut-turut adalah fotosin-tesis, KRPD, respirasi, dan kandungan klorofil.</p><p> </p><p> </p><p> </p><p><strong>P</strong><strong>hysiological Responses </strong><strong>o</strong><strong>f Temanggung Tobacco </strong><strong>to</strong><strong> Dose</strong><strong> of Nitrogen Fertilizer a</strong><strong>nd Its Relationship </strong><strong>with</strong><strong> </strong></p><p><strong>Dry Slice Yield </strong><strong>a</strong><strong>nd Nicotine Content</strong><strong> </strong></p><p> </p><p><strong>ABSTRACT</strong></p><p> </p><p>Temanggung tobacco is a local tobacco, with high nicotine content. Nitrogen available in soil affects dry sliced yield and nicotine content. The experiment was conducted in glasshouse of IToFCRI Malang from March–August 2009. The treatment consist of six levels of N fertilizer (0, 1.62, 3.64, 4.86, 6.48, and 8.10 g N/plant), were arranged in randomized block design with three replications. Every threatment in one repli-cation received 2.70 g P<sub>2</sub>O<sub>5</sub> + 1.35 kg manure. The results showed that physiological plant parameters (N-leaf, chlorophyll content, specific leaf weight, photosynthesis rate, respiration rate, light efficiency to CO<sub>2</sub> re-duction (EF0), and coefficient of leaf maintenance respiration (CLMR)), dry slice yield, and nicotine content were affected by N rates. The response of these parameters on N fertilizer were expressed by closed qua-dratic curves, which maximum rate of N fertilizer were 7.89, 7.89, 54.75, 9.50, 26.25, 21.50, 10.00, 6.08, and 6.86 g N/plant respectively. Dry sliced yield were affected by chlorophyll content, respiration rate, and specific leaf weight. Nicotine content were affected by photosynthesis rate, CLMR, respiration rate, and chlo-rophyll content.</p><p> </p><p> </p>
Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Title: Tanggapan Fisiologi Tanaman Tembakau Temanggung terhadap Dosis Pupuk Nitrogen serta Kaitannya dengan Hasil dan Mutu Rajangan
Description:
<p>Tembakau temanggung merupakan tembakau lokal yang berkadar nikotin tinggi.
Ketersediaan hara N dalam tanah dapat mempengaruhi hasil dan kandungan nikotin rajangan kering.
Percobaan dilakukan di rumah ka-ca Balittas Malang selama Maret–Agustus 2009.
Perlakuan terdiri atas 6 dosis pupuk N (0; 1,62; 3,64; 4,86; 6,48; dan 8,10 g N/tanaman) disusun dalam rancangan acak kelompok dengan 3 ulangan.
Setiap perlakuan dalam satu ulangan terdiri atas 4 pot dan setiap pot diberi pupuk dasar 2,70 g P<sub>2</sub>O<sub>5</sub> + 1,35 kg pupuk kandang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peubah fisiologi tanaman (kandungan N-daun, klorofil, bobot spesifik daun, laju fotosintesis, respirasi, efisiensi cahaya mereduksi CO<sub>2</sub> (EF0), dan koefisien respirasi pemeliharaan daun (KRPD)), hasil rajangan kering, dan kandungan nikotin tembakau temanggung dipengaruhi oleh dosis pu-puk N dengan membentuk kurva kuadratik tertutup, dosis maksimum masing-masing sebesar 7,89; 7,89; 54,75; 9,50; 26,25; 21,50; 10,00; 6,08; dan 6,86 g N/tanaman.
Peubah fisiologi tanaman yang paling menen-tukan hasil rajangan kering berturut-turut adalah klorofil, N-daun, laju respirasi, dan bobot spesifik daun.
Adapun peubah fisiologi tanaman yang paling menentukan kandungan nikotin berturut-turut adalah fotosin-tesis, KRPD, respirasi, dan kandungan klorofil.
</p><p> </p><p> </p><p> </p><p><strong>P</strong><strong>hysiological Responses </strong><strong>o</strong><strong>f Temanggung Tobacco </strong><strong>to</strong><strong> Dose</strong><strong> of Nitrogen Fertilizer a</strong><strong>nd Its Relationship </strong><strong>with</strong><strong> </strong></p><p><strong>Dry Slice Yield </strong><strong>a</strong><strong>nd Nicotine Content</strong><strong> </strong></p><p> </p><p><strong>ABSTRACT</strong></p><p> </p><p>Temanggung tobacco is a local tobacco, with high nicotine content.
Nitrogen available in soil affects dry sliced yield and nicotine content.
The experiment was conducted in glasshouse of IToFCRI Malang from March–August 2009.
The treatment consist of six levels of N fertilizer (0, 1.
62, 3.
64, 4.
86, 6.
48, and 8.
