Javascript must be enabled to continue!
Wacana kekuasaan dan politik dalam kumpulan cerita pendek Penembak Misterius dan Saksi Mata karya Seno Gumira Ajidrama
View through CrossRef
Penelitian ini untuk mengetahui (1) wujud wacana kekuasaan, (2) praktik wacana kekuasaan, (3) wujud wacana politik, dan (4) praktik wacana politik dalam kumpulan cerita pendek Penembak Misterius dan kumpulan cerita pendek Saksi Mata karya Seno Gumira Ajidarma. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriftif. Objek peneltian adalah kumpulan cerita pendek Penembak Misterius dan kumpulan cerita pendek Saksi Mata karya Seno Gumira Ajidarma. Pengumpulan data menggunakan studi pustaka. Analisis data menggunakan kualitatif deskriftif. Hasil penelitian menunjukkan kumpulan cerita pendek Penembak Misterius dan kumpulan kumpulan cerita pendek Saksi Mata karya ditemukan empat wujud wacana kekuasaan yang berbentuk disiplin atau disciplinary, hukuman atau punisment, kuasa tubuh atau biopower, dan pengetahuan atau knowledge. Praktik wacana kekuasaan ditemukan empat praktik yang berbentuk pembunuhan, teror, penculikan, dan penyiksaan. Wujud wacana politik dalam kumpulan cerita pendek Penembak Misterius dan kumpulan cerita pendek Saksi Mata karya Seno Gumira Ajidarma ditemukan tiga wujud wacana politik yang berbentuk politik pemerintah atau negara, politik seksual atau gender, dan politik instansi. Praktik wacana politik ditemukan dua jenis praktik yang berbentuk kebijakan dan aturan. Power and politic discourse in Seno Gumira Ajidarma’s short stories entitled Penembak Misterius and Saksi Mata Abstract: The purpose of this study is to understand (1) the existence of discourse of power, (2) the example of power, (3) the existence of political discourse, and (4) the example of political discourse in Seno Gumira Ajidarma’s Short Stories Penembak Misterius and Saksi Mata. The study is qualitative research. The data were obtained by reading intensively, making a systematic list, looking for other references, identifying the existing discourse of power and the example of power, identifying the existing discourse of politics and the example of political case. The analysis of this study used the descriptive qualitative method by classifying, interpreting, analyzing, and concluding the data. The result of this study shows that there are four forms of power: knowledge, discipline, punishment, and biopower in Seno Gumira Ajidarma’s Short Stories entitled Penembak Misterius and Saksi Mata. Also, there are four examples of political cases such as assassination, terror, kidnapping, and torture. Besides, there are three forms to show the existence of politics such as government politics, gender politics, and office politics and two forms to describe political practice such as policy and regulation.
Title: Wacana kekuasaan dan politik dalam kumpulan cerita pendek Penembak Misterius dan Saksi Mata karya Seno Gumira Ajidrama
Description:
Penelitian ini untuk mengetahui (1) wujud wacana kekuasaan, (2) praktik wacana kekuasaan, (3) wujud wacana politik, dan (4) praktik wacana politik dalam kumpulan cerita pendek Penembak Misterius dan kumpulan cerita pendek Saksi Mata karya Seno Gumira Ajidarma.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriftif.
Objek peneltian adalah kumpulan cerita pendek Penembak Misterius dan kumpulan cerita pendek Saksi Mata karya Seno Gumira Ajidarma.
Pengumpulan data menggunakan studi pustaka.
Analisis data menggunakan kualitatif deskriftif.
Hasil penelitian menunjukkan kumpulan cerita pendek Penembak Misterius dan kumpulan kumpulan cerita pendek Saksi Mata karya ditemukan empat wujud wacana kekuasaan yang berbentuk disiplin atau disciplinary, hukuman atau punisment, kuasa tubuh atau biopower, dan pengetahuan atau knowledge.
Praktik wacana kekuasaan ditemukan empat praktik yang berbentuk pembunuhan, teror, penculikan, dan penyiksaan.
Wujud wacana politik dalam kumpulan cerita pendek Penembak Misterius dan kumpulan cerita pendek Saksi Mata karya Seno Gumira Ajidarma ditemukan tiga wujud wacana politik yang berbentuk politik pemerintah atau negara, politik seksual atau gender, dan politik instansi.
Praktik wacana politik ditemukan dua jenis praktik yang berbentuk kebijakan dan aturan.
