Javascript must be enabled to continue!
Pengembangan Alat Latihan Standing Punching Pad Pada Tinju
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk meghasilkan suatu produk berupa alat latihan yang dapat digunakan untuk berlatih dan melatih kecepatan pukulan serta reaksi untuk atlet beladiri tinju. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development. Langkah-langkah penelitian ini menadaptasi dari langkah penelitian Sugiyono yang terdiri dari 13 langkah namun peneliti hanya mengadaptasi 10 langkah sesuai degan tujuan penelitian pengembangan ini. Uji coba kelompok kecil dilakukan di gedung tinju sasana kota baru jambi terhadap 5 orang responden dan uji coba kelompok besar dilakukan di gedung tinju sasana kota baru jambi terhadap 10 orang atau seluruh isi populasi atlet tinju di gedung tinju sasana kota baru jambi. Penilaian kelayakan alat latihan standing punching pad dengan pengembangan yang dilakukan yakni menambahkan lengan untuk melatih kecepatan pukulan dan reaksi dilihat dari hasil validasi ahli materi sebesar 100% (layak) dan validasi ahli media sebesar 98,88 %(layak). Hasil uji coba kelompok kecil didapatkan penilaian 91,13 (layak), sedangkan kelompok besar didapatkan penilaian 91,39% (layak). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa alat dinyatakan layak dan dapat digunakan untuk berlatih dan melatih kecepatan pukulan serta reaksi.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian masyarakat Universitas Jambi
Title: Pengembangan Alat Latihan Standing Punching Pad Pada Tinju
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk meghasilkan suatu produk berupa alat latihan yang dapat digunakan untuk berlatih dan melatih kecepatan pukulan serta reaksi untuk atlet beladiri tinju.
Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development.
Langkah-langkah penelitian ini menadaptasi dari langkah penelitian Sugiyono yang terdiri dari 13 langkah namun peneliti hanya mengadaptasi 10 langkah sesuai degan tujuan penelitian pengembangan ini.
Uji coba kelompok kecil dilakukan di gedung tinju sasana kota baru jambi terhadap 5 orang responden dan uji coba kelompok besar dilakukan di gedung tinju sasana kota baru jambi terhadap 10 orang atau seluruh isi populasi atlet tinju di gedung tinju sasana kota baru jambi.
Penilaian kelayakan alat latihan standing punching pad dengan pengembangan yang dilakukan yakni menambahkan lengan untuk melatih kecepatan pukulan dan reaksi dilihat dari hasil validasi ahli materi sebesar 100% (layak) dan validasi ahli media sebesar 98,88 %(layak).
Hasil uji coba kelompok kecil didapatkan penilaian 91,13 (layak), sedangkan kelompok besar didapatkan penilaian 91,39% (layak).
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa alat dinyatakan layak dan dapat digunakan untuk berlatih dan melatih kecepatan pukulan serta reaksi.
.
Related Results
Penyuluhan Teknik Dasar Tinju Amatir Junior Pertina Kota Surakarta
Penyuluhan Teknik Dasar Tinju Amatir Junior Pertina Kota Surakarta
ABSTRAK
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 17 Maret 2022 pukul 10.00-16.00 WIB bertempat di Sasana Tinju PERTINA Surakarta. Peserta berjumlah 20 atlit. Peserta...
PERSEPEKTIF OLAHRAGA TINJU DALAM MENDUKUNG PRESTASI OLAHRAGA KABUPATEN ROKAN HULU
PERSEPEKTIF OLAHRAGA TINJU DALAM MENDUKUNG PRESTASI OLAHRAGA KABUPATEN ROKAN HULU
Boxing is a sport and a martial art that features two participants of similar weight competing with each other by using their fists in a series of one or three minute intervals cal...
Study and application of reasonable parameters for hydraulic punching of layer penetration boreholes in Changping Coal Mine
Study and application of reasonable parameters for hydraulic punching of layer penetration boreholes in Changping Coal Mine
AbstractAiming at the application of hydraulic punching technology in soft, low permeability, and high gas coal seams in Changping Coal Mine, there are problems such as large workl...
FREQUENCY OF PERIPHERAL ARTERIAL DISEASE IN PATIENTS PRESENTING WITH ACUTE CORONARY SYNDROME
FREQUENCY OF PERIPHERAL ARTERIAL DISEASE IN PATIENTS PRESENTING WITH ACUTE CORONARY SYNDROME
Background: Coronary artery disease (CAD) is a leading cause of morbidity and mortality worldwide, accounting for 7.4 million of 17.9 million annual cardiovascular deaths. Acute co...
Human iPSCs and iPSC-Derived Endothelial Cells from PAD Patients and Healthy Donors Exhibit Comparable Characteristics and Potency: Implications for Autologous Cell Therapy in Peripheral Artery Disease
Human iPSCs and iPSC-Derived Endothelial Cells from PAD Patients and Healthy Donors Exhibit Comparable Characteristics and Potency: Implications for Autologous Cell Therapy in Peripheral Artery Disease
ABSTRACT
BACKGROUND
Peripheral artery disease (PAD) can lead to amputation in advanced cases, making cell therapy using human i...
Fetuin-A Levels Are Increased in Patients With Type 2 Diabetes and Peripheral Arterial Disease
Fetuin-A Levels Are Increased in Patients With Type 2 Diabetes and Peripheral Arterial Disease
OBJECTIVE
Low levels of fetuin-A, a systemic calcification inhibitor, are linked to mortality in patients on dialysis. In contrast, elevated fetuin-A is associate...
Identification and prevention of “Black Pad” in Sn/Pb soldering
Identification and prevention of “Black Pad” in Sn/Pb soldering
PurposeThe use of an electroless nickel/immersion gold (ENIG) surface finish comes with the inherent potential risk of Black Pad failures that can cause fracture embrittlement at t...
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN MULTIBALL DAN LATIHAN PUSHING PLAY TERHADAP KETEPATAN PUKULAN BACKHAND PADA PERMAINAN TENIS MEJA MAHASISWA IKOR UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN MULTIBALL DAN LATIHAN PUSHING PLAY TERHADAP KETEPATAN PUKULAN BACKHAND PADA PERMAINAN TENIS MEJA MAHASISWA IKOR UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Latihan multiball dan latihan pushsing play dapat meningkatkan keterampilandalam ketepatan pukulan backhand saat bermain tenis meja tetapi Mahasiswa IKOR tidak melakukan latihan mu...

