Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PELATIHAN HOSPITALITY DAN LAYANAN PRIMA BAGI PELAKU USAHA PARIWISATA DI NUSA PENIDA

View through CrossRef
Pelatihan hospitality dan layanan prima merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sektor pariwisata di Nusa Penida, sebuah destinasi yang terkenal dengan keindahan alamnya. Dengan semakin tingginya kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara, kebutuhan akan layanan yang profesional dan berstandar internasional menjadi semakin penting. Namun, banyak pelaku usaha pariwisata lokal yang menghadapi tantangan seperti kurangnya pemahaman tentang konsep layanan prima dan keterbatasan keterampilan komunikasi lintas budaya. Program pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pelaku usaha pariwisata di Nusa Penida, khususnya dalam memberikan layanan berkualitas yang berorientasi pada kepuasan pelanggan. Pendekatan pelatihan mencakup pemahaman konsep dasar hospitality, penguasaan teknik problem-solving, kemampuan merespons kebutuhan wisatawan, serta pengembangan pola pikir yang mendukung keberlanjutan pariwisata. Hasil dari pelatihan ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman wisata yang positif bagi pengunjung, memperkuat citra Nusa Penida sebagai destinasi unggulan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, komunitas lokal, dan pelaku usaha menjadi kunci dalam mewujudkan ekosistem layanan prima. Dengan peningkatan kualitas pelayanan, Nusa Penida berpotensi menjadi model destinasi yang kompetitif di tingkat global, mengintegrasikan keindahan alam dengan pelayanan yang professional
Title: PELATIHAN HOSPITALITY DAN LAYANAN PRIMA BAGI PELAKU USAHA PARIWISATA DI NUSA PENIDA
Description:
Pelatihan hospitality dan layanan prima merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sektor pariwisata di Nusa Penida, sebuah destinasi yang terkenal dengan keindahan alamnya.
Dengan semakin tingginya kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara, kebutuhan akan layanan yang profesional dan berstandar internasional menjadi semakin penting.
Namun, banyak pelaku usaha pariwisata lokal yang menghadapi tantangan seperti kurangnya pemahaman tentang konsep layanan prima dan keterbatasan keterampilan komunikasi lintas budaya.
Program pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pelaku usaha pariwisata di Nusa Penida, khususnya dalam memberikan layanan berkualitas yang berorientasi pada kepuasan pelanggan.
Pendekatan pelatihan mencakup pemahaman konsep dasar hospitality, penguasaan teknik problem-solving, kemampuan merespons kebutuhan wisatawan, serta pengembangan pola pikir yang mendukung keberlanjutan pariwisata.
Hasil dari pelatihan ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman wisata yang positif bagi pengunjung, memperkuat citra Nusa Penida sebagai destinasi unggulan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, komunitas lokal, dan pelaku usaha menjadi kunci dalam mewujudkan ekosistem layanan prima.
Dengan peningkatan kualitas pelayanan, Nusa Penida berpotensi menjadi model destinasi yang kompetitif di tingkat global, mengintegrasikan keindahan alam dengan pelayanan yang professional.

Related Results

Pemahaman Konsep Hospitality Pada Pelaku Pariwisata di Kabupaten Berau
Pemahaman Konsep Hospitality Pada Pelaku Pariwisata di Kabupaten Berau
Abstract: As a tourist destination, Berau Regency has experienced a significant increase in tourist visits in recent years. Tourism development in Berau Regency still faces several...
What makes a hospitality professional?
What makes a hospitality professional?
Despite the many efforts to propose effective career development solutions and career satisfaction in the hospitality industry, issues of staff retention and rising turnover contin...
MODEL PENGELOLAAN LINGKUNGAN DI KAWASAN PARIWISATA NUSA PENIDA, BALI
MODEL PENGELOLAAN LINGKUNGAN DI KAWASAN PARIWISATA NUSA PENIDA, BALI
As a regional income barn, the Nusa Penida Tourism Area needs to be managed comprehensively by involving all available resources, by encouraging new thinking about managing tourism...
Hospitality graduates career pathways: an analysis of LinkedIn profiles
Hospitality graduates career pathways: an analysis of LinkedIn profiles
This article shares the results of research that explored the demographics and career pathways of hospitality graduates from Auckland University of Technology (AUT). The study [1] ...
Potential Geotourism Attractions on Nusa Penida Island, Klungkung Regency, Bali
Potential Geotourism Attractions on Nusa Penida Island, Klungkung Regency, Bali
Nusa Penida Island is one of the leading tourist destinations in Bali Province. Tourist destinations on the Island consist of various types of beaches, hills, caves to unique lands...
Pengantar Manajemen Hospitality
Pengantar Manajemen Hospitality
Penulis merasa bahwa hospilatlity atau keramah-tamahanadalah kunci dalam memenangkan persaingan. Keramah-tamahan yang dimaksud bukan sekedar keramah-tamahan dalam arti bahasa, namu...
Kombinasi QFD Dan Nigel Cross untuk Perancangan Halal Tourism di Danau Toba
Kombinasi QFD Dan Nigel Cross untuk Perancangan Halal Tourism di Danau Toba
Kabupaten Simalungun merupakan salah satu kabupaten terbesar di Sumatera Utara yang memiliki pemasukan daerah berupa sektor pariwisata danau toba. Sebelum pandemi covid19, Kabupate...
DINAMIKA DAYA SAING USAHA RUMPUT LAUT
DINAMIKA DAYA SAING USAHA RUMPUT LAUT
Program revitalisasi pada sektor perikanan telah berjalan sejak 8 tahun yang lalu dan telah berdampak pada usaha budidaya dan daya saing rumput laut di Indonesia. Penelitian ini be...

Back to Top