Power and politic discourse in Seno Gumira Ajidarma’s short stories entitled Penembak Misterius and Saksi Mata Abstract: The purpose of this study is to understand (1) the existence of discourse of power, (2) the example of power, (3) the existence of political discourse, and (4) the example of political discourse in Seno Gumira Ajidarma’s Short Stories Penembak Misterius and Saksi Mata.
The study is qualitative research.
The data were obtained by reading intensively, making a systematic list, looking for other references, identifying the existing discourse of power and the example of power, identifying the existing discourse of politics and the example of political case.
The analysis of this study used the descriptive qualitative method by classifying, interpreting, analyzing, and concluding the data.
The result of this study shows that there are four forms of power: knowledge, discipline, punishment, and biopower in Seno Gumira Ajidarma’s Short Stories entitled Penembak Misterius and Saksi Mata.
Also, there are four examples of political cases such as assassination, terror, kidnapping, and torture.
Besides, there are three forms to show the existence of politics such as government politics, gender politics, and office politics and two forms to describe political practice such as policy and regulation.
Related Results
METAFORA METAFORA PADA KUMPULAN CERITA PENDEK SAIA KARYA DJENAR MAESA AYU
METAFORA METAFORA PADA KUMPULAN CERITA PENDEK SAIA KARYA DJENAR MAESA AYU
Metafora adalah pemakaian kata-kata bukan arti yang sebenarnya (kiasan) melainkan sebagailukisan berdasarkan persamaan atau perbandingan. Metafora tidak lagi menggunakan katasepert...
Nilai-nilai Karakter pada Kumpulan Cerita Pendek Anak Banua
Nilai-nilai Karakter pada Kumpulan Cerita Pendek Anak Banua
Setiap karya sastra mengandung nilai-nilai yang bersumber dari agama, tradisi, budaya, dan kebangsaan. Karya sastra berkaitan erat dengan pendidikan karakter. Karya sastra merupaka...
PENGENALAN MODEL MIND MAPPING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERITA PENDEK DI SD NEGERI 002 SUNGAI PINANG KOTA SAMARINDA
PENGENALAN MODEL MIND MAPPING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERITA PENDEK DI SD NEGERI 002 SUNGAI PINANG KOTA SAMARINDA
Pengenalan model mind mapping dalam pembelajaran menulis cerita pendek di SD Negeri 002 Sungai Pinang Kota Samarinda ditujukan untuk memberikan pemahaman yang memudahkan siswa dala...
Objektifikasi Perempuan dalam Kumpulan Cerpen Sebuah Pertanyaan untuk Cinta Karya Seno Gumira Ajidarma
Objektifikasi Perempuan dalam Kumpulan Cerpen Sebuah Pertanyaan untuk Cinta Karya Seno Gumira Ajidarma
ABSTRAK
Perempuan seringkali diposisikan sebagai pihak yang inferior dan laki-laki seringkali menempatkan perempuan sebagai objek seksual. Hal ini tidak hanya terlihat dalam ...
Identifikasi Cerita Rakyat Sumbawa
Identifikasi Cerita Rakyat Sumbawa
Selama ini pemerintah tampaknya hanya berusaha untuk memajukan kebudayaan nasional. Padahal pemerintah diharapkan juga menggali dan memperkenalkan kekayaan khasanah kebudayaan loka...
Evaluasi Keterampilan Menulis Produk Non Tes pada Teks Cerita Pendek Siswa SMP
Evaluasi Keterampilan Menulis Produk Non Tes pada Teks Cerita Pendek Siswa SMP
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur keterampilan menulis yang terdapat di dalam produk non tes, yaitu berupa kumpulan cerita pendek karya siswa SMP dalam segi pembuatan teks da...
Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Gender merupakan piranti yang lebih dikonstruksikan secara sosial daripada biologis. Seseorang bisa menjadi kurang atau lebih ‘feminim’ dan kurang atau lebih ‘maskulin’. Seorang la...
Pemanfaatan Cerita Rakyat Sumbawa Sebagai Bahan Literasi Siswa Sekolah Dasar
Pemanfaatan Cerita Rakyat Sumbawa Sebagai Bahan Literasi Siswa Sekolah Dasar
Cerita rakyat Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat merupakan cerita rakyat yang tumbuh dan berkembang secara lisan dan menyebar secara turun temurun dari generasi ke generasi beri...

