Javascript must be enabled to continue!
View through CrossRef
Anggrek Bromheadia finlaysoniana L.Miq, merupakan anggrek tanah yang populasinya terancam punah karena berbagai aktivitas manusia, maka perlu diperbanyak menggunakan kultur jaringan, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kontaminasi pada berbagai jenis ekpan dan pemberian ekstrak tomat. Perlakuan yang digunakan terdiri atas dua faktor yaitu kombinasi berbagai jenis eksplan dan ekstrak tomat yang masing-masing terdiri atas beberapa level. Perlakuan faktor pertama yaitu konsentrasi eksplan yang terdiri atas 4 jenis: Biji, Daun, Batang, dan Akar yang masing-masing dikombinasikan dengan Ekstrak Tomat pada 4 level : 0, 100 g/L, 200 g/L, dan 300 g/L. Pengamatan persentase kontaminasi menunjukkan bahwa eksplan terbaik untuk perbanyak kultur jaringan anggrek Bromheadia finlaysoniana L.Miq adalah eksplan biji dan akar dengan persentase kontaminasi 36,81 % dan 37,50 %. Pengamatan untuk parameter persentase kontaminasi jamur menunjukkan bahwa eksplan secara tunggal,dengan perlakuan terbaik adalah eksplan akar dengan persentrase kontaminasi 17,36 %. Sedangkan untuk kombinasi perlakuan terbaik terdapat pada ekplan akar dan biji tanpa pemberian ektrak tomat, dengan persentase kontaminasi jamur 8,33 %. Pengamatan untuk persentase kontaminasi bakteri, perlakuan eksplan secara tunggal terbaik adalah eksplan batang, dengan persentase kontaminasi bakteri 29,17 %. Sementara untuk perlakuan kontaminasi perlakuan terbaik terdapat pada eksplan biji dan batang tanpa pemberian ekstrak tomat dengan persentase kontaminasi jamur 16,67 %.
Universitas Prof. Dr. Hazairin SH
Title:
Description:
Anggrek Bromheadia finlaysoniana L.
Miq, merupakan anggrek tanah yang populasinya terancam punah karena berbagai aktivitas manusia, maka perlu diperbanyak menggunakan kultur jaringan, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kontaminasi pada berbagai jenis ekpan dan pemberian ekstrak tomat.
Perlakuan yang digunakan terdiri atas dua faktor yaitu kombinasi berbagai jenis eksplan dan ekstrak tomat yang masing-masing terdiri atas beberapa level.
Perlakuan faktor pertama yaitu konsentrasi eksplan yang terdiri atas 4 jenis: Biji, Daun, Batang, dan Akar yang masing-masing dikombinasikan dengan Ekstrak Tomat pada 4 level : 0, 100 g/L, 200 g/L, dan 300 g/L.
Pengamatan persentase kontaminasi menunjukkan bahwa eksplan terbaik untuk perbanyak kultur jaringan anggrek Bromheadia finlaysoniana L.
Miq adalah eksplan biji dan akar dengan persentase kontaminasi 36,81 % dan 37,50 %.
Pengamatan untuk parameter persentase kontaminasi jamur menunjukkan bahwa eksplan secara tunggal,dengan perlakuan terbaik adalah eksplan akar dengan persentrase kontaminasi 17,36 %.
Sedangkan untuk kombinasi perlakuan terbaik terdapat pada ekplan akar dan biji tanpa pemberian ektrak tomat, dengan persentase kontaminasi jamur 8,33 %.
Pengamatan untuk persentase kontaminasi bakteri, perlakuan eksplan secara tunggal terbaik adalah eksplan batang, dengan persentase kontaminasi bakteri 29,17 %.
Sementara untuk perlakuan kontaminasi perlakuan terbaik terdapat pada eksplan biji dan batang tanpa pemberian ekstrak tomat dengan persentase kontaminasi jamur 16,67 %.