10 g N/plant), were arranged in randomized block design with three replications.
Every threatment in one repli-cation received 2.
70 g P<sub>2</sub>O<sub>5</sub> + 1.
35 kg manure.
The results showed that physiological plant parameters (N-leaf, chlorophyll content, specific leaf weight, photosynthesis rate, respiration rate, light efficiency to CO<sub>2</sub> re-duction (EF0), and coefficient of leaf maintenance respiration (CLMR)), dry slice yield, and nicotine content were affected by N rates.
The response of these parameters on N fertilizer were expressed by closed qua-dratic curves, which maximum rate of N fertilizer were 7.
89, 7.
89, 54.
75, 9.
50, 26.
25, 21.
50, 10.
00, 6.
08, and 6.
86 g N/plant respectively.
Dry sliced yield were affected by chlorophyll content, respiration rate, and specific leaf weight.
Nicotine content were affected by photosynthesis rate, CLMR, respiration rate, and chlo-rophyll content.
</p><p> </p><p> </p>.
Related Results
Karakter Tanaman Tembakau Temanggung yang Berpengaruh Terhadap Hasil dan Mutu Rajangan Kering
Karakter Tanaman Tembakau Temanggung yang Berpengaruh Terhadap Hasil dan Mutu Rajangan Kering
<p>Peningkatan hasil dan mutu rajangan kering tembakau temanggung dapat dilakukan bila telah diketahui ka-rakter tanaman yang berpengaruh terhadap hasil dan mutu rajangan ker...
Hubungan Antara Fenologi Tanaman dengan Hasil dan Mutu Rajangan Kering Tembakau Temanggung
Hubungan Antara Fenologi Tanaman dengan Hasil dan Mutu Rajangan Kering Tembakau Temanggung
<p>Hasil dan mutu tembakau temanggung merupakan hasil interaksi antara pengaruh genetik tanaman dan kondisi lingkungan tumbuh. Pada tembakau virginia, fenologi tanaman merupa...
PENGARUH PUPUK Si DAN N, P, K TERHADAP KANDUNGAN Si DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays L. Saccaharata)
PENGARUH PUPUK Si DAN N, P, K TERHADAP KANDUNGAN Si DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays L. Saccaharata)
Pertumbuhan dan produksi tanaman dipengaruhi oleh berbagai karakteristik tanah terutama kesuburan tanah yang berkaitan dengan ketersediaan unsur hara. Pengelolaan kesuburan tanah ...
EFEKTIVITAS PUPUK KANDANG BERBASIS KOMPOS Azolla microphylla DAN PEMAKAIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA HASIL TOMAT CHERRY
EFEKTIVITAS PUPUK KANDANG BERBASIS KOMPOS Azolla microphylla DAN PEMAKAIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA HASIL TOMAT CHERRY
Tomat cherry (Lycopersicum esculentum var. ceraciforme) merupakan salah satu komoditas pertanian unggulan yang dianggap mempunyai prospek baik dalam pemasarannya. Rasanya yang mani...
PENANAMAN JAGUNG (Zea mays) PADA BEBERAPA JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK UNTUK OPTIMALISASI LAHAN DI TBM KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)
PENANAMAN JAGUNG (Zea mays) PADA BEBERAPA JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK UNTUK OPTIMALISASI LAHAN DI TBM KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)
Optimalisasi pemanfaatan areal dapat meningkatkan produktivitas suatu lahan. Areal TBM kelapa sawit mulai dari tanaman tahun 0 hingga tahun ke-3, memiliki sela yang dapat dimanfaat...
PENGARUH PUPUK PROCAL DAN PUPUK KANDANG KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersicon esculentum MILL.) VARIETAS TIMOTY F1
PENGARUH PUPUK PROCAL DAN PUPUK KANDANG KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersicon esculentum MILL.) VARIETAS TIMOTY F1
Tujuan penelitian adalah untuk : (1) mengetahui pengaruh pupuk organik Procal dan pupuk kandang kambing serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman tomat Var...
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK KANDANG TERHADAP INTENSITAS PENYAKIT MOLER (Fusarium oxysporum) DAN PRODUKSI BAWANG MERAH BERPOLA TANAM ORGANIK
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK KANDANG TERHADAP INTENSITAS PENYAKIT MOLER (Fusarium oxysporum) DAN PRODUKSI BAWANG MERAH BERPOLA TANAM ORGANIK
Rendahnya produksi bawang merah di Indonesia disebabkan salah satunya oleh penyakit moler (Fusarium oxysporum). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk h...
pemberian dosis pupuk kandang kambing dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt)
pemberian dosis pupuk kandang kambing dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt)
Penelitian ini tentang Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk Organik Kotoran Kambing Dan Dosis Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea Mays Saccharata Sturt) di...